Sistem Berpura-pura Tingkat Tertinggi

Sistem Berpura-pura Tingkat Tertinggi
Jurang Kematian


__ADS_3

An Tianzuo akhirnya paham kenapa tidak ada kultivator ranah Roh Bela Diri lapisan enam ke atas. Aura yang dari jurang pada Tebing Naga tersebut diserap oleh An Tianzuo, dan penyerapan tersebut sangatlah lambat, sehingga itu tidak ada bedanya dengan berkultivasi di tempat umum yang tidak padat akan Aura.


"Pantesan kultivator kuat tidak ada yang berkultivasi di sini, ternyata ini alasannya. Bukannya sistem menyarankan aku untuk berkultivasi di sini agar menerobos ranah? Tapi kenapa penyerapan Aura di sini sama seperti tempat biasa? Apakah mungkin sistem masih mengalami Bug atau semacamnya?" Benak An Tianzuo penuh dengan tanda tanya, dia tidak mengerti kenapa sistem menyarankan tempat ini kepadanya.


Karena meskipun Aura pada Tebing Naga padat tetapi tidak dapat membuatnya menerobos. Bahkan itu membutuhkan banyak waktu untuk menerobos, sama halnya di tempat yang tidak memiliki Aura padat ataupun banyak.


"Jadi seperti ini para kultivator berkultivasi? Kenapa mereka tidak berkultivasi di dalam rumah atau di suatu tempat yang sepi?" Xing Jianying bertanya kepada An Tianzuo karena ini adalah pertama kalinya dia melihat seorang kultivator berkultivasi.


"Itu karena Aura di sini begitu padat, kuat, dan banyak. Sehingga para kultivator lebih memilih berkultivasi di sini ketimbang dirumahnya. Di rumahnya atau di tempat lain mungkin Aura Spiritual Langit dan Bumi tidak akan sepadat di sini." An Tianzuo menjawab pertanyaan Xing Jianying agar dia dapat mengetahui bahwa Tebing Naga adalah tempat yang luar biasa bagi para kultivator.


"Jadi begitu." Xing Jianying mengangguk karena telah tahu kenapa kultivator tersebut berkultivasi di dekat Tebing Naga.


An Tianzuo dan Xing Jianying mendarat di dekat Tebing Naga. Mereka berdua dilihat oleh beberapa kultivator yang berada di sana. Sehingga itu membuat Xing Jianying merasa tidak nyaman karena merasa diperhatikan.


Xing Jianying tidak tahu kenapa dirinya dan An Tianzuo di lihat, tetapi setelah dia melihat An Tianzuo dengan seksama. Xing Jianying mulai menyadari bahwa wajah Tuannya itu sangatlah tampan, sehingga menjadikannya pusat perhatian orang-orang.


'Meskipun aku tidak tahu mengenai latar belakang Tuan, tetapi sepertinya dia selalu diperhatikan oleh orang-orang karena wajahnya itu. Memiliki Tuan yang populer itu patut di banggakan, hihihi.' Xing Jianying berkata dalam hatinya sembari cengengesan.


An Tianzuo menghiraukan tatapan para kultivator, dia tetap berjalan menuju puncak pada Tebing Naga. Setelah sampai, dia melihat jurang yang sangat dalam bahkan sampai tidak terlihat dasarnya.


Hawa dari jurang tersebut tidak mengenakkan, bahkan ada udara dingin yang keluar dari jurang tersebut, sehingga orang yang melihatnya saja membuat bulu kuduk berdiri.

__ADS_1


Pada kegelapan di jurang tersebut, tampak seperti ada sebuah mata yang melihat ke arah An Tianzuo, yang menyuruhnya untuk pergi menjauh. Mata tersebut sangatlah mengintimidasi sehingga membuat An Tianzuo gemetaran.


Bukan hanya An Tianzuo, Xing Jianying yang berada di sebelah An Tianzuo pun ikut gemetaran, bahkan dia sampai tidak bisa berdiri karena ketakutan.


Tidak ada satu orang pun yang mengetahui apa yang berada di dalam jurang tersebut. Jika ada, mungkin itu adalah orang yang berani untuk masuk ke dalam untuk mengetahui rahasia apa yang tersimpan di dalamnya. Namun, orang yang memasuki jurang tersebut tidak ada satu pun yang keluar, bahkan tidak ada tanda-tanda orang yang memasuki jurang tersebut akan keluar.


Bersamaan dengan penyebutan Tebing Naga, jurang yang berada pada Tebing Naga tersebut juga mulai dikenal sebagai Jurang Kematian. Orang-orang menyebutnya karena tidak ada satu orang pun yang keluar setelah memasuki jurang tersebut.


Sehingga orang-orang menganggap bahwa yang memasuki Jurang Kematian akan secara otomatis meninggal. Seiring tersebarnya rumor mengenai Tebing Naga, rumor mengenai Jurang Kematian juga ikut tersebar karena telah banyak memakan korban.


Ada beberapa kultivator yang tidak percaya mengenai Jurang Kematian tersebut, sehingga mereka memberanikan diri untuk memasukinya. Namun, tidak ada dari mereka yang keluar. Sehingga rumor mengenai Jurang Kematian mulai tersebar dengan sangat luas.


"Tu-tuan, apakah kita benar-benar akan memasuki jurang ini? Jurang ini sangatlah menakutkan, bahkan melihat jurang ini saja seakan sudah memotong leher saya." Xing Jianying berkata sembari gemetar ketakutan.


Jika sendirian, mungkin tanpa pikir panjang An Tianzuo akan langsung memasuki Jurang Kematian tersebut. Sehingga An Tianzuo harus berpikir dua kali sebelum dia memasuki Jurang Kematian karena harus membawa Xing Jianying.


"Benar, kita akan masuk ke dalam jurang ini. Jika kamu takut, kamu pergi saja mencari tempat yang aman, sembari menungguku kembali. Aku tidak akan memaksamu untuk ikut masuk bersama," kata An Tianzuo.


"Tidak, tidak. Saya sudah memutuskan untuk menjadi pelayan Tuan. Jika Anda ingin masuk bersama, maka saya akan ikut masuk. Jika Anda tidak ingin membawa saya, maka saya tidak akan ikut. Saya akan mengikuti perintah Tuan tanpa membantah sekalipun," kata Xing Jianying.


'Apakah aku benar-benar harus membawa Xing Jianying? Jurang ini mungkin sangatlah berbahaya, dan mungkin saja akan terdapat racun yang mematikan. Mungkin aku masih bisa bertahan jika terkena racun, tetapi tidak dengan Xing Jianying.' An Tianzuo berpikir apakah dirinya harus membawa Xing Jianying atau tidak.

__ADS_1


An Tianzuo yang bingung apakah dirinya harus membawa Xing Jianying atau tidak, dia kemudian bertanya kepada sistem mengenai Jurang Kematian tersebut.


'Sistem, apakah aku harus membawa Xing Jianying untuk masuk ke dalam jurang ini? Kamu sebelumnya berkata bahwa di dalam jurang ini ada banyak binatang buas tingkat tinggi, dan racun yang amat sangat berbahaya, apakah itu benar?' batin An Tianzuo.


[Itu benar, Tuan. Anda sebaiknya jangan membawa Xing Jianying untuk memasuki Jurang Kematian tersebut, karena di sana sangatlah berbahaya baginya. Sebaiknya Tuan meninggalkan Xing Jianying di tempat yang aman dan menyuruhnya untuk menunggu Anda keluar dari Jurang Kematian tersebut.]


'Benar, itu adalah pilihan yang bagus. Lebih baik aku tidak membawanya masuk ke dalam Jurang Kematian ini. Meskipun dia sudah menjadi pelayanku, bagaimanapun dia juga seorang anak kecil,' kata An Tianzuo dalam batinnya.


"Lebih baik kamu tidak ikut, karena itu mungkin sangat berbahaya. Dan mungkin saja aku tidak akan sempat melindungimu saat berada di dalam jurang ini. Aku akan membawamu pergi ke kota dan mencarikan penginapan agar kamu dapat menungguku dengan nyaman," kata An Tianzuo.


"Saya mengerti. Saya akan mengikuti perkataan atau perintah dari Tuan." Xing Jianying berkata dengan sopan kepada An Tianzuo.


An Tianzuo memutuskan untuk tidak membawa Xing Jianying. Dia memutuskan untuk meninggalkannya di tempat yang aman daripada ikut bersama dirinya yang dimana itu sangatlah berbahaya.


An Tianzuo kemudian membawa Xing Jianying terbang seperti sebelumnya untuk mencari tempat tinggal yang aman untuk Xing Jianying. Dia mencarinya di kota yang dekat dengan Tebing Naga.


Dia mencarikan penginapan yang mewah dan populer, dan menyewanya untuk satu minggu. An Tianzuo juga meninggalkan uang yang banyak di cincin penyimpanannya dan memberikannya kepada Xing Jianying.


An Tianzuo mengajari bagaimana caranya menggunakan Cincin Penyimpanan kepada Xing Jianying agar dia dapat menggunakan uang yang berada di dalamnya. Saat mencobanya, Xing Jianying terkejut tidak percaya bahwa ada banyak uang yang berada di dalam Cincin Penyimpanan tersebut, sehingga dia ingin mengembalikan Cincin Penyimpanan tersebut kepada An Tianzuo, tapi An Tianzuo menolaknya.


Tidak hanya Cincin Penyimpanan, An Tianzuo juga meninggalkan Serigala Perak kepada Xing Jianying dan menyuruhnya untuk bersembunyi di bayangannya. An Tianzuo meninggalkannya demi keamanan Xing Jianying karena takut mungkin akan menghadapi masalah.

__ADS_1


Setelah menyerahkan itu semua, An Tianzuo kemudian kembali ke tempat Jurang Kematian. Setelah kembali, An Tianzuo tanpa pikir panjang kemudian masuk ke dalamnya.


__ADS_2