SPY X Bos Mafia

SPY X Bos Mafia
BAB 9


__ADS_3

Di sebuah jalanan yang sepi, Clara tengah melanjutkan mobilnya. Hari ini dia harus pulang terlambat karena tugas yang Aaron berikan kepadanya sangatlah banyak tapi di saat Clara tengah mengendarai mobil, dia melihat dari kaca spion ada 2 mobil yang seperti sedang mengikutinya.


Clara dengan senyuman tipis langsung tancap gas, begitu juga dengan mobil di belakangnya pun langsung mengikuti Clara dengan kecepatan penuh.


"Orang bodoh mana yang telah mengirim mereka?"


Clara terus melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh, tapi tiba-tiba bahan bakar di mobilnya habis.


"Apa? Bagaimana bisa?" Ucap Clara kesal karena dia baru mengisinya.


"Sial..." Gumam Clara karena perlahan mobilnya mulai berhenti, dan mobil yang ada di belakang Clara pun berhenti.


Clara hanya bisa diam di dalam mobil dan melihat 4 orang pria tengah berjalan mengelilingi mobilnya.


Di tangan mereka terdapat beberapa senjata tajam di tangannya, Clara hanya bisa diam di dalam mobil.


Lalu mata Clara melihat tato yang sama seperti Aaron di tangan mereka, "Apa ini anak buah Aaron?" Gumam Clara.


Clara berpikir jika Aaron curiga kepadanya maka pria itu menyuruh anak buahnya untuk menyerangnya, tapi demi misi kali ini Clara hanya bisa mengalah dan pura-pura menjadi wanita lemah.


Tapi meski begitu, Clara akan tetap mengingat wajah-wajah keempat orang itu agar setelah ini Clara akan menghabisi mereka semua.


"Keluar!" Teriak seorang pria seraya memukul kaca mobil Clara.


Clara dengan wajah ketakutan langsung keluar dari dalam mobil, "Tolong jangan sakiti saya.." Ucap Clara.


"Geledah semua barang-barangnya!" Perintah seorang pria kepada teman-temannya.


Lalu mobil Clara pun di geledah semua barang-barangnya nya di keluarkan tapi mereka tidak menemukan apapun.


"Saya tidak memiliki barang berharga.." Jawab Clara.


Lalu seorang pria berbisik pada pria yang ada di hadapan Clara, mendengar perkataan temannya, pria itu tanpa banyak bicara langsung menendang perut Clara dengan keras, Clara pun langsung terjatuh dan pingsan.


Setelah memeriksa Clara yang dirasa pingsan, keempat orang itu langsung pergi meninggalkan Clara begitu saja.


Lalu Clara pun bangun, matanya menatap tajam ke arah empat orang yang sudah pergi jauh meninggalkannya.


"Awas saja kalian.." Gumam Clara, akan dia pastikan jika mereka berempat akan mendapatkan balasan yang lebih parah darinya.

__ADS_1


Clara yang merasa kesakitan di perut pun langsung berjalan ke mobil tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa karena mobilnya tidak memiliki bahan bakar.


Lalu sebuah mobil hitam melaju di depan Clara, kemudian mobil itu berhenti tepat di sampingnya.


"Apa kau ingin ikut?" Tanya seseorang.


Clara yang melihat pria itu pun sadar jika pria itu adalah orang yang dia temui di bar waktu itu, tapi saat itu Clara bertemu dengan wajah wanita lain.


"Tidak usah." Jawab Clara dingin.


"Apa mobilmu tidak memiliki bahan bakar?" Tanya Mr. Black.


"Iya."


"Tapi di sini sangat jauh untuk ke pom bensin, bagaimana jika aku mengantarkan mu untuk membeli bensin." Ucap Mr. Black memberikan penawaran.


"Baiklah.." Jawab Clara.


Lalu Clara langsung masuk ke dalam mobil Mr. Black, meski Clara mengenalnya tapi Clara pura-pura tidak mengenalnya.


"Siapa namamu?" Tanya Mr. Black.


"Nama ku Niko." Jawabnya.


Clara terdiam saat mendengar nama itu, nama yang mengingatkannya pada seseorang yang selalu ada di pikirannya.


Lalu Mr. Black langsung mengemudikan mobilnya dan pergi ke tempat isi bensin, butuh waktu yang lama untuk pergi ke tempat isi bensin.


"Apa kau tidak takut?" Tanya Mr. Black.


"Takut apa?" Tanya Clara.


"Iya.. Aku mengajakmu untuk menumpang ke dalam mobil ku, apa kau tidak takut jika aku adalah orang jahat?" Tanya Mr. Black seraya tersenyum di balik maskernya.


"Jika kau orang jahat, kau tidak akan mengatakan hal itu kepada korban mu." Jawab Clara.


Mr. Black pun hanya tersenyum tapi Clara tidak mengetahui hal itu karena terhalangi oleh masker yang menutupi wajahnya.


Entah kenapa ada perasaan tidak asing di hati Clara, perasaan yang sulit untuk dia katakan jika berada di dekat pria ini.

__ADS_1


Tapi Clara bahkan tidak mengenalnya tapi dia seperti pernah mengenal Mr. Black sebelumnya.


"Kau bekerja dimana?" Tanya Mr. Black.


"Aku bekerja di salah satu perusahaan." Jawab Clara.


Tak beberapa lama mobil yang di tumpangi oleh Clara pun sampai di sebuah pom bensin, Mr. Black pun turun dari dalam mobil dan membantu Clara untuk membeli bahan bakar.


Clara yang berada di dalam mobil hanya bisa diam seraya melihat tubuh pria itu, dia merasakan perasaan yang aneh, perasaan yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya.


"Ada apa ini?" Tanya Clara.


Lalu Mr. Black pun masuk ke dalam mobil, "Aku sudah membelikan bahan bakar mobil untukmu." Ucapnya.


"Terimakasih, ini uang untuk membeli bahan bakarnya." Jawab Clara seraya memberikan uang kepada pria itu.


"Tidak usah, anggap saja itu adalah hadiah perkenalan kita." Jawab Mr. Black yang saat ini mengaku sebagai Niko.


"Terimakasih.." Jawab Clara.


Lalu Mr. Black langsung melajukan mobilnya ke tempat mobil Clara berada, sesampainya di sana. Mr. Black hanya melihat Clara mengisi bensin mobilnya sendiri, setelah selesai Clara langsung berpamitan dan segera pergi meninggalkan Mr. Black begitu saja.


Mr. Black hanya tersenyum melihat kepergian Clara, lalu dia segera masuk ke dalam mobil. Di dalam mobilnya masih tercium wangi tubuh Clara, pria itu lalu membuka topi dan masker yang menutupi wajahnya.


Lalu Mr. Black mengambil sebuah cermin, dia hanya menatap sendu ke arah cermin saat melihat wajahnya yang yang rusak.


Tapi meski wajahnya rusak, hanya bagian pipi sebelah kanan saja dan yang lainnya tetap mulus dan hanya ada beberapa luka gores.


Meski begitu, pria itu nampak sangat tampan dengan rahang yang tegas.


"Aku senang bisa melihatmu lagi.." Gumam Mr. Black. Lalu dia langsung mengambil masker dan juga topi untuk kembali menutupi wajahnya.


Clara yang berada di dalam mobil hanya bisa memikirkan tentang apa yang telah terjadi padanya barusan, dia merasa tidak ada perasaan takut dan waspada saat bersama dengan pria itu.


Tapi saat bersamanya, pria itu memperkenalkan diri sebagai Niko meski Clara tahu jika nama pria itu adalah Mr. Black.


Dan lagi-lagi di saat Clara tengah mengemudikan mobilnya tiba-tiba mobilnya di tabrak dari sisi kanan hingga mobil Clara menabrak sebuah pohon, tapi kali ini Clara masih sadar.


Dia langsung buru-buru keluar dari dalam mobil, tapi tiba-tiba seseorang langsung memukul Clara dari belakang hingga wanita itu tidak sadarkan diri.

__ADS_1


__ADS_2