Sistem Berpura-pura Tingkat Tertinggi

Sistem Berpura-pura Tingkat Tertinggi
Dua Bersaudara Yang Bodoh


__ADS_3

[Selamat, karena Anda telah berhasil menemukan Kolam Qi untuk pertama kalinya, Anda mendapatkan hadiah senjata bintang empat. Hadiah akan otomatis tersimpan di penyimpanan.]


"Aku hanya menghabiskan beberapa jam di Hutan Yangzhu, tetapi manfaat yang aku peroleh sangat besar. Masih terlalu dini untuk kembali sekarang. Aku akan berlatih lebih banyak di Hutan Yangzhu!”


"Jika terus seperti ini, mungkin hanya dalam beberapa hari aku akan menerobos ranah lagi," kata An Tianzuo dengan sangat gembira.


Dia kemudian membuka statusnya.


[Sistem: Versi 1]


[Nama: An Tianzuo]


[Tingkatan: Ahli Bela Diri lapisan kelima.]


[Poin pengalaman: 600.000 / 3.500.000]


[Poin berpura-pura: 3,260,101]


[Teknik: Teknik pedang tangan kosong tingkat biru (Menengah), teknik langkah bayangan tingkat kuning (Rendah), teknik seni pedang bintang kuno tingkat kuning (Tinggi), teknik pukulan penghancur gunung tingkat biru (Menengah)]


[Kondisi: Sehat.]


[Uang: 2.000.000 koin emas]


[Penyimpanan: Pedang besi hitam bintang empat (Tinggi).]


"Kultivasiku berada di Ahli Bela Diri lapisan kelima, memiliki banyak poin berpura-pura, teknik bertarung juga sangat kuat, dan memiliki pedang tingkat empat. Bisa dibilang aku sudah sangat kuat, tetapi ini masih belum cukup untukku!"


"Sistem, apakah versi bisa ditingkatkan? Jika bisa, syarat apa yang harus aku lakukan?"


Karena An Tianzuo melihat kata versi sistem di statusnya yang masih versi pertama, dia mengira pasti ada tingkat kedua dan seterusnya.


Jika versi itu dapat ditingkatkan, An Tianzuo mungkin akan mendapatkan banyak keuntungan dari sistem, dan kegunaan dari sistem itu akan lebih besar dari sebelumnya.

__ADS_1


[Untuk meningkatkan versi sistem, Tuan dapat menggunakan poin berpura-pura untuk meningkatkannya.]


"Jadi itu benar-benar bisa ditingkatkan. Berapa banyak poin berpura-pura untuk meningkatkannya, dan keuntungan apa yang aku peroleh dari meningkatkannya?" tanya An Tianzuo.


[Untuk meningkatkannya ke versi dua, Tuan membutuhkan sepuluh juta poin berpura-pura. Saya menyarankan agar Tuan terlebih dahulu meningkatkan kekuatan sebelum meningkatkan versi sistem.]


"Kamu benar. Jika aku terburu-buru, mungkin akan berdampak buruk kepadaku."


An Tianzuo memang ingin cepat menjadi kuat agar tidak tertindas atau kalah dari musuhnya. Sama seperti yang dikatakan pepatah, pohon tanpa akar akan menjadi lebih mudah roboh.


Mungkin kamu berhasil berdiri dengan kekuatanmu, tetapi tanpa pondasi itu hanya akan sia-sia. Jadi jika ingin menjadi kuat tidak harus terlalu cepat, atau terlalu lambat.


Auuuu!


Grrr!


Lolongan Serigala Perak seperti telah bertemu dengan musuh. Raungannya menandakan supaya musuh itu tidak mendekat.


"Kakak, bukannya kamu bilang disini ada Kolam Qi? Namun kenapa kita malah bertemu dengan binatang buas tingkat empat. Apakah kamu berbohong kepadaku?"


"Untuk apa aku berbohong padamu? Aku menemukan Kolam Qi itu dari peta kuno. Saat pertama kali aku menemukannya, disini tidak ada siapapun, tetapi kenapa sekarang malah ada binatang buas tingkat empat!"


An Tianzuo mengikuti suara lolongan Serigala Perak, setelah sampai dia melihat dua pria saling tengah berhadapan dengan Serigala Perak.


Wajah mereka berdua ketakutan karena melihat serigala perak yang berada di tingkat empat.


Salah satunya menghunuskan pedangnya bersiap akan serangan dari serigala perak, pria yang satunya juga menghunuskan pedangnya sambil tangannya gemetar ketakutan, hingga pedang yang ditangannya hampir jatuh.


Pria yang menghunuskan pedangnya itu bernama Xia Mo, sedangkan yang hampir menjatuhkan pedangnya itu bernama Xia Yian.


Mereka berdua adalah kakak adik yang datang ke wilayah tengah untuk meningkatkan kultivasinya dengan cara mandi dan menyerap Qi di dalam Kolam Qi. Namun, Qi yang ada di kolam itu telah diserap habis oleh An Tianzuo, sampai hanya menyisakan airnya saja tanpa mereka ketahui.


Saat An Tianzuo keluar dari semak-semak tepat di tengah antara kedua pria itu dan serigala perak, mereka berdua terkejut di tempat.

__ADS_1


"Siapa kamu? kenapa kamu ada disini?" Xia Yan tanpa sadar bertanya, karena dia tidak bisa bereaksi tepat waktu.


"Hahaha, siapa yang peduli siapa dia, dan kenapa dia ada di sini!" Xia Mo adalah orang pertama yang bereaksi sambil memasang seringai mengerikan di wajahnya, "Hei kamu, ini salahmu karena telah berada disini. Karena itu jadilah umpan untuk kami kabur dari binatang buas ini!"


Aura Xia Mo segera meledak dari tubuhnya, yang ternyata merupakan ranah Ahli Bela Diri lapisan delapan.


Xia Yian dengan cepat mengumpulkan pikirannya juga, yang juga menyeringai mengerikan sambil memancarkan auranya. Kultivasinya telah berada di ranah Ahli Bela Diri lapisan pertama.


Xia Mo dan Xia Yian memelototi An Tianzuo, seolah-olah mereka ingin membuatnya ketakutan. Namun, An Tianzuo benar-benar mengecewakan mereka.


An Tianzuo tidak menunjukkan tanda-tanda terintimidasi saat menatap mereka. Dia malah tersenyum tenang, "Apa kalian pikir aku akan takut? Kalian ingin menjadikan aku umpan, meskipun kita tidak memiliki masalah satu sama lain. Kalian benar-benar seorang b*jing*n tak tahu malu!"


Ekspresi Xia Mo dan Xia Yian berubah, sementara sosok mereka bergetar karena marah.


"Kamu berani berbicara dengan cara yang angkuh ketika kematian sudah di depan mata! Karena kamu ingin mati, maka aku akan mengabulkannya!"


Xia Mo menjadi marah karena betapa angkuhnya orang di hadapannya ini. Auranya menjadi semakin intens dari sebelumnya dan menyerbu ke depan seperti harimau ganas. Pedang yang di tangannya memancarkan cahaya api.


Xia Mo berpikir untuk melukai An Tianzuo dan membuatnya tidak memiliki tenaga untuk kabur, sehingga membuat serigala perak itu terfokus padanya.


Ekspresi An Tianzuo tidak berubah, dia justru berdiri diam dengan tenang.


Xia Mo mengira bahwa An Tianzuo ketakutan sampai tidak bisa bergerak, hingga pada saat dia telah dekat dengannya. Serigala perak berlari dan melompat ke depan dengan lompatan yang luar biasa, tiba di atas kepala Xia Mo hanya dalam sekejap mata sambil cakarnya yang tajam keluar dari kaki kanan depannya.


Dia tidak sempat bereaksi dan tubuhnya berakhir terpotong jadi dua oleh cakar serigala perak. Xia Mo mati tanpa menyadari kematiannya sendiri.


Xia Yian yang melihat saudaranya di bunuh oleh serigala perak, kembali ketakutan sampai pedangnya jatuh ke tanah. Dia tidak menyangka sama sekali bahwa serigala itu akan berinisiatif membunuh kakaknya daripada membunuh An Tianzuo yang lebih dekat darinya.


"Ka-kakakku telah mati, jadi selanjutnya pasti kamu yang akan di bunuh oleh binatang buas itu, haha, hehe!" Xia Yian berbicara dengan ketakutan, dan mundur selangkah demi selangkah.


Setelah beberapa langkah, Xia Yian tiba-tiba terjatuh karena tersandung oleh batu. Wajahnya menunjukkan ketakutan, karena dia dengan cerobohnya tersandung saat memiliki kesempatan untuk kabur.


Saat dia kembali melihat An Tianzuo dan serigala perak itu, dia terkejut karena serigala perak itu tidak membunuhnya, tetapi malah berdiri diam.

__ADS_1


__ADS_2