SPY X Bos Mafia

SPY X Bos Mafia
BAB 8


__ADS_3

"Aku akan memberimu uang 1 miliar asal kau mampu untuk membawa Anjing militer itu ke hadapan ku." Ucap Joker dengan nada serius.


"Aku tidak mau.." Jawab Mr. Black.


"Kenapa?" Tanya Joker heran.


"Aku tidak ingin berurusan dengan pihak militer dan termasuk dengan gadis yang kau inginkan itu, sangat merepotkan jika berurusan dengan pihak militer." Jawab Mr. Black.


"Aku tidak senang dengan jawaban mu itu, Mr. Black." Ucap Joker dengan tatapan dingin, meski Mr. Black tidak tahu ekspresi wajah Joker tapi aura dingin seperti keluar dari tubuhnya.


"Lalu kau ingin apa?" Tanya Mr. Black seraya melipat kedua tangannya di atas dada.


"Aku ingin kau mencari wanita itu." Jawab Joker.


"Tapi itu bukanlah hal yang mudah," Jawab Mr. Black.


"Jadi kau tidak mau?" Tanya Joker memastikan.


"Iya aku tidak mau." Jawab Mr. Black tanpa ragu.


Joke pun langsung menghantam meja di depannya dengan kaki kanannya hingga meja itu terbelah, Mr. Black yang berada di depan Joker hanya diam tanpa bergeming sedikitpun.


Tanpa banyak bicara lagi Joker langsung menyerang Mr. Black dengan kakinya, Mr. Black pun langsung menahan serangan kaki Joker dengan sebelah tangannya.


"Sebaiknya kau jangan menggunakan kekerasan sebagai pelampiasan amarahmu." Ucap Mr. Black.


Joker hanya diam seraya tertawa terbahak-bahak, lalu tangannya mengeluarkan sebuah pistol dan mendekatkannya tepat di kening Mr. Black.


"Kau tahu aku kan, aku adalah orang yang tidak suka dengan kata penolakan." Ucap Joker.


"Jika kau masih bilang tidak mau, maka kau akan tahu apa yang terjadi selanjutnya." Sambung Joker.


Tapi Mr. Black hanya diam dan tetap pada pendiriannya. Joker yang marah langsung menembakkan pistolnya tapi bukan ke arah Mr. Black tapi ke anak buah Joker yang berdiri tak jauh dari mereka hingga orang itu mati.


"Sebaiknya kau jangan main-main dengan ku, Mr. Black. Kau harus ingat siapa yang telah menolong mu dulu, jika bukan karena aku mungkin kau sekarang sudah mati." Jawab Joker.


Mendengar perkataan Joker, Mr. Black hanya diam dan bangkit dari tempat duduknya.

__ADS_1


"Akan ku usahakan.." Jawab Mr. Black seraya pergi meninggalkan Joker.


Joker hanya diam seraya melihat kepergian pria itu, lalu salah satu anak buahnya datang dan mengatakan jika orang yang telah berkhianat kepadanya telah di tangkap.


Joker yang mendengar hal itu pun tersenyum, berita ini datang di waktu yang tepat. Saat ini dia sedang di landa amarah dan rupanya ada orang bodoh yang mau menjadi pelampiasan amarahnya.


Anak buah Joker langsung menyeret orang yang telah berkhianat kepadanya, Joker melihat pria itu dengan tatapan menghina. "Bagaimana, apa kau sudah menikmati liburan mu di luar negeri?" Tanya Joker.


"Keparat kau Joker.." Maki pria itu.


Joker dengan keras langsung menendang wajah pria itu hingga wajahnya berdarah. "Beraninya kau memakiku," Jawab Joker.


Lalu Joker langsung menyuruh anak buahnya untuk memasukkan pria itu ke dalam samsak (Guling untuk tinju), Joker dengan senyuman di wajahnya mulai memakai sarung tinju dan meninju samsak yang berisikan orang yang telah berkhianat kepada Joker.


Dengan penuh semangat Joker terus meninju samsak berisikan orang itu, hingga darah mengucur dari sela-sela samsak yang sedikit robek.


Melihat itu Joker tersenyum puas, lalu dia langsung pergi meninggalkan ruangan itu. Kemudian anak buahnya langsung mengurus orang yang berkhianat kepada Joker.


Kini Joker berada di sebuah ruangan, dia masih memikirkan tentang Anjing militer yang sangat ingin dia dapatkan.


Lalu anak buahnya memanggilnya jika pihak militer telah datang untuk memeriksa barang pesanan mereka, mendengar hal itu ada sebuah ide di otaknya.


"Bawa mereka pergi ke ruang tunggu yang nyaman dan ingat siapkan minuman dan makanan ringan." Ucap Joker.


"Baik Bos." Jawab anak buahnya.


Kini Joker berjalan ke sebuah ruangan dengan pintu yang besar dan saat di buka rupanya sudah ada pihak militer yang tengah menunggu kedatangannya.


"Selamat datang.." Sambut Joker.


"Tidak perlu basa-basi, mana senjata yang kami pesan." Jawab seorang anggota militer.


"Ah.. Ada kabar buruk dengan senjata itu, senjata itu sekarang sangat sulit di dapat karena produksinya yang kurang dan terpaksa aku harus menaikkan harga 2 kali lipat." Jawab Joker.


Brak...


Tiba-tiba salah satu anggota militer menggebrak meja di depannya. "Jangan main-main dengan kami, Joker." Ucap Felix salah satu petinggi di militer.

__ADS_1


"Untuk apa aku bermain-main dengan kalian berdua? Kalian adalah pelanggan ku yang berharga dan aku tidak berani bermain-main." Jawab Joker.


"Tapi kau tidak bisa menaikkan harga barang begitu saja.." Jawab Felix kesal dengan keputusan Joker yang menaikkan harga senjata secara sepihak.


"Aku mohon tenang dulu, bagaimana jika aku memberikan salah satu penawaran. Dan pastinya ini akan menguntungkan bagimu." Ucap Joker kepada Felix.


"Penawaran apa?" Tanya Felix seraya duduk kembali di kursinya.


"Aku ingin mendapat informasi tentang Anjing militer." Ucap Joker yang langsung mengungkapkan niatnya.


Felix sedikit tersentak saat mendengar perkataan Joker karena seingatnya hanya orang-orang tertentu yang mengetahui tentang Anjing militer itu. Dan bahkan prajurit biasa pun tidak mengetahui akan hal itu.


"Apa maksudmu? Kau ingin seekor anjing?" Tanya Felix yang pura-pura tidak paham.


"Pak Felix, aku yakin kau bukan orang bodoh. Kau pasti paham apa maksud dari perkataan ku." Jawab Joker serata tersenyum di balik topengnya.


"Darimana kau tahu tentang hal itu?" Tanya Felix.


"Itu sudah rahasia umum, dan bagaimana?" Tanya Joker.


"Itu adalah rahasia pihak militer dan aku tidak akan membocorkannya." Jawab Felix.


"Sungguh? Bagaimana begini saja, aku akan memberikan diskon 70% untuk pemesanan senjata kali ini dan sebagai imbalannya aku menginginkan semua informasi tentang Anjing militer itu." Ucap Joker memberikan penawaran yang sangat menggiurkan.


"Tidak.." Jawab Felix.


"Sungguh? Jika kau tidak suka, kau bisa membeli senjata di Edward. Kau tahukan pria tua itu tidak akan pernah sebaik aku.." Ucap Joker.


Mendengar perkataan Joker Felix pun terdiam, yang di katakan oleh Joker memang benar. Jika mereka membeli senjata dari Edward harganya akan jauh lebih tinggi dan lagi penawaran yang Joker berikan sangat menggiurkan.


Menurut Felix, informasi tentang Anjing militer itu tidaklah terlalu penting dan jika memberikan informasinya kepada Joker tidak akan berakibat buruk pada reputasi militer.


"Bagaimana? Apa kau sudah membuat keputusan? Tapi tenang saja aku tidak akan memaksamu jika kau tidak ingin."


"Baiklah, aku akan memberimu informasi tentang Anjing militer itu tapi kau harus menepati perkataan mu."


"Baik, kau tenang saja. Aku adalah orang yang tidak pernah ingkar janji."

__ADS_1


__ADS_2