SPY X Bos Mafia

SPY X Bos Mafia
Bab 14


__ADS_3

Di saat Clara ingin pergi, tangan Mr. Black memegangi kaki Clara. Wanita itu melihat ke arah Mr. Black, kemudian Clara berjongkok dan membuka masker Mr. Black.


Tapi saat Clara ingin melihat wajah Mr. Black, pria itu buru-buru menghalanginya dan segera pergi meninggalkan Clara.


Clara hanya bisa menghela nafas, kehidupannya kali ini sangatlah sulit untuk dia jalankan.


"Jika saja kau masih ada di sini?" Gumam Clara yang mengingat tentang Tuannya, pria yang selalu menemaninya.


Kemudian Clara langsung bergegas pergi meninggalkan markas Joker, dia tidak ingin posisinya saat ini di ketahui oleh Joker.


Hingga di saat Clara tengah berjalan tiba-tiba seorang pria dengan topeng merah muncul di hadapannya.


"Emm... Aku suka permainan mu, kucing kecil." Ucap Joker.


Clara terdiam sesaat, lalu matanya melirik ke sekeliling nya. Rupanya dia sudah di kepung oleh anak buah Joker, "Jadi kau sudah puas bermain-main dengan anak buah ku?" Tanya Joker yang berjalan mendekati Clara.


Wanita itu hanya bisa menodongkan senjatanya tanpa rasa takut, saat Clara masih menggunakan topeng kulit jadi Joker belum mengetahui wajah asli Clara.


"Jadi mau sampai kapan kau akan terus bersembunyi di balik topeng itu?" Tanya Joker.


Clara yang mendengar hal itu hanya tersenyum tipis, lalu dia langsung menembak secara brutal ke arah Joker dan anak buahnya.


Tapi Joker adalah orang yang gesit dia langsung menendang senjata yang di pegang oleh Clara, lalu Joker langsung memberikan tinju tepat di perut Clara.


"Arg..."


Perlahan Clara mulai menutup matanya, tinju yang di berikan oleh Joker sangat sakit dan membuat Clara kehilangan kesadarannya.


Di sebuah ruangan yang cahayanya redup, seorang wanita tengah duduk dengan tangan yang teringat di dua tiang.


Clara mulai membuka matanya secara perlahan, dia melihat ke sekeliling tempatnya berada.


"Dimana sini?" Pikir Clara.


Mata Clara pun melihat sosok pria yang tengah duduk di sebuah kursi, topeng merah yang menutupi wajahnya sudah menjadi ciri khas pria itu.

__ADS_1


"Clara..." Panggil Joker.


Clara pun terdiam, lalu dia menyadari jika topeng kulit miliknya sudah di lepaskan. "Emm.." Clara tersenyum dengan wajah yang mengejek kepada Joker.


"Apa yang kau tertawakan?" Tanya Joker.


"Tidak, hanya saja kau sangat lucu. Kau menangkap seorang wanita dengan menggunakan cara yang kotor." Ucap Clara.


"Cara kotor? Apa kau pikir aku tidak tahu, Clara. Ah.. Maaf, bagaimana aku harus memanggil mu? Apakah Twilight atau Lyli." Ucap Joker seraya tersenyum di balik topengnya.


Clara terdiam dengan wajah yang sedikit terkejut, selama ini Clara sudah meremehkan sosok Joker.


"Apa yang kau bicarakan? Aku tidak paham?" Jawab Clara berusaha mengelak.


"Aku tak perlu menjelaskan kepada mu, karena aku yakin kau tahu apa maksud ku." Jawab Joker yang tidak ingin mengikuti sandiwara Clara.


Lalu Joker berjalan mendekati Clara, perlahan tangan Joker menyentuh dagu Clara dan mengangkat wajahnya agar melihat ke arah Joker.


Sorot mata Clara menunjukkan rasa benci, "Jadi ini sosok Anjing militer yang telah membantai ratusan orang?" Ucap Joker dengan mata yang masih melihat ke arah Clara.


"Aku tidak pernah membantai orang-orang, aku hanya bekerja demi kepentingan negara dan keadilan." Jawab Clara.


"Aku bukan Iblis.." Jawab Clara.


"Lalu kau apa?" Tanya Joker yang masih melihat ke arah Clara.


Tapi Clara hanya diam dan tidak menjawab pertanyaan Joker. "Lepaskan aku.." Ucap Clara dengan mata yang menatap tajam ke arah Joker.


"Tentu saja tidak, setelah ku pikir-pikir. Kau sangat cantik, aku menyukai mu." Bisik Joker.


Tapi Clara hanya diam dan tidak menanggapi apa yang di katakan oleh Joker, "Bagaimana jika aku meniduri mu dan merusak harga dirimu sebagai wanita. Lalu bagaimana ekspresi dari Nicholas, aku yakin dia pasti akan senang melihat gadis yang dia asuh sudah dewasa." Bisik Joker tepat di telinga Clara.


"Jangan bawa-bawa nama Tuan ku, mulut kotor mu itu tidak layak menyebut namanya." Jawab Clara dengan amarah di hatinya.


"Emm.. Kau tahu, pria itu tidak berbeda dengan ku. Dia memanfaatkan mu hanya demi kepentingannya, hanya demi sebuah pangkat dan reputasi yang baik di mata masyarakat. Tapi kau? Kau malah menjadi mesin pembunuh dan di pandang buruk oleh orang-orang. Dan kau masih membela pria seperti itu?" Tanya Joker.

__ADS_1


"Tidak, Jendral tidak pernah melakukan hal itu? Dia tidak pernah memanfaatkan ku demi kepentingan nya." Jawab Clara yang tidak bisa percaya dengan perkataan Joker.


"Tapi ini kenyataan nya, selama bertahun-tahun kau selalu terkurung dan terisolasi dari dunia luar. Dan bahkan kau tidak tahu sama sekali tentang dunia luar, betul kan? Dan semua itu karena Nicholas, dia sengaja melakukan hal itu agar kau hanya menjadi seorang boneka bukan manusia." Ucap Joker.


"Hentikan omong kosong mu itu!" Jawab Clara.


Lalu Joker langsung menyuntikkan sebuah cairan ke dalam kulit Clara, nampak perlahan Clara mulai tidak sadarkan diri.


"Selamat tidur.." Bisik Joker.


Brak...


Pintu ruangan tiba-tiba di buka secara paksa, lalu mata Joker melihat sosok yang ada di depan pintu.


"Ada apa? Mr. Black." Tanya Joker.


"Lepaskan wanita itu!" Ucap Mr. Black.


"Kenapa? Kenapa aku harus melepaskan mangsa yang susah-susah ku dapatkan." Tanya Joker.


"Aku bilang lepaskan, aku tidak akan mengizinkan mu untuk menyakiti wanita itu." Jawab Mr. Black.


"Emm.. Aku tidak peduli dengan perkataan mu, wanita ini! Dia milik ku dan sekarang dia akan menjadi Anjing peliharaan ku." Jawab Joker.


"Dia bukan seekor Anjing," Jawab Mr. Black dengan marah.


Tapi Joker tidak peduli, lalu Mr. Black langsung menyerang Joker dengan cara brutal meski beberapa kali pukulan Mr. Black mengenal Joker, tapi Joker pun tidak tinggal diam dia langsung membalas semua pukulan dari Mr. Black.


Hingga Aaron datang dan langsung menangkap Mr. Black.


"Lepaskan.." Teriak Mr. Black dengan mata yang melihat ke arah Clara.


Wanita yang tengah duduk dengan kedua tangan di rantai, "Sebaiknya kau jangan melawan, Mr. Black. Kau pasti tahu kan, bagaimana Joker jika sudah menginginkan sesuatu, dia pasti akan mendapatkan nya." Bisik Aaron kepada Mr. Black.


Lalu Aaron dan anak buah yang lain langsung menyeret paksa tubuh Mr. Black.

__ADS_1


Joker hanya bisa tersenyum puas, lalu perlahan dia membuka topeng di wajahnya


"Aku pasti akan mendapat apa yang ku inginkan."


__ADS_2