
"waduh kesupen kulo , nejngenjeng kulo tanglet ke puji Mbah ( waduh saya lupa , besik saya tanyakan ke puji mbah ) " jawab nenek.
"ya aja lali lho ya , aku wes ra ndue wektu akeh ( ya jangan lupa lho ya , aku sudah tak punya waktu banyak ) " ucap kakek kembali menyeruput kopi hitamya.
waktu berjalan begitu cepat saking cepatnya aku terbangun jam 04.00 pagi , astaga disini ada alaram alam , yaitu ternak kakek dan nenek.
sungguh brisik , aku tak bisa memejamkan mataku , aku keluar dari kamar , dan melihat nenek ada di dapur , aku berinisiatif membantunya.
saat ingin menghampiri nenek aku melihat dhani yang masih tertidur pulas di atas ranjangnya.
tak sengaja kulihat penanggalan ternyata hari Jum'at tanggal merah , ada niat jahat yang terlintas di otakku.
aku segera meninggalkan kamar dhani , dan menuju ke dapur.
"nekk , jani bantuin ya " tawarku.
"dari pada bantu nenek , mending bantu kakek , bisa belajar banyak lho " sahut kakek tiba-tiba dibelakang kami.
"ih kakek modus , bilang aja suruh bantuin ya kan ???" clotehku.
"kok tau ??? " sahut kakek , aku pun segera mengikuti langkah kakek.
setelah 10 menit memberikan makan hewan ternak kakek , aku segera mandi membersihkan badan.
__ADS_1
setelah semua selesai kakek dan nenek berpamitan ingin pergi kesawah , karena hari ini panen padi.
"nduk jan , kamu tunggu rumah ya , nenek sama kakek pergi dulu " ucap nenek yang kubalas dengan anggukan.
kupastikan nenek dan kakek sudah pergi meninggalkan rumah , aku segera melancarkan rencana jahatku.
hehehehe ****** lo dan kali ini~
aku segera mengendap-endap memasuki kamar dhani yang lupa tak di kunci pintunya , kulangkahkan kaki ku perlahan-lahan.
aku segera duduk di sampingnya dan......
"DHANIII !!!!! BANGUNNN !!!!! KITA TELATTT !!!!! " Teriak ku pas di kuping kanannya.
"hah kenapa lo nggak bangunin gue dari tadi ?!!!!! , jam berapa ??? "
"udah nggak usah banyak bac*t cepet mandi ntar nyampe nya siang !!!!! "
ia segera turun dari ranjangnya dan...
BRUGHHHHH
ia terjatuh dari ranjangnya yang lumanayan tinggi dan kejedot dinding , namun ia tak mengraukam kesakitanya ia segera bangkit menuju kamar mandi.
__ADS_1
heheh ****** lo gue kerjain emang enak apa udah jatuh kejedot lagi , gue tunggu reaksi lo.
aku tertawa geli melihat tingkah lakunya , memang senyum iblis namun aku senang melihatnya seperti itu , seperti memenangkan pertarungan yang sengit.
tak ada 3 menit ia mandi , kulihat ia berlarian menggunakan seragam tak beraturan dasi belum terbentuk , kancing baju yang masih terbuka.
ia berlari menuju kamar , dimana aku masih tertawa geli.
"lho elu kok nggak pakek segaram ???? " tanya nya linglung.
hanya ku balas dengan tawaan geli , sungguh puas aku mengerjai saudaraku kali ini
ia kebingungan melihatku tertawa lepas , ia kemudian berlari keluar kamar , dan melihat penanggalan , yang ternyata tanggal merah.
hah ini kan tanggal merah kenapa jani suruh gue berangkat sekolah , owww awas looo !!!!!.
ia sedikit terpaku melihat penanggalanya merah , ia kemudia melangkah pelan menuju kamarnya.
ia menatapku tajam , dia semakin dekat dengan ku dan semakin dekat , sekarang hanya jarak 1cm wajah ku dengan wajahnya.
ia menghembuskan nafasnya di depanku , dia mengelus rambutku yang teurai , kemudian pipi .
aku tak bisa bergerak sekarang , dhani lu mau apain gue ?????.
__ADS_1