SPY X Bos Mafia

SPY X Bos Mafia
Bab 19


__ADS_3

Clara kini berada di dalam kamar, matanya melihat ke arah sang rembulan yang tengah bersinar terang.


Lalu Clara mengangkat tangannya yang sudah terpasang borgol, setelah kejadian saat itu Joker langsung memerintahkan tangan dan leher Clara untuk di borgol.


Sekarang Clara seperti seorang budak, "Bagaimana? Apa kau menikmati pemandangan malam hari ini?" Tanya Joker yang berada di belakang Clara.


"Tidak," Jawab Clara dengan acuh.


Lalu Joker mengeluarkan sebuah pisau kecil milik Clara, pria itu memainkan ujung pisau itu di leher Clara.


"Lihatlah, pisau ini... Sangat tajam," Bisik Joker yang mulai duduk di belakang Clara.


"Ada apa?" Tanya Clara dengan tatapan yang masih melihat ke arah langit-langit.


"Tidak, aku hanya merindukanmu." Jawab Joker yang mulai menciumi leher Clara.


"Hentikan!" Maki Clara yang langsung mendorong wajah Joker.


Tapi bukannya menjauh Joker malah semakin dekat, dengan tangan yang memeluk pinggang ramping Clara dan dagu yang bertumpu pada pundak Clara.


"Emm.. Clara, tubuhmu sangat harum." Bisik Joker.


Mendengar perkataan Joker, Clara ingin sekali memukul pria itu tapi kedua tangannya sudah di rantai dan di setiap rantai sudah di pasang listrik yang akan menyetrum nya jika melakukan sesuatu.


"Aku akan memperlakukanmu dengan sangat baik jika kau mau menuruti semua perintah ku." Ucap Joker yang memberikan penawaran kepada Clara.


"Jangan harap.." Jawab Clara dengan tatapan yang masih melihat ke langit.


Kini suasana menjadi sangat hening, Joker hanya diam dengan posisi yang masih memeluk Clara.


Sementara Clara hanya diam dengan tatapan yang masih melihat ke langit malam, "Aku ingin bertemu dengan jendral.." Ucap Clara.


Perkataan Clara langsung membuat Joker terdiam, "Jadi kau ingin mati?" Tanya Joker dengan senyuman di wajahnya.

__ADS_1


"Jika kematian bisa membuatku bertemu lagi dengannya maka aku bersedia untuk mati." Jawab Clara.


Joker sangat tidak senang dengan jawaban yang di berikan oleh Clara, "Emm.. Mau sampai kapan kau terus berada di dalam kendalinya, dia sudah bukan siapa-siapa untukmu." Ucap Joker.


Clara terdiam, "Aku masih memiliki satu pertanyaan untuknya yang belum terjawab sampai saat ini." Jawab Clara.


"Pertanyaan? Apa itu?" Tanya Joker.


"Jendral mengatakan 'Aku mencintaimu' di saat kita itu dan saat itu aku masih belum mengerti apa itu." Jawab Clara.


Mendengar perkataan Clara, Joker pun diam. "Tapi selama bertahun-tahun, aku terus mencari arti dan makna dari kata-kata itu, dan aku juga bertanya-tanya kepada orang-orang yang ku temui, selain itu aku juga banyak melihat film tentang hal itu.. Dan kini aku sedikit tahu apa maksudnya, dan aku juga ingin memberikan jawaban dari perkataan Jendral saat itu." Sambung Clara seraya tersenyum tipis.


"Jadi apa jawabanmu?" Tanya Joker dengan tatapan dingin.


"Aku selalu memikirkannya setiap malam, aku selalu ingin berada di sisinya setiap saat. Hati dan pikiran ku terus di isi olehnya. Dan kini aku tahu, kenapa semua itu terjadi kepada ku karena aku mencintainya.." Jawab Clara.


Mendengar perkataan Clara, Joker langsung menarik wajah Clara dengan mencengkeram dagunya.


"Jangan pernah mengatakan kalimat itu lagi, kau tidak akan mengatakan jika kau mencintai pria itu." Ancam Joker dengan tatapan tajam.


Joker menatap dengan tatapan tajam, "Jika kau mengatakan hal seperti itu lagi, ku pastikan kau akan menyesal." Bisik Joker.


Setelah memberikan ancaman kepada Clara, Joker langsung pergi meninggalkan Clara sendirian di dalam kamar.


*


*


*


Joker berjalan santai menuju salah satu ruangan yang berada di bawah tanah, tatapannya mengarah pada sebuah benda yang berada di dalam tabung berisikan air.


"Bagaimana?" Tanya Joker kepada seorang pria yang merupakan Professor di tempatnya.

__ADS_1


Dan rupanya, itu adalah ruang lab milik Joker dan hanya sedikit orang yang mengetahui tentang ruang lab miliknya.


Dokter Zidan hanya menggelengkan kepalanya, "Tidak berhasil, kloning yang kita buat dari DNA wanita itu tidak berhasil." Jawabnya.


"Bagaimana bisa? Bukankah ini sudah sesuai dengan apa yang kau bicarakan," Ucap Joker yang sedikit kesal.


"DNA nona Clara susah untuk di buat kloningnya," Jawab Dokter Zidan menjelaskan.


"Huh... Jika saja aku tahu, obat apa saja yang di gunakan oleh pihak militer kepada Clara. Mungkin akan sangat mudah membuat kloning dari wanita itu." Ucap Joker.


"Iya, tapi ada satu cara lagi." Ucap Dokter Zidan.


"Apa itu?" Tanya Joker.


"Anda bisa melakukan hubungan intim dengan Nona Clara, hingga dia memiliki anak. Dan anaknya pasti akan memiliki DNA yang sama dengan Nona Clara, dan tidak menutup kemungkinan jika dia pasti akan memiliki kemampuan yang sama dengan wanita itu. Jika anak itu sudah lahir, kita bisa menjadikannya sebagai kelinci percobaan dengan menambahkan beberapa obat-obatan khusus yang membuat anak itu menjadi anak yang sempurna bahkan mungkin kemampuannya bisa lebih baik dari Nona Clara sendiri." Jelas Dokter Zidan.


"Iya kau benar, tapi apa wanita itu bisa melahirkan?" Tanya Joker yang mengingat tentang penjelasan tentang pihak militer yang menjadikan Clara sebagai kelinci percobaan.


"Tentu saja bisa, meski di masa lalu dia adalah kelinci percobaan yang berhasil dengan kemampuan yang sempurna. Tapi identitasnya sebagai wanita tetap tidak bisa di hilangkan." Jelas Dokter Zidan.


"Baiklah, aku akan membuat gadis itu hamil. Tapi apa kau yakin, anak itu akan menjadi anak yang sesuai dengan keinginan ku?" Tanya Joker.


"Di lihat dari DNA nona Clara dan DNA mu, pasti anak itu akan menjadi anak yang sempurna dengan kemampuan bertarung yang hebat." Jelas Dokter Zidan.


"Baiklah, ku harap itu sesuai dengan yang kau bicarakan. Lalu kapan aku harus meniduri wanita itu?"


"Mungkin setelah gadis itu datang bulan karena pas masa-masa itu, adalah masa subur bagi seorang wanita."


Mendengar penjelasan dari Dokter Zidan, Joker hanya tersenyum.


Dari awal dia membawa Clara datang ke sini adalah untuk mendapatkan DNA gadis itu, karena Joker baru mengetahui jika Clara adalah kelinci percobaan pihak militer.


Joker pun sangat tertarik dengan hal itu, tapi sayangnya Clara seorang gadis yang sangat sulit di kendalikan. Dia hanya bisa di kendalikan oleh Nicholas, jadi Joker memutuskan untuk membuat kloning berdasarkan DNA Clara, tapi rupanya hal itu gagal.

__ADS_1


Dan hanya ada satu cara lagi dengan membuat Clara hamil, dan anaknya akan menjadi senjata yang bagus untuk Joker..


__ADS_2