Spring Love

Spring Love
H-2


__ADS_3

"Besok aku mau pergi," ucap lelaki itu pada dua perempuan di depannya.


"Mau kemana?" tanya Serra kecil.


"Aku di ajak mama aku ke Perancis," jawab Vano kecil.


"Waww Perancis!" kagum Devina kecil.


"Riva lama perginya?" tanya Serra.


"Ga tau, aku tanya mama tapi ga dijawab," jawab Vano.


...♡...


Vano kecil sedang berkemas di kamarnya, ia akan meninggalkan semuanya dan pergi ke Perancis karena pekerjaan orang tuanya. Vano melihat ke arah bingkai kecil dengan foto dirinya, Serra dan Devina yang masih sangat kecil.


Vano kecil mengusap bingkai itu kemudian memasukkannya ke dalam tas.


"Vano.... temen kamu ada yang kesini," ucap seorang wanita dewasa kepada Vano.


"Itu pasti rara," batin Vano kemudian berlari keluar.


"Rara!" panggil Vano sambil berlari ke arah seorang gadis kecil cantik.


"Riva? kamu beneran mau pergi?" tanya gadis kecil itu.


"Kan kemarin aku udah bilang, ra." 


"Riva perginya lama gak?" 


Vano tak menjawab pertanyaan gadis itu.


"Serraa," panggil seorang gadis lainnya yang sedang berlari ke arah Vano dan Serra.


"Jangan lari dong!" lanjut gadis itu.


"Devinaa... Riva beneran mau pergi!" ucap Serra pada seorang gadis kecil dengan rambut pendek, yep Devinaa lah orang itu.

__ADS_1


"Riva mau ke Perancis?" tanya Devina.


"Iya," jawab Riva sambil mengangguk.


"Vano, yuk berangkat. Nanti ketinggalan pesawat," ajak seorang wanita tadi yang di duga adalah ibu Vano.


"Ok ma," jawab Vano.


"Rara, Devina, aku pergi dulu, ya," pamit Vano.


"Riva perginya jangan lama-lama ya," ucap Serra sebelum Vano membalikkan badannya.


"Aku janji pasti bakal pulang kok!" ucap Vano sambil menautkan jari kelingkingnya dengan kelingking Serra.


"Janji?"


"Iya," jawab Vano kemudian naik ke dalam mobil.


Saat mobil mulai berjalan, Vano membuka kaca mobil itu untuk bisa melihat Serra dan Devina lebih jelas.


"Rivaaaaa!!!!!" Teriak Serra berlari.


"Serraa!!" teriak Devina ganti karena Serra yang hampir tersandung.


Kemudian Serra menangis dengan kepergian Vano tanpa lagi mengejar mobil Vano karena ditahan Devina.


...♡...


Hari-3 di Perancis


"Ma... kita kapan pulang?" tanya Vano kecil.


"Masih lama sayang," jawab seorang wanita dikuncir yang sedang sibuk di dapur.


Minggu-1 di Perancis


"Maa? kapan pulang?" tanya Vano kecil.

__ADS_1


"Sayang, besok kamu mulai sekolah, ok? mama udah daftarin," balas ibu Vano tak menghiraukan pertanyaan anaknya.


1 Bulan di Perancis


"Maa... kita pulang masih lama ya?"


"Jangan tanya dulu sayang, mama baru pusing."


6 Bulan di Perancis


"Maa aku dapet peringkat 1 di sekolah!" ucap Vano kecil berlari menghampiri ibunya.


"Wahh, selamat sayang!" ucap ibu Vano.


"Ma, ngomong-ngomong kerjaan papa udah selesai belum? kalo udah kita kapan pulang?"


"Kamu mau hadiah apa sayang?" tanya ibu Vano mengalihkan.


1 tahun di Perancis


"Maa... kita-" ucap Vano tak berlanjut karena melihat pertengkaran didepannya.


"Maa..." lirih Vano mulai merasa takut karena orang tuanya saling berteriak.


Senyuman Vano mulai luntur dari wajahnya dan mengira kalau dirinya benar-benar tak akan kembali.


8 tahun kemudian


"Vano?" panggil ibu Vano mengetuk pintu kamar Vano.


"Iya ma?"


"Besok mama sama papa mau buka cabang perusahaan, kita bakal balik. Kamu juga harus ikut," ucap ibu Vano melihat ke dalam kamar Vano kemudian keluar lagi.


"Balik?" lirih Vano kemudian tersenyum tipis.


...♡♡♡...

__ADS_1


__ADS_2