Sistem Berpura-pura Tingkat Tertinggi

Sistem Berpura-pura Tingkat Tertinggi
Batu?


__ADS_3

"Bukannya itu adalah batu yang dilelang sebelumnya? Batu itu sudah didapatkan oleh seseorang dengan harga 1.000 koin emas, kenapa sekarang malah dilelang lagi. Apakah yang membelinya juga tidak mengetahui asal-usulnya?"


"Itu benar. Aku sebelumnya ikut menawar karena mengira batu itu pasti adalah batu yang luar biasa. Namun, aku tidak berhasil mendapatkannya, sehingga itu didapat oleh orang lain. Aku tidak mengira bahwa batu ini akan muncul lagi di pelelangan kali ini."


Para pengunjung mulai membicarakan tentang batu yang ingin dilelang itu. Meskipun batu itu tampak misterius dan luar biasa, tetapi tidak ada yang mengetahui batu apa itu, dan apa kegunaannya. Sehingga beberapa orang menjadi bertanya-tanya.


Karena pembicaraan beberapa orang, awalnya tidak ada yang tertarik, tetapi masih ada beberapa orang yang mengajukan penawaran.


"110!"


"130!"


"150!"


Harga terus meningkat meskipun mereka tidak tahu asal-usulnya. Mungkin mereka mengira bahwa akan mendapatkan sesuatu yang luar biasa dari batu itu setelah dipelajari dan diidentifikasi dengan benar.


An Tianzuo yang melihat batu itu menjadi tertarik kepadanya. Dia kemudian bertanya kepada sistem tentang batu itu," Sistem, apakah kamu tahu tentang batu yang dilelang itu?"


[Mengidentifikasi ... mengidentifikasi selesai. Batu itu adalah ... itu bukanlah sebuah batu, melainkan sebuah kunci untuk pergi ke benua yang lebih besar, yaitu Benua Tengah. Sistem menyarankan kepada Tuan untuk mendapatkannya, karena itu terkait dengan akan perkembangan Tuan untuk menjadi kuat.]


"Apa! Benua tengah? Apakah maksudmu aku berada di benua kecil?"


[Itu benar, Tuan. Sekarang Anda berada di Benua Utara dimana benua ini sangatlah kecil dibandingkan Benua Tengah. Sehingga jika Anda terus menetap di benua ini, maka perkembangan Anda akan mengalami hambatan. Karena itu sistem menyarankan agar Tuan pergi ke Benua Tengah.]


"Jika benua tengah adalah benua yang besar, maka pasti akan terdapat banyak orang yang kuat dan ahli. Aku tidak sabar untuk pergi kesana."


"Sistem, seberapa banyak perbedaan kekuatan antara benua tengah dan benua Utara?"

__ADS_1


[Perbedaanya sangatlah besar, yang dimana di benua tengah memiliki seorang kultivator diatas ranah Bela Diri Surgawi. Sedangkan di benua ini hanya memiliki kultivator ranah Kaisar Bela Diri.]


"Perbedaanya sangatlah besar ... aku benar-benar harus pergi ke benua tengah agar kekuatanku tidak terhambat."


"Kultivasiku sekarang berada di Ranah Roh Bela Diri lapisan sembilan. Sekarang aku berada di puncak, dan tidak lama lagi akan menerobos ranah ke Raja Bela Diri."


An Tianzuo sebelumnya tidak memiliki tujuan. Sekarang dia memiliki tujuan untuk pergi ke benua tengah agar kekuatannya bisa berkembang jauh lebih kuat dari sekarang ini.


Dia akan pergi ke benua tengah setelah kultivasinya berada di ranah Kaisar Bela Diri, agar dia dapat dengan mudah mengalahkan musuh yang kuat saat berada di benua tengah.


"1.000 koin emas!"


An Tianzuo berteriak dari arah belakang. Orang-orang yang tadinya saling menawar melihat ke arah belakang, tempat An Tianzuo duduk. Meskipun batu itu sangatlah misterius, tetapi sungguh sia-sia menghabiskan begitu banyak koin emas hanya untuk batu yang jelas tidak diketahui.


Akan tetapi, An Tianzuo memiliki banyak uang yang didapatkan dari Klan Xia yang dihancurkan. Dia bisa dengan mudah membeli apapun dengan uangnya yang sangat banyak.


"Apakah tidak ada yang menawar lagi? Jika tidak ada, maka batu itu akan didapatkan oleh seorang pemuda yang tampan di sebelah sana."


Li Xue memerintahkan kepada pelayan untuk mengantarkan batu itu. An Tianzuo langsung mengambilnya dan memberikan 1.000 koin emas kepada pelayan itu. Setelah menerima uangnya, pelayan itu kembali pun kembali ke atas panggung pelelangan.


An Tianzuo kemudian menyimpan batu itu di penyimpanannya dan kembali duduk untuk melihat barang selanjutnya yang akan dilelang.


Pelelangan kembali dilanjutkan, tetapi An Tianzuo tidak ikut menawar lagi karena barang yang dilelang tidak berharga baginya. Pelelangan terus berlanjut hingga menuju Sesi ketiga.


"Karena sesi kedua telah berakhir, maka kita akan lanjutkan ke sesi ketiga!" Li Xue berkata dengan kencang.


Kali ini pelayan membawa sebuah kotak seperti kotak harta karun, ukurannya sedang sehingga untuk dibawa tidak begitu berat. Para pengunjung yang melihat kotak itu menjadi penasaran dengan apa yang ada didalamnya.

__ADS_1


Setelah pelayan itu berada di sebelah Li Xue, dia kemudian membuka kotak itu, dan terlihat satu bunga berwarna putih dengan memancarkan cahaya kebiruan darinya.


Beberapa pengunjung menjadi bersemangat dengan bunga itu. Ada beberapa yang tidak tahu tentangnya, ada juga beberapa yang tahu, sehingga itu membuat penasaran.


"Ini adalah Bunga Roh Putih. Beberapa dari kalian pasti sudah tahu tentang bunga ini. Ini adalah sejenis herbal yang dapat langsung dimakan atau dikonsumsi. Seperti namanya, bunga ini bisa dijadikan bahan untuk menerobos ke ranah Roh Bela Diri, tanpa mengalami hambatan sama sekali."


"Beberapa dari kalian pasti datang ke Paviliun Merpati Putih karena herbal ini. Karena itu, persiapkan kantong kalian untuk mendapatkan herbal ini. Harga awalnya adalah 50.000 koin emas, dan peningkatan tidak kurang dari 1.000 koin emas."


"60.000 koin emas!"


"65.000 koin emas!"


"70.000 koin emas!"


Harga terus meningkat karena herbal itu akan menjadi batu loncatan untuk menerobos ke ranah Roh Bela Diri. Karena itu orang-orang akan menghabiskan uangnya untuk mendapatkan Bunga Roh Putih.


An Tianzuo tidak ikut menawar karena herbal itu tidak berguna untuknya. Dia telah berada di ranah Roh Bela Diri lapisan sembilan, sehingga yang dia butuhkan adalah herbal yang bisa membuatnya menerobos ke ranah Raja Bela Diri.


Akan tetapi, karena An Tianzuo memiliki sistem, maka dia bisa membeli sumber daya di toko sistem yang dapat membantunya menerobos ranah. Sehingga dia tidak perlu saling tawar menawar, tetapi jika ada barang yang dilelang untuk membantunya menerobos, maka dia pasti akan ikut menawar, sehingga dia bisa menghemat poin berpura-pura.


"100.000 koin emas!"


Seseorang yang berada di lantai kedua, tempat VIP berada ikut menawar. Suaranya kencang seperti menyuruh untuk yang lain tidak menawar lagi, sehingga para pengunjung yang berada di bawah diam tanpa mengeluarkan satu pun kata.


"101.000 koin emas!"


Orang yang menawar kali ini adalah seorang VIP juga, yang berada di ruangan disebelah yang menawar tadi. Dia mengatakannya dengan suara keras seperti ingin memprovokasi orang yang sebelumnya menawar.

__ADS_1


"B*jing*n! Apakah kamu ingin memprovokasiku? Jangan sampai aku mengetahui siapa dirimu!" Orang yang sebelumnya menawar menjadi marah kepadanya.


"Jika kamu ingin herbal itu, maka tawarlah lebih tinggi untuk mendapatkannya. Begitulah aturan pelelangan, siapa yang menawar lebih tinggi, maka dia yang akan mendapatkannya," kata orang yang memprovokasi itu.


__ADS_2