
An Tianzuo telah terbang seharian tanpa arah tujuan. Dia telah bertemu dengan beberapa desa dan kota, sehingga dia berhenti untuk membeli makanan, minuman dan lainnya.
Dia sekarang tidak memiliki tujuan yang jelas sehingga itu membuatnya bosan. Setelah beberapa saat terbang, dia melihat kota yang tampak kecil karena itu terlalu jauh. Namun, setelah hampir dekat, dia kemudian menyadari bahwa itu bukanlah kota, melainkan kerajaan.
Setelah sampai di kerajaan itu, An Tianzuo berhenti terbang dan mendarat di 200 meter dari gerbang, kemudian dia berjalan ke arah gerbang kerajaan. Diatas gerbang, tertulis nama Kerajaan Shi yang sangat besar.
Terlihat dua orang penjaga berzirah memegang tombak dan perisai pada kedua tangannya. Hanya dengan aura yang terpancar dari tubuhnya, bisa terlihat bahwa mereka berdua berada di ranah Roh Bela Diri lapisan kelima.
Kedua penjaga itu yang melihat An Tianzuo, salah satunya kemudian mencegatnya dan mengatakan, "Tunjukkan token identitasnya. Jika tidak punya, maka biaya masuk sepuluh koin emas."
Karena An Tianzuo tidak memiliki token identitas, dia langsung mengeluarkan sepuluh koin emas dan memberikannya kepada penjaga itu.
Setelah menerima sepuluh koin emas, penjaga itu kemudian mengeluarkan token yang terbuat dari kayu dari cincin penyimpanannya, dan kemudian memberikannya kepada An Tianzuo.
"Masuklah. Ingat jangan menghilangkan token itu lagi." Penjaga itu mengira bahwa token identitas An Tianzuo hilang.
"Baik," jawab An Tianzuo.
An Tianzuo langsung berjalan masuk ke gerbang. Dia langsung berjalan menuju restoran, selain ingin makan, dia juga sekalian mencari informasi.
"Selamat datang, Tuan. Apakah Anda ingin memesan makanan?" Pelayan itu berkata dengan ramah.
"Siapkan makanan terbaik di restoran ini." An Tianzuo memberikan 20 koin emas kepada pelayan, untuk memesan makanan di restoran ini.
"Baik, silahkan duduk dan pesanan akan kami siapkan." Pelayan itu tampak bahagia karena menerima uang lebih.
An Tianzuo berjalan menuju meja kosong yang berada di dekat jendela. Semua pengunjung melihat takjub kearah An Tianzuo karena wajah tampannya dan tampak seperti dari kalangan keluarga bangsawan. Mereka hanya melihat dengan takjub, karena mereka tidak berani mengganggu sebab mereka yakin bahwa identitas An Tianzuo berasal dari keluarga berpengaruh.
[Selamat, Tuan telah berhasil berpura-pura. Anda mendapatkan 5.000 poin berpura-pura.]
[Selamat, Tuan telah berhasil berpura-pura. Anda mendapatkan 17.000 poin berpura-pura.]
__ADS_1
[Selamat, Tuan telah berhasil berpura-pura. Anda mendapatkan 37.000 poin berpura-pura.]
[Selamat, Tuan telah berhasil berpura-pura. Anda mendapatkan 42.000 poin berpura-pura.]
[Sekarang anda memiliki 3,741,541 Poin Berpura-pura.]
"Kemanapun aku pergi, semua orang pasti akan takjub dengan wajah dan penampilanku. Aku tidak tahu apakah ini adalah keberuntungan atau mungkin sebaliknya."
Para pelayan pun datang dan menyajikan makanan. An Tianzuo langsung memakan makanannya dengan santai sambil mendengarkan perbincangan pengunjung yang sebagian besar adalah seorang kultivator.
"Beberapa hari lagi, situs makam kuno akan terbuka. Apakah kamu akan pergi untuk mencari peruntungan?"
"Tentu saja aku akan pergi. Siapa tahu aku beruntung dan mendapatkan senjata atau teknik yang kuat. Tidak mungkin aku akan melawatkan kesempatan ini."
Mendengar perbincangan para pengunjung, An Tianzuo menjadi tertarik untuk pergi ke situs makam kuno. Setelah selesai makan, dia kemudian pergi dari restoran.
Restoran itu tidak memiliki penginapan seperti Penginapan Bunga Putih yang berada di Kota Yangzhu, sehingga An Tianzuo harus pergi untuk mencari penginapan. Sebelum mencari penginapan, dia terlebih dahulu berjalan-jalan ingin melihat keindahan kerajaan ini.
Kota Yangzhu, meskipun itu adalah kota yang sangat jauh dari Kerajaan Shi, tetapi kota itu masih dalam wilayah Kerajaan Shi.
Meskipun jauh, Kota Yangzhu sudah menjadi terkenal diantara kota lainnya karena itu adalah kota yang memiliki hutan yang sangat besar. Sehingga kota itu menjadi kota favorit bagi beberapa kultivator yang ingin meningkatkan kekuatan dan pengalaman.
Setelah sekian lama berjalan, An Tianzuo kemudian melihat sebuah paviliun. Paviliun itu bernama Paviliun Merpati Putih, itu adalah tempat untuk jual beli sumber daya yang merangkap pelelangan.
Karena penasaran, An Tianzuo masuk kedalamnya dan dia kemudian disambut oleh pelayan dengan ramah.
"Apakah Tuan ingin menjual barang untuk dilelang atau ingin mengikuti pelelangan?" kata pelayan itu.
"Aku ingin ikut pelelangan," kata An Tianzuo.
Pelayan itu kemudian mengantarkan An Tianzuo menuju tempat duduk. An Tianzuo berada di tempat duduk paling terakhir karena tempat yang lain telah penuh. Dia bahkan hampir kehabisan tempat duduk karena sangat ramai yang ikut pelelangan.
__ADS_1
Dong....
Dong....
Dong...
Suara lonceng terdengar kencang di aula pelelangan menandakan pelelangan akan segera dimulai. Suana yang tadinya ramai oleh hiruk-pikuk pengunjung sekarang menjadi hening. Tirai berwarna merah di panggung kemudian terbuka dan muncul sosok wanita cantik yang akan menjadi pembawa acara pelelangan.
"Para hadirin yang terhormat, perkenalkan namaku Li Xue yang akan membawakan acara pelelangan hari ini. Sebelumnya saya berterima kasih kepada para hadirin dari orang berbakat, jenius, kuat dan hebat sampai jauh-jauh datang ke paviliun kecil kami."
Suara tepuk tangan terdengar riuh dari para pengunjung. Li Xue melihat sekeliling sambil tersenyum dan kemudian melanjutkannya.
"Baiklah, pelelangan hari ini akan ada sepuluh barang yang akan dilelang dan akan terbagi menjadi tiga sesi. Jadi siapkan kantong kalian karena ini barang-barang ini sangatlah berharga. Oleh karena itu, pelelangan akan dimulai."
Kemudian muncul seorang pelayan wanita yang membawa nampan yang ditutupi oleh kain. Li Xue kemudian membuka kain itu, dan terlihat satu botol yang didalamnya terdapat satu pil.
"Pil ini adalah Pil Penguat Tubuh tingkat dua. Pil ini dapat menguatkan tubuh seorang kultivator pada batas tertentu, sehingga ini dapat menjadi peluang saat dalam keadaan kritis. Harga awalnya adalah 300 koin emas, dan peningkatan tidak kurang dari 20 koin emas."
"350 koin emas!"
"430 koin emas!"
"500 koin emas!"
Penawaran berlanjut dan pil itu didapatkan oleh seorang pria dengan harga 650 koin emas. Pelelangan terus berlanjut hingga menuju sesi kedua, tetapi tidak ada sesuatu yang membuat An Tianzuo tertarik untuk membelinya.
"Karena sesi pertama berakhir, maka kita akan lanjutkan ke sesi kedua!" Li Xue berkata dengan kencang.
Kali ini terlihat pelayan membawa sebuah batu berwarna hitam dengan ukuran seperti kepalan tangan. Batu itu mengeluarkan aura yang misterius dan kuno sehingga beberapa para pengunjung menjadi penasaran dengan batu itu.
"Batu ini didapat dari gua di hutan. Batu ini masih belum diketahui asal-usulnya, bahkan setelah kami mengindetifikasinya kepada seorang ahli masih belum diketahui asal-usulnya. Harga awalnya adalah 100 koin emas, dan peningkatan tidak kurang dari 2 koin emas."
__ADS_1