Spear Of Destiny ( Tombak Takdir )

Spear Of Destiny ( Tombak Takdir )
Fight club


__ADS_3

Zhin terpatung diam ketika melihat Clay berhasil menumbangkan 3 orang dengan kondisinya yang seperti itu,


" siapa lagi ini? " ucap Clay dengan nada pelan ketoka melihat seorang pria berjalan masuk kedalam lingkaran pertarungan,


" sial... " Zhin yang mencoba masuk segera ditahan oleh Cobalt,


" tahan Zhin... Aku mau lihat kemampuan anak buahmu terlebih dahulu " jawab Cobalt,


Clay dibanting oleh pria itu dan di tinju berkali kali,


Pria itu bernama Gohi yang berasal dari pasukan Kavaleri laut, Clay yang tersungkur mencoba berdiri namun segera ditendang kembali oleh Gohi,


" YAAAA!!!! " teriak Gohi sambil mengangkat tanganya, di iringi oleh sorak sorai penonton, Zhin lantas menghampiri Clay yang terkapar namun disaat itu mau menyentuhnya Clay dengan cepat berdiri dan langsung menendang kaki Gohi hingga terjatuh, ia lalu menyikut pelipis Gohi dan membanturkan kepalanya ke lutut kakinya hingga membuatnya terpental,


" tenang saja pak! Aku masih bisa berdiri " jawab Clay sambil menyekat darah yang keluar dari mulutnya,


Ia membalikan setiap serangan Gohi ke diri Gohi itu sendiri, setiap pukulan dan tendangan menghantam Gohi bertubi tubi hingga membuat matanya kunang kunang, Clay menyelesaikanya dengan Uppercut yang ia layangkan hingga membuat Gohi tak sadarkan diri,


" AAAAAARRRGGGHHHHH " teriak Clay diiringi sorakan penonton kepadanya,


" tunggu Cobalt!!! " teriak Zhin


" rasakan ini! " ucap Cobalt yang langsung memukul dada dan wajah Clay dengan sangat kencang, hingga membuatnya pusing tak karuan,


" Clay! " suara Zhin terdengar samar dikepalanya hingga secara tiba tiba Cobalt menghantamnya hingga ia pingsan,


Base dessert fox


" AHHHHH.... Dimana aku? " tanya Clay yang terbangun dari pingsanya,


" syukurlah kau tidak apa apa " ucap Alice yang mengobati luka Clay,


" wau.... Itu tadi cukup hebat kawan " ucap Rook sambil memegang tang di tanganya


" aku kalah? Aku pasti belom cukup kuat... " ucap Clay dengan nada pelan,


Alice yang mendengar hal itu segera merangkul Clay " sudahlah tidak usah dipikirkan, kita semua kalau sendiri pasti akan lemah, itu kenapa kita harus tetap bersama "


" tapi kau hampir mati karena k- "


" AAAAARRGGHHHHHH " suara teriakan terdengar dari ruangan utama memotong omongan Clay


" WOY ROOK! KECILKAN SUARANYA! ADA YANG SEDANG SAKIT DISINI " teriak Alice


mendengar hal itu Clay langsung beranjak dari kasurnya dan mengenakan jaketnya kembali,


" Maaf... Tapi pria ini tidak mau bicara " ucap Rook sambil memegang tang yang berlumuran darah,


" aku pergi dulu! " ucap Clay


" wow tahan dulu! Kau mau kemana? " tanya Zhin yang baru datang sambil membawakan segelas kopi hangat


" bukan urusanmu " Clay segera meninggalkan markas itu seorang diri,


" dia kenapa sih? setelah sembuh sifatnya jadi berubah " ucap Zhin

__ADS_1


" kurasa dia merasa bersalah " jawab Alice


" bersalah? "


" iya... Bisa jadi dia merasa bersalah karena waktu dia coma kita jadi mencarikan dia obat "


" darimana dia tahu hal itu? "


" ceritanya menyebar dengan cepat.. Apalagi waktu itu kita dibantu oleh tim penerbang yang sekarang sedang terkenal, lebih naik daun lagi cerita kita " jawab Alice


" AAAAAARRRGHHHHH!! "


" kalian interogasi lama sekali sih! " ucap Zhin yang menghampiri kedua anak buahnya tersebut


Bar 30 menit kemudian,


" ini enak sekali... " ucap Arisa yang melahap makanan dihadapanya


" pelan pelan Arisa " jawab Toaru yang juga sedang memakan sepotong daging Nicraw bakar yang lezat,


" kenapa? Ini enak tahu! Lagi pula ketika nanti kita pergi aku pasti akan jarang bertemu dengan makanan lezat "


" ada ada saja kau... "


" tapi kak! Aiga itu seperti apa? "


" hmm..... Bagaiamana menjelaskanya ya? " Toaru mengerutkan dahinya " oh iya... dia adalah salah satu bawahanku yang paling handal dalam masalah penerjemah "


" lalu? "


Tring Tring


suara bel pintu terdengar yang menandakan ada pelanggan yang masuk,


" hai Clay! Kau mau minum? " tanya sang Bartender


" tidak sekarang, aku mencari seorang pria dengan gadis bersamanya "


" ada banyak pria seperti itu disini "


" bukan yang seperti kau bayangkan, dimana ya dia? " mata Clay terhenti kearah meja yabg berada di dekat jendela " oh itu dia "


Clay berjalan menghampiri Toaru yang sedang melahap daging Nicraw miliknya,


" oh Clau! Ada misi apa? tumben sekali kau


datang " tanya Toaru


" izinkan aku bergabung denganmu! "


Toaru seketika tersedak tulang Nicraw yang ia makan saat mendengar Clay, " Oi! Tunggu dulu! Kenapa tiba tiba "


" aku ingin bertambah kuat, agar tidak menyusahkan rekan setim ku " ucap Clay


" tapi bukan itu masalahnya, kau tahu kan konsekuensinya "

__ADS_1


BRAK


Pintu bar itu didobrak oleh segerombolan pria yang sedang membopong Jester,


" SIAPA DISINI YANG MENGHAJAR ANAK BUAHKU HINGGA BABAK BELUR!? "


Jester yang melihat Clay sedang berdiri didepan meja Toaru segera menunjuk kearahnya " itu pak! Pria disebelah sana "


" WOY! " panggil pria itu kepada Clay yang nampak tidak memperdulikan kehadiranya,


Mereka lantas menghampiri Clay dan langsung menarik jaketnya keatas,


" kau sok jagoan sekali! Apa kau yang membuat Jester babak belur? "


" hei.... Kalian kalau ada masalah diluar saja " ucap Toaru


" berisik kau anjing! " teriak pria itu menyebut Toaru dengan sebutan anjing,


mendengar hal itu Toaru mengepalkan tanganya namun Arisa segera menenangkanya dengan cara menggenggam tanganya Toaru dengan erat,


" kusentil juga mati " batin Toaru


" eh! Jawab! Kau yang membuat dia babak belur kan? "


" kalo iya kenapa? toh dia bertarung di Fight club bukan? " jawab Clay


" beraninya kau! " wajah Clay dipukul hingga ia tersungkur kelantai,


" hah... " Clay menghela nafas, ia lalu berdiri kembali dan membanting kepala pria itu kemeja makan dan pertarungan 1 vs 4 tak terelakan,


satu persatu dari mereka Clay hajar tanpa ampun,


" Rasakan ini! " ucap pria yang membawa pisau


Clay dengan gesit segera meninju tulang rusuk bagian bawah pria itu dan melemparnya keluar bar melalui jendela hingga kacanya hancur bertubi tubi, ia langsung berbalik dan menangkis salah satu kursi yang melayang kearahnya menggunakan lutunya, ia lalu meninju pelipis pria terakhir hingga membuatnya pingsan,


" BOSS! Aturan lama " ucap Clay


" bisa diatur! " jawab sang bartender,


" apa itu aturan lama? " tanya Toaru


" intinya yang kalah harus membayar ganti rugi


bar " jawab Arisa


" ah.... Aku mengerti "


Clay menghampiri Toaru kembali dengan kondisi sama seperti sebelumnya walaupun habis berkelahi dengan empat orang sekaligus


" apapun konsekuensinya aku terima " ucap Clay yang berdiri tegap dihadapan mereka berdua


Toaru hanya tersenyum kecil dan meletakan gelas yang ia genggam ke atas meja,


" well... Sepertinya akan banyak penolakan " ucap Toaru

__ADS_1


__ADS_2