Sisi Lain Ilmu Hitam

Sisi Lain Ilmu Hitam
COWOK MISTERIUS.


__ADS_3

aku yang mendengarnya tak kuasa menahan air mata lagi.


"udah jangan nangis gue nggak papa beneran !! , jangan ngeluh lagi , apalagi nangis didepan gue !! gue merasa bersalah malahan " ucapnya mengelus air mataku yang mengalir dipipi.


"udah lo diem , ini semua salah gue , lo yang jadi sasaranya terus , gue minta maaf dhani " tangis ku pecah melihatnya lemas tak berdaya.


gimana ini mana mungkin aku mengendong kesana-kemari , gue kan cewek mana kuat kayak gituan.


tiba-tiba angin dingin berhembus kencang dan munculah sesosok laki-laki tampan di depan ku.


dia masih seusia dhani , ia menatap lekat ke arahku dan mendekatiku perlahan.


"kkk kamu siapa ??? mau apa kau ?? apa kau tak kasihan melihat saudaraku tak berdaya ?? apa kau tak punya hati ??? " gertam ku.


namun pria itu tak mendengarkan cingcong ku ia langsung membopong Dhani dan berkata.


"lo nggak usah maksain !!! " ucapnya.


"gue nggak papa " sahut dhani.


ia berlari mengendong dhani tak tau arah dan aku berlari mengikutinya.


"woyyyy !!!!! mau lo bawa kemana , saudara gue ???? " teriak ku sambil mengejarnya.

__ADS_1


ia kemudian berhenti di sebuah gubuk tua dan meletakan dhani di sana.


"lo tunggu sini dulu " ucapanya sembari meletakan tubuh dhani yang lemas tak berdaya.


"dan lo... jagain dhani karna cuma lo yang bisa ngalahin dukun sialan iti " ucapanya berlari ke dalam hutan itu.


aku yang melihatnya bingung , aku segera menghampiri dhani dan memangku kepalanya.


aku menatap tempat dimana pria itu menghilang.


"lo kenapa ?? naksir ya ??? dia itu namanya....."belum sempat dhani menyelesaikan ucapanya , pria itu datang dengan membawa dedaunan yang bentuknya sangat aneh.


ia berkomat-kamit di depan dhani , dan ia mengusapkan daun itu di sekujur tubuh dhani.


"dhan , lo harus kuat ya !!!!! lo harus kuat !!!! " ucapku sembari mengelus-elus kepalanya.


tiba-tiba getaran itu berhenti dan luka-luka yang berada di tubuh dhani hilang , dan ia kembali normal.


ia bernjak bangun , dan ku bantu , ia menatap lekat ke arah ku.... dan tanpa ku sadari ia memeluk ku.


"makasih , lo udah perhatian sama gue " ucapnya kubalas dengan pelukan.


"nggak lo nggak perlu bilang gitu , ini semua tu salah gue " ucap ku bahagia. melihat saudaraku kembali pulih.

__ADS_1


"ehmmm ehmmm , gue jadi obat nyamuk nih , dianggurin " ucap pria misterius namun tampan itu.


aku segera melepas pelukan ku dan dhani pun sama.


"broo gue nggak tahu gimana caranya balas budi sama lo , makasih banyak "ucapnya berjabat tangan dengan pria moster namun tampan itu.


"udah kayak siapa aja lu , udah lupakan itu sekarang kita nggak punya banyak waktu , waktu kita tinggal 3 jam , dan perjalanan kita masih panjang" ucapnya beranjak berdiri.


aku yang sembari dari tadi cuma melihatnya , melamun menatap ketampananya.


aku hanya terfokus pada pria itu , bahkan mereka membicarakan ku saja , aku tak mendengarnya.


"broo itu siapa lo??? pacar ya ???, dapat dimana lo cantik banget ???" ucap pria misterius namun tampan itu.


"itu saudara gue namaya jani , baru pindah makanya lo baru liat ??? napa lo naksir ya ??? " cloteh dhani.


"hah ... apa ya nggak lah " ucap dhani memecah lamunannya.


"kalo lo suka langkahin gue dulu " ucapnya ,mereka lalu tertawa , aku hanya terpaku dengan ketampananya.


ia kemudian berjalan kedepan menuju tempatku duduk , hatiku berdetak keras, sepertinya aku belum merasakan detakan jantung sekuat ini.


apa jangan-jangan.............

__ADS_1


__ADS_2