Spring Love

Spring Love
Chapter 2


__ADS_3

aurel pun duduk di sofa kecil itu dan berusaha untuk bersikap normal


saat gibran akan memulai pembicaraan tiba tiba suara handpnone aurel berbunyi


"sebentar pak saya mengangjat telpon terlebih dahulu"


aurel pun segera menuju kepojokan ruangan agar tidak menganggu kedua atasannya itu


aurel pun mengangkat telpon


"**ya elena ada apa kangen sama kaka ya"


"idih pede amat sih, kaka...." tiba tiba suara adiknya itu menjadi gagap


"ya elena ada apa"


"itu papa ummmmm hiks" elena pun mulai menangis


"papa apa ada apa elena perasaan kaka udah gak enak"


"penyakit papa kambuh lagi sekarang lagi kondisi kritis kaka cepet kesini aku udah gak ada yang nemenin siapa siapa"


"penyakit papa kambuh lagi" tiba tiba air mata aurel menghujani pipinya karena aurel pun tidak menyangka penyakit ayahnya yang sudah begitu lama di diagnosid oleh dokter sembuh tapi ternyata penyakit itu datang kembali


"elena gak salah kan apa yang kamu bilang"


"gak kaka aurel, cepetan pulang!"


"ok ok kaka pulang tapi kamu sabar ya pasti kaka harus pesen tiket pesawat sama kaka kan harus packing koper lagi sabar ya kaka gak akan lama kok"


"yang penting kaka pulang"


aurel pun menutup telpon dan segera menelpon asisten pribadinya yang berada di inggris


"halo, tammy"


"ya nona ini aku" suara tammy pun begitu panik karena mendengar tuan besar sedang mengalami kondisi kritis


"tolong urus segala keberangkatanku aku akan pulang ke iggris dan menemani elena"

__ADS_1


ucap aurel


"ok nona aku akan kabarkan kembali dan nona saya akan menunggu nona di bandara"


"terimakasih tammy" aurel pun menutup telpon


sebenarnya apa yang sudah terjadi akupun belum 1 bulan lamanya bekerja masa harus minta cuti


segera aurel pun menghampiri mereka berdua yang sedari tadi sedang berbincang bincang. aurel pun kembali duduk di sofa kecil


"ummmm pak gibran"


"ya aurel"


"saya....." dengan berat hati aurel pun harus mengatakan ucapan itu "saya minta cuti selama 1 minggu"


"loh kenapa" ucap gibran terheran


"urusan pribadi maaf pak"


"ok saya ijinkan kamu cuti tetapi sebagai tanda terimakasih kamu harus menjadi sekretaris tuan muda Bryan"


aurel pun segera bangkit dan membungkukkan badannya "terimakasih"


segera aurel menuju keluar ruangan


**


"Gibran coba cari seluk beluk keluarganya aku kasih waktu kamu mencari semua itu dalam 2 hari" bryan pun beranjak dari duduknya dan meninggalkan ruangan tersebut


sepertinya aku mendengar kata lembur nasib nasib ≥﹏≤


**


aurel pun segera mencari taxi ysng masih lalu lalang di malam hari


"nona aurel" terdengar ada suara yang memanggil dirinya saat memalingkan mukanya ternyata bryan sedang menghampiri dirinya


apalagi sih males ah

__ADS_1


"nona maaf kamu mengambil cuti kenapa" ucap bryan


"maaf tuan tapi ini bukan urusan anda" ucap aurel ketus


"ouh jadi nona tidak ingin memberi tahu alasan dibalik semua ini jika begitu saya" aurel pun menyela kata kata tersebut


"ayah saya sedang mengalami kritis" ucap aurel sembari menundukkan kepalanya


"apakah nona mau saya antar menuju ke kediaman nona"


"maaf tuan tapi saya harus langsung pergi ke bandara" ucap aurel sambil menengok nengok jalanan


sebenarnya gadis ini orang mana


"ummm maaf nona sebenarnya..."


"saya bukan dari korea saya ke korea hanya untuk bertahan hidup selama 5 tahun dan tempat kelahiran saya berada di Inggris bukan di korea apakah tuan mengerti jangan tanya kan apa apa lagi"


bryan pun langsung menarik tangan aurel dan segera menuju arah parkiran, sesampainya di area parkiran aurel menghempaskan tangan bryan


"maaf tuan tapi saya harus cepat cepat tidak ada waktu mengobrol" ucap aurel


bryan pun menatap tajam aurel "sudah masuk kedalam mobilku aku akan mengantarmu ke bandara dan di bandara aku akan langsung mengantarmu menuju inggris" ucap bryan sembari memasuki mobil


wait berasa aku pernah liat mobil ini tiba tiba aurel pun ingat kejadian saat bajunya terciprat air ouh jadi ini pemilik mobil itu awas aja


"cepat masuk tidak bagus seorang gadis di luar malam malam sendirian apalagi ketika sedang di area club" ucap bryan yang hanya memasang muka datar


biasa aja kali guman batin aurel


.


..


...


To be countinue


___________________________ฅ'ω'ฅ

__ADS_1


maaf ya readers tulisannya agak berantakan


__ADS_2