
Clara terbangun dengan mata yang berkunang-kunang, kepalanya terasa sakit.
"Arg..."
Lalu Clara menyadari jika dirinya berada di sebuah kamar besar dan juga mewah dan tidak ada rantai di tangannya.
"Dimana ini?" Tanya Clara pada dirinya sendiri.
Tapi Clara baru menyadari jika di lehernya ada sebuah kalung, "Kalung apa ini?" Tanya Clara.
Lalu Clara berusaha untuk melepaskan kalung yang seperti kalung Anjing, tapi hal itu sia-sia saja. Kalungnya tidak bisa di lepaskan.
"Percuma saja, kalung itu tidak akan pernah lepas jika bukan aku yang melepaskannya." Ucap Joker yang berada di depan balkon.
"Emm.. Hanya sebuah kalung, tidak akan membuka ku takut." Jawab Clara.
"Kau sangat percaya diri sekali." Ucap Joker, lalu Joker menekan sesuai di pergelangan tangannya.
Seketika aliran listrik yang kuat langsung menyetrum tubuh Clara melalui kalung itu, "Arg..."
Nampak Clara berteriak kesakitan, dengan wajah yang kesal dia langsung melihat ke arah Joker.
"Bagaimana? Apa kau masih bisa berkata seperti tadi?" Tanya Joker dengan senyuman di wajahnya.
"Kau.. Dasar licik." Maki Clara.
"Iya aku memang licik, jika aku tidak licik. Aku tidak akan sampai sejauh ini, aku tidak akan menjadi pria yang disegani oleh banyak orang." Jawab Joker yang sedang membanggakan dirinya sendiri.
Kemudian Clara baru menyadari jika pakaiannya sudah di ganti dengan baju tidur yang sangat seksi, secara spontan Clara langsung mencari selimut untuk menutupi tubuhnya.
"Kenapa? Apa kau malu?" Tanya Joker yang mulai mendekati Clara.
"Dasar b*jingan." Maki Clara.
"Iya aku memang b*jingan dan pria b*jingan ini sebentar lagi akan membuat seorang gadis polos menjadi dewasa." Ucap Joker yang membelai rambut Clara.
Tapi Clara langsung menepis tangan Joker, untuk saat ini Clara tidak bisa melakukan apapun.
Keadaannya sudah sangat terpojok dan dia tidak bisa melarikan diri dengan mudah.
__ADS_1
"Apa yang sebenarnya kau inginkan?" Tanya Clara.
"Aku menginginkan tubuhmu." Jawab Joker.
"Aku sedang tidak main-main, aku tahu kau menangkap ku bukan karena hal seperti itu. Terutama saat kau tahu jika aku adalah Anjing militer, aku yakin ada sesuatu yang kau inginkan." Tebak Clara dengan sorot mata yang tajam.
"Kau memang pintar, aku yakin Nicholas pasti sudah mengajari mu dengan baik." Ucap Joker.
"Jangan sebut nama Tuan ku dengan mulut kotor mu itu." Maki Clara yang tidak terima dengan perkataan Joker.
"Emmm.. Kau masih memanggilnya sebagai Tuan mu? Ingat Lyli. Tuan mu sekarang adalah aku, kau sekarang adalah Anjing ku. Bukan Anjing Nicholas lagi." Jawab Joker.
"Kau bukan Tuan ku.." Jawab Clara.
"Aku adalah tuan mu dan sekarang kau milik ku." Ucap Joker seraya mencengkeram dagu Clara dengan keras.
Tapi wanita itu tetap diam dan menatap tajam ke arah Joker, seakan dia tidak takut dengan ancaman Joker sama sekali.
"Kau sangat keras kepala.." Ucap Joker.
Lalu Joker langsung berjalan menjauh dari Clara, perlahan Joker membuka topeng di wajahnya.
"Aku ingat kau..." Tunjuk Clara dengan mata yang berkaca-kaca.
"Kau mengingat ku? Sungguh, sesuatu yang kebetulan." Jawab Joker.
"Iya, kau adalah bawahan dari Jendral tapi kau sudah mati." Ucap Clara.
"Iya aku memang dia, tapi sayangnya aku belum mati." Jawab Joker.
"Damian, kau sangat hina.." Maki Clara dengan mata yang berkaca-kaca.
"Dan apa kau tahu, siapa yang telah melakukan hal itu? Yang telah memasang bom di gedung itu?" Tanya Joker.
Mendengar hal itu Clara langsung membulatkan matanya, "B*jingan akan ku bunuh kau.." Teriak Clara seraya berlari ke arah Joker tapi pria itu langsung menyalakan listrik di leher Clara hingga wanita itu terjatuh ke lantai.
"Kenapa? Kenapa kau melakukan itu, apa salah Jendral kepada mu?" Tanya Clara dengan mata yang berkaca-kaca.
"Dia telah merebut semuanya dariku, dia memiliki mu. Dan dia yang mendapatkan pujian dari segalanya, hasil yang dia dapatkan bukan murni karena kemampuannya." Jawab Joker yang kembali memakai topeng miliknya.
__ADS_1
"Kenapa kau harus membunuhnya? Kenapa? Kenapa kau harus membunuh jendral!!!" Teriak Clara seraya menangis sejadi-jadinya, dia masih tidak percaya terhadap apa yang telah dia ketahui saat ini.
"Lyli.." Panggil Joker dengan nada yang lebih lembut.
Lalu Clara melihat ke arah Joker, "Kau tahu, dari dulu aku selalu kasian kepada mu. Kau telah di perlakukan layaknya seekor Anjing, meski saat itu usia mu masih sangat muda tapi kau harus menanggung beban hidup yang sangat berat." Ucap Joker seraya membelai rambut Clara.
Lalu Joker memeluk Clara tapi wanita itu langsung memberontak, "Jangan sentuh aku.." Ucap Clara dengan mata yang berkaca-kaca.
Dan inilah titik dimana Clara menunjukkan sisi lemahnya, dia masih tidak bisa berpikir secara jernih. Kematian Nicholas menjadi sesuatu hal yang telah mengguncang jiwanya selama bertahun-tahun.
"Suatu saat kau akan berterimakasih kepada ku karena telah membuat pria itu menghilang dari dunia ini, karena dengan hilangnya pria itu kau sudah bukan wanita yang berlumuran darah seperti dulu." Ucap Joker seraya bangkit dan menatap sosok Clara yang telah duduk dengan raut wajah yang kacau.
"Tapi dia baik kepadamu, kenapa?" Tanya Clara dengan mata yang masih berkaca-kaca.
"Dia tidak baik, tapi kau yang terlalu polos Lyli. Kau telah di tipu oleh pria itu selama bertahun-tahun." Jawab Joker.
Clara langsung menggelengkan kepalanya, "Tidak, jendral tidak akan pernah menipu ku." Jawab Clara.
"Suatu saat kau akan sadar, siapa Tuan yang selalu kau banggakan itu. Tuan yang telah menjadikan mu mesin pembunuh, bahkan dialah iblis yang sesungguhnya." Jawab Joker yang mulai pergi meninggalkan Clara sendirian di dalam kamar.
Untuk saat ini Clara hanya bisa menangis, apa yang di katakan Joker (Damian) membuat otak dan pikirannya kacau, dia tidak bisa percaya apa yang telah dia ketahui sekarang.
Bagi Clara, sosok Jendral adalah orang yang paling dekat dengannya dan Clara tidak percaya jika pria itu adalah orang jahat.
Lalu Clara menyadari jika memang dirinya hanyalah Anjing bagi Nicholas, dan dulu dia rela mengorbankan nyawanya demi Nicholas.
Tapi entah kenapa pemikiran Clara seketika berubah, di dalam hatinya dia tidak ingin di sebut sebagai Anjing Nicholas.
Tapi pemikiran di masa lalunya seperti mengikatnya, "Kenapa aku sangat labil.." Maki Clara pada dirinya sendiri.
Nicholas lah yang telah membebaskan dari panti asuhan dan sudah keajaibannya untuk menuruti semua perkataan Nicholas dan dia tidak boleh marah meskipun hanya sekedar di manfaatkan saja.
*
*
*
Menurut kalian, siapakah sosok yang sebenernya jahat? Apakah Joker atau Nicholas?
__ADS_1