
Mobil mewah itu pun bolak balik putar arah. Mereka sedang sibuk mencari sesuatu. Namun, setelah beberapa kali mereka mencari mereka tetap juga tak menemukannya. Akhirnya, karena mereka tak bisa menemukan apa yg mereka cari. Mereka pun kembali pulang ke rumah bos mereka.
Anak Buah : "Bos!"
Bos : "Gimana? Apa, kalian menemukan anakku? Dan, membawanya pulang?"
Mereka terdiam.
Anak Buah : "Ti....tidak bos!"
Bos : "Apa!!! Bodoh, kalian! Mencarinya saja kalian tidak bisa!"
Mereka menundukkan kepala.
Anak Buah : "Maaf, bos! Nona muda, cukup lihai dan cerdik!"
Bos : "Putriku, memang lihai! Masa kalian kalah sama gadis muda!"
Anak Buah : "Jadi, gimana dong bos!"
Bos : "Sudahlah, kalian pergi saja!"
Anak Buah : "Baik bos!"
Sang bos jadi pusing kepala karena tak bisa menemukan putrinya yg kabur dari rumah. Sedangkan, ia ingin sekali meminta maaf kepada anaknya itu sebab sudah menjodohkannya tanpa izin dari putrinya.
💦💦💦💦💦
Maharani Anastasya (19) tahun. Sesungguhnya, putri dari seorang bos besar pemilik sebuah perusahaan besar Mentari Group. Karena, kesalahan ayahnya yg tiba-tiba saja menjodohkan dirinya dengan seorang anak sahabat ayahnya. Membuatnya sangat marah dan pergi dari rumah keluarga itu.
Maharani tidak suka di jodohkan. Maharani lebih suka menentukan pilihannya sendiri tanpa campur tangan orang lain. Kedongkolannya atas perbuatan ayahnya membuat amarahnya naik ke ubun-ubun. Ia kabur dari rumah ayahnya dan ia tidak ingin bertemu lagi dengan ayahnya.
__ADS_1
Jadilah, sekarang ia tinggal bersama seorang gay yg bernama Miki.
Miki memang seorang gay, tapi nyatanya ia juga tetap seorang lelaki meski tidak normal. Miki ingin sembuh dan ia ingin juga berubah. Ia ingin menjadi lelaki normal.
Dan, Maharani ini adalah seorang gadis luar biasa. Saking, luar biasanya ia sampai lupa ia tinggal di kandang macan yg sedang tertidur. Yg, entah sampai kapan gairah kelelakian macan tidur itu terbangun. Ia suka sekali sembarang pakai baju yg sexy yg menampilkan kulit putihnya yg mulus.
Yang, membuat Miki geleng-geleng kepala melihatnya. Jika, Miki lelaki normal mungkin sudah dari kemarin ia memakan gadis itu. Ia hanya menelan ludah saja melihat gadis itu selalu pakai baju seenak jidatnya saja. Hingga, suatu hari Miki protes kepada Maharani tentang cara berpakaian dirinya yg dinilai tidak pantas itu. Miki jengah juga.....
Miki : "Apa, tidak bisa kau berpakaian sedikit sopan? Setiap, hari kau selalu menyuguhkan pemandangan yg menyilaukan mataku. Kau membuat mataku sakit!"
Maharani : "Kakak? Pakaian ini sedang model! Kenapa, kau jadi protes? Di rumah juga aku sering berpakaian begini!"
Miki : "Itu kalau, di rumahmu! Sekarang, kau berada di rumahku! Jadi, kau harus menurut apa pun peraturan yg berlaku di sini. Titik!!!" ucap Miki di hadapan Maharani.
Dimarahi begitu, jadi membuat emosi Maharani naik dan memuncak.
Maharani : "Hei, cangcorang Miki!!! Emangnya, aku pikirin apa! Aku gak peduli, mau itu di rumahmu atau di rumahku! Suka-suka, aku dong? Hem? Atau, kau seorang laki-laki normal? Sehingga, kau takut akan terjadi sesuatu di antara kita!"
"Gadis ini!!!" ucap hati Miki.
Miki : "Bukankah, sudah aku bilang? Aku ini, gay! Gay!!!"
Maharani : "Oh, ya? Tapi, aku curiga dan aku mau tahu kau ini sebenarnya gay atau normal!" ucap Maharani sambil menunjuk dada Miki.
Miki terhenyak kala Maharani mengucapkan kata-kata itu.
"Sialan! Gadis ini, benar-benar membuatku kesal!"
Miki : "Baik, silakan saja!" tantang Miki.
Maharani membulatkan matanya ketika ia mendengar Miki mempersilahkannya.
__ADS_1
Maharani : "Kau menantangku??? Baiklah, jika aku benar kau normal maka aku akan berpakaian sopan. Tapi, jika benar kau gay? Hmph! Jangan, harap kau bisa mengaturku!"
Miki : "Oke! Deal!" ucap Miki.
Maharani pun mulai mendekati Miki. Ia maju perlahan-lahan. Miki yg melihat Maharani mendekatinya, ia jadi takut. Ia pun, mundur kebelakang perlahan-lahan. Dalam, benaknya ia pun berpikir apa yg ingin dilakukan Maharani padanya.
Miki : "A....apa, yg akan kau lakukan Rani?"
Maharani diam saja, malah ia tersenyum senang melihat Miki tampak seperti lelaki perjaka yg takut hilang keperjakaannya.
Miki tak bisa melangkah lagi ke belakang. Ia sudah mentok, dan tubuhnya menabrak dinding.
"Bruk"
Ia kaget!
Sedang, Maharani hanya tersenyum saja. Dan, kini Maharani sudah berada tepat di hadapannya. Rani melatakkan kedua tangannya ke dinding. Wajah mereka saling berhadapan. Maharani memiringkan kepala dan memejamkan matanya dan sekaligus memajukan kepalanya untuk mencium Miki.
Miki terperanjat. Ia ingin menghindar tapi, terlambat! Kini, bibir Maharani dan bibirnya telah menyatu. Tiba-tiba suhu tubuhnya menjadi panas sepanas wajahnya yg berubah menjadi merah padam dalam seketika.
Ia belum pernah sekali pun merasakan bibir wanita hingga Maharani yg mencium bibirnya. Dan, ia merasakan panas di sekujur tubuhnya. Maharani sangat lihai dalam berciuman. Ia dengan lembut mencium bibir Miki. Dan, sesekali lidahnya bermain dengan lidah Miki. Miki merasakan detak jantungnya berdebar dengan kencang.
"Dag....Dig....Dug" bunyinya.
Ia tak bisa menolak Maharani memperlakukannya demikian. Karena, sesungguhnya sejak ia bertemu dengan seorang kakek tua di tengah hutan. Sejak, itu pula nafsunya terhadap laki-laki perlahan-lahan menghilang. Dan, sejak saat itu pula kelinginannya untuk berubah pun kian kuat.
Miki yg sekarang bukanlah Miki yg dulu. Miki yg sekarang akan berubah menjadi pria normal seutuhnya dengan hadirnya Maharani di dalam hidupnya.
❤❤❤BERSAMBUNG❤❤❤
👠👔SO HURT TO LOVE U👠👔
__ADS_1