
"Kalian berdua, Sialaaaannn!!!" teriak Miki keras.
"Hahaha, menangislah sesukamu Miki!!! Sedangkan, aku akan bersenang-senang dengan istriku!!!" ucap Aksa lagi.
"Aksa! Kumohon, jangan Aksa! Tidakkah, cukup rasa sakit yg kau berikan padaku???" ucap Miki.
"Rasa sakit? Heh! Rasa sakitmu tidak seberapa jika dibandingkan pengkhianatanmu padaku!!! Lebih, baik kau diam dan lihat saja bagaimana kami bercinta**. Mingkin, akan memberimu inspirasi untuk tidak mengkhianatiku!!!" ucap Aksa lagi.
Miki menangis merasakan sedih yg menggunung di hatinya.
"Ale!!!"
"Ya, bos!"
"Kau, keluarlah! Aku ingin menikmati madu cinta** dengan istriku!" ucapnya sambil mengelus bokong Jameela.
__ADS_1
"Baiklah, bos!" ucap Ale kemudian pergi meninggalkan mereka disana di dalam kamar yg remang-remang. Dan, sekarang tinggallah mereka bertiga disana. Dimana, Aksa sudah memulai kegiatannya dengan nafas yg mulai memburu. Karena, memang sudah sejak tadi ia merasakan gejolak di bawah pusarnya. "Miliknya" tengah mengamuk menuntut pelampiasan cinta dari tubuh indah dan sexy milik Jameela. Ia mulai mencium kembali bibir merah dan sensual itu dengan lembut dan penuh nafsu. Sambil tangannya mulai bermain di payudara istrinya. Ia meremasnya dengan lembut hingga Jameela mendesah nikmat.
"Aaahhh" desahnya.
Mendengar suara desahan itu Aksa pun tersenyum.
"Kau, suka dengan kelembutanku, baby?" goda Aksa di telinga Jameela.
"Iya" ucap Jameela asal.
"Kalau begitu, aku akan memberikanmu lagi kenikmatan yg waktu itu terasa sakit untukmu!" ucap Aksa sambil bermain di leher indah Jameela. Ia menggigit dan menjilatinya. Kembali Jameela mendesah penuh nikmat.
"Kau, suka sayang?" tanya Aksa sambil tangannya turun ke bawah lalu menyelusup ke dalam cd yg di pakai oleh Jameela. Bermain, disana dan mulai mengocok milik Jameela dengan lembut. Lagi, Jameela berteriak merasakan nikmat di daerah sensitifnya.
"Aaaahhh......ouhhhhh.....baby Aksaaaa!!!" lenguhnya. Dan, tak lama keluarlah cairan putih dari organ intim Jameela. Ia lemas dan Aksa menangkap tubuh istrinya dan menaruhnya di atas tempat tidur yg tersedia disana. Ia membaringkannya dengan lembut.
__ADS_1
"Kau, lemas sweetheart?" godanya.
Jameela mengangguk lemah.
"Aku belum mulai kamu udah lemas. Kamu istirahat dulu. " ucap Aksa sambil berbaring di sebelah tubuh istrinya. Ia membelai lembut rambut Jameela penuh cinta. Belaiannya berlanjut turun kebawah ia membuka cd istrinya yg sudah basah itu. Dan, ia juga membuka bra penutup dan meletakkannya di lantai. Lalu, ia pun membuka seluruh pakaiannya dan kini ia pun polos tanpa sehelai benang pun. Tampaklah miliknya yg sudah tegak berdiri menuntut haknya. Jameela melihatnya dan Jameela mengerti itu. Namun, ketika melihat raut wajah Miki hatinya terasa sakit dan teriris. Ia melihat Miki sangat hancur. Miki sangat terluka. Tapi, apa boleh buat semua sudah terjadi. Sedangkan, Aksa dia sudah siap dan sudah mulai bergerak. Ia memposisikan miliknya. Lalu, bless....
"Aaah" teriak Jameela.
Ia pun mulai bergerak dengan lembut dan penuh keintiman pada Jameela. Sampai, Jameela tidak tahan dan meracau tidak karuan.
"Aaahhh.....Ouhhh....ssshhh..... baby Aksa?" lenguhnya memanggil nama suaminya.
"Ya , baby?"
"Kau, nakal baby? Aaaahhhh...." ucapnya di sela-sela permainan tersebut. Dan, Aksa lagi-lagi tersenyum saja sambil ia bergerak lebih intim lagi. Membuat, Jameela terus-terusan mendesahkan suaranya. Dan, itu membuat Aksa senang bukan main. Suara Jameela terdengar sangat sexy di telinga Aksa.
__ADS_1
Ia semakin bergerak lebih dalam lagi. Dan....
"Aaaah....Aksa!!! Sakit!!!" ucap Jameela lalu tak berapa lama Aksa pun terkulai lemas. Rupanya ia sudah selesai demikian juga dengan Jameela rupanya ia juga. Mereka terbaring dengan tubuh basah oleh keringat. Miki yg melihat itu benar-benar sakit hati. Bisa-bisanya Aksa berbuat demikian di hadapannya. Ia semakin kecewa pada Aksa. Dan, ia pun jadi semakin membenci Aksa. Ia sudah tidak mau lagi berurusan dengan Aksa. Ia ingin pergi dan melupakan Aksa. Tapi, tubuhnya dalam kondisi terikat kedua tangan dan kakinya. Ia tak bisa kabur dan pergi kemanapun.