
"Apakah kamu tidak tahu tentang Klan Xia? Wajar saja kamu tidak tahu karena kamu orang luar."
"Klan Xia itu sangatlah arogan. Tidak sedikit orang membencinya. Bahkan saat kematian Tuan mudanya, sikap mereka tambah menjadi semakin buruk, sehingga membuat orang-orang membencinya. Para kultivator yang berada disini bukan karena takut kepada mereka bertiga, tetapi takut kepada Klannya." Chu An menjelaskannya kepada An Tianzuo.
"Jadi begitu, pantas saja mereka sangat arogan ... kenapa kamu bisa tahu banyak hal? Apakah kamu sudah lama berada di sini?" kata An Tianzuo.
An Tianzuo baru sebentar berada di kota ini, jadi dia tidak banyak mengetahui tentang informasi di kota ini.
"Itu benar, kami sudah terbilang cukup lama berada disini sehingga tahu beberapa masalah yang ada di Kota Yangzhu ini. Sebelumnya kami ingin kembali setelah berada di Hutan Yangzhu, tetapi karena Nona ingin istirahat sebelum kembali, Nona meminta kepada kami untuk menginap dulu dan keesokannya baru kembali," kata Chu An.
Mereka bertiga telah lama berada disini karena harus pergi ke Hutan Yangzhu untuk mengasah kemampuan Chu Mengyao. Karena hanya Kota Yangzhu yang terdekat dari hutan, makanya mereka memilih tinggal disini.
Mereka bertiga masih menghina pelayan itu, karena mengira bahwa pelayan itu mengusir dirinya.
"Tuan, saya tidak mengusir Anda. Tempat untuk makan telah penuh, sehingga Anda yang ingin makan di sini tidak kebagian tempat," kata pelayan itu.
Karena sangat populer, Penginapan Bunga Putih telah menjadi penginapan favorit bagi orang-orang. Meskipun tidak hanya penginapan ini yang populer.
Semua penginapan populer hampir penuh sama halnya seperti Penginapan Bunga Putih. Karena itu jika ingin makan disini, maka harus pagi-pagi sekali supaya mendapatkan tempat untuk makan.
"Itu sama saja dengan kamu yang mengusir kami! Hanya karena penginapan ini populer, kamu bertindak seenaknya dengan cara mengusir kami? Ingatlah, kami ini dari Klan Xia. Kami bisa menghancurkan penginapan ini hanya dalam waktu beberapa detik saja, karena tetua kami sangatlah kuat. Apa kamu mengerti?" Pria yang menampar pipi pelayan itu berkata dengan nada mengancam.
Pelayan itu ketakutan dengan ancaman pria yang menamparnya, dia tidak ingin menjadi penyebab hancurnya Penginapan Bunga Putih. Dia juga tidak bisa mengusir pelanggan yang telah makan disini karena itu akan menjatuhkan reputasi Penginapan Bunga Putih.
Dia menundukkan kepalanya sambil tubuhnya bergetar ketakutan. Pelayan itu tidak bisa melakukan apapun, karena itu dia hanya bisa diam saja.
Pria yang menamparnya menjadi kesal karena pelayan didepannya hanya diam saja. Dia mengangkat tangannya untuk menamparnya lagi.
Orang-orang hanya bisa menghiraukannya saja karena takut menyinggung Klan Xia.
"Sialan! Kenapa kamu hanya diam saja?" kata pria yang ingin menamparnya lagi.
Pelayan itu tetap diam seperti sebelumnya. Dia telah pasrah untuk ditampar berharap dengan tamparan itu mereka bertiga pergi untuk makan ditempat lain.
Namun, sebelum tamparan itu mendarat. Tangan pria itu dipegang oleh seseorang sehingga tidak bisa menampar pelayan itu.
Orang yang memegang tangannya adalah An Tianzuo. Dia dengan cepat bergerak kearah pria itu dan memegang tangannya.
__ADS_1
Saat berada di bumi, An Tianzuo sangatlah baik sehingga sering membantu orang yang berada dalam masalah.
"Berhentilah membuat masalah. Tempat disini telah penuh, sebaiknya kalian pergi ketempat lain!" perintah An Tianzuo sambil memegang tangan pria itu.
Semua orang di penginapan termasuk ketiga anggota Klan Xia terkejut karena An Tianzuo tiba-tiba berada di sebelah pelayan itu. Mereka tidak melihat saat An Tianzuo pergi, sehingga mereka terkejut.
Apalagi Chu Mengyao dan kedua Bibinya yang juga tidak sadar bahwa An Tianzuo telah menghilang dan berada di sebelah pelayan itu.
"Sialan! Apakah kamu berani mencari masalah dengan Klan Xia? Lepaskan tanganku, jika tidak aku akan melaporkan hal ini kepada Klan Xia!" ancam pria itu.
"Jika kalian tidak pergi. Maka jangan salahkan aku bertindak dengan kasar!" Aura yang kuat keluar dari tubuh An Tianzuo sehingga itu membuat mereka gemetar ketakutan.
Pria yang di pegang tangannya oleh An Tianzuo sampai kencing di celana, dan wajahnya menunjukkan ketakutan. Dua orang yang berada dibelakangnya tidak bergerak karena juga ketakutan.
Karena An Tianzuo merasa kasihan, dia kemudian melepaskan tangan pria itu.
Mereka bertiga kemudian pergi dari penginapan itu karena merasa malu.
"Pfft!"
"Hahaha!"
"Hahaha!"
Mereka tidak bisa menahan tawanya sampai terdengar keluar penginapan.
"Hei, apakah kamu lihat wajahnya? Mereka ketakutan seperti melihat hantu. Hahaha!"
"Dia sampai kencing di celana karena ketakutan. Hahaha!"
"Selama aku berada di kota ini. Aku tidak pernah melihat anggota Klan Xia sampai ketakutan seperti itu. Hahaha!"
Mereka semua mulai membicarakannya, bahkan tidak takut akan didengar oleh anggota Klan Xia lainnya. Mereka tertawa sampai puas seperti melepaskan beban yang berada di pundaknya.
"Em ... terima kasih, Tuan." Pelayan itu menundukkan kepalanya sambil tersipu malu seperti sebelumnya.
"Sama-sama." An Tianzuo berjalan kembali ke tempat makannya.
__ADS_1
[Selamat, Tuan telah berhasil berpura-pura. Anda mendapatkan 200 poin berpura-pura.]
[Selamat, Tuan telah berhasil berpura-pura. Anda mendapatkan 400 poin berpura-pura.]
[Selamat, Tuan telah berhasil berpura-pura. Anda mendapatkan 750 poin berpura-pura.]
[Selamat, Tuan telah berhasil berpura-pura. Anda mendapatkan 900 poin berpura-pura.]
[Selamat, Tuan telah berhasil berpura-pura. Anda mendapatkan 1.300 poin berpura-pura.]
[Selamat, Tuan telah berhasil berpura-pura. Anda mendapatkan 1.500 poin berpura-pura.]
[Sekarang anda memiliki 3,271,241 Poin Berpura-pura.]
Panel sistem bermunculan di depan An Tianzuo. Poin itu didapat dari ketiga Klan Xia, dan semua orang yang berada di penginapan ini.
Setelah sampai di tempat makannya, An Tianzuo kemudian duduk untuk menghabiskan makanannya.
Semua orang melihat ke arah An Tianzuo, karena tidak percaya bahwa dia sangat kuat. Mereka juga terkejut karena An Tianzuo sangat berani untuk menghentikan ketika anggota Klan Xia itu, yang dimana orang-orang tidak berani menghentikannya.
Mereka tercengang sekaligus kagum terhadap An Tianzuo. Ada yang mengira bahwa An Tianzuo memiliki latar belakang yang sangat kuat, sehingga dia sangat berani bermasalah dengan Klan Xia. Ada juga yang mengira bahwa An Tianzuo sangatlah kuat, sehingga dia berani untuk menghentikan ketiga anggota Klan Xia.
"An Tianzuo, kenapa kamu mencari masalah dengan mereka? Apakah kamu tidak takut kepada Klan Xia?" tanya Chu Mengyao karena dia tidak mengira bahwa An Tianzuo akan mengambil tindakan.
"Apa yang perlu ditakuti?" kata An Tianzuo.
An Tianzuo berani bertindak karena dia memiliki kekuatan yang setara dengan kultivasi terkuat yang berada di Kota Yangzhu. Meskipun dia tidak tahu siapa orang yang memiliki kultivasi Roh Bela Diri lapisan kelima di kota ini.
"Aku mendengar, bahwa leluhur Klan Xia berada di ranah Roh Bela Diri lapisan ketiga, dan Patriark mereka berada di ranah Roh Bela Diri lapisan pertama. Karena keberadaan merekalah para kultivator yang berada di kota ini tidak berani menyinggung Klan Xia," kata Chu Liam.
"Oh ... kalau begitu, apakah kamu tahu siapa yang terkuat di kota ini?" tanya An Tianzuo.
"Sepertinya orang terkuat di kota ini adalah penguasa kota. Dia memiliki ranah kultivasi Roh Bela Diri lapisan kelima ... kamu tidak berencana menyinggung penguasa kota juga, 'kan?" Chu Liam mengira An Tianzuo ingin menyinggung penguasa kota setelah menyinggung Klan Xia.
"Jika dia tidak mencari masalah duluan kepadaku. maka aku juga tidak akan mencari masalah juga kepadanya," kata An Tianzuo sambil tegas.
Setelah An Tianzuo menyelesaikan makanannya, dia ingin pergi keluar untuk mencari udara segar. Namun, tiba-tiba sebuah masalah datang.
__ADS_1