
π»Hari demi hari,bulan demi bulan telah dilalui, Farel dan Nasya yang orang tua nya bersahabat akhirnya mereka bersahabat juga, malahan Farel nampak seperti kakaknya Nasya karena setiap aktivitas Nasya selalu diawasi Farel,bagaimana ia disekolah,bagaimana saat Nasya berdua-an dengan Fandy, bagaimana saat ia bergaul dengan teman teman nya,bagaimana Nasya mengerjakan PR Farel selalu membantu Nasya karena Nasya sering kesulitan ,Mama Nasya juga tidak membatasi Farel datang kerumah Nasya,Keluarga mereka saling dukung . hubungan mereka sudah sangat erat sejak masa SMP.
*bagaimana kalau mereka bersatu ya? apakah reader juga punya pertanyaan yang sama dengan author?π simak aja terus jangan sampai ketinggalan.*
πΌ
Tak terasa sudah 2 tahun waktu berjalan. kini mereka telah menginjak masa kelas 3 SMP. dan dekat dengan kelulusan sekolah.. yang artinya.. Nasya diperbolehkan untuk menjalin kasih.
Pada saat libur sekolah Nasya dan kedua sahabatnya Melly dan Ranti pergi berjalan-jalan ke Mall. mereka berniat akan menonton film dan makan di cafe tongkrongan mereka.
Setelah sampai di Mall Citra Niaga
"Guys, kita makan dulu atau nonton dulu nih?" tanya Melly pada Nasya dan Ranti.
"Makan aja deh dulu ,biar ada tenaga waktu nonton..." "iya makan aja dulu yok" ucap Nasya dan Ranti berbarengan.
Kemudian mereka menuju Cafe favorit mereka ,kemudian mereka memesan makanan favorit mereka masing-masing.
Setelah makan, mereka berjalan menuju gedung bioskop yang ada di Mall tersebut.
Mereka bermaksud untuk menonton film yang berjudul "Ku jemput cintamu" yang dimainkan oleh Aktor dan Aktris favorit mereka. setelah memesan 3 tiket dan mengambil cemilan dan minuman secukupnya. mereka pun masuk ke studio.
Mereka memilih tempat duduk di bagian paling atas dan dibagian pojokan. supaya terasa nyaman saja gumam mereka.
Saat film mulai ,mereka bertiga menatap layar dengan penuh antusias.
di seperempat film, Nasya ingat sesuatu bahwa Fandy sebentar lagi akan mendatangi Papanya untuk melamarnya seperti apa yang di janjikan Fandy kepadanya. Nasya merasa terharu ditambah dengan film nya yang bersuasana sedih,ia pun menangis tanpa diketahui oleh kedua sahabatnya.
πΌ Dirumah Fandy
Mengingat akan janji nya kepada Nasya,perasaan nya menjadi tidak karuan ditambah dengan hubungan mereka yang telah berjalan 2 tahun. itu bukan lah waktu yang sebentar ditambah lagi mereka yang sudah hampir putus saat kelas 7.
"Ya tuhan ,aku sangat mencintainya. bagaimana caranya agar aku dan dia tidak akan berpisah" ucap Fandy dalam hati sambil membuka galeri foto dan memandangi foto Nasya yang manis itu.
"Cantik sekali,manis seperti gulali dan sempurna" ahh aku sudah sangat tergila gila padanya. gumam Fandy dalam hati
Saat membuka dan menggeser galeri,tiba tiba Fandy mendapat foto mesum masuk kedalam galerinya, ia bingung dapat dari mana karena ia tidak pernah menyimpan foto seperti ini. kemudian ia membuka whattsapp hendak mengecek apakah foto ini berasal dari grup dengan teman teman nya. ternyata benar. teman teman nya disitu sedang membahas konten dewasa, bagaimana ,cara dan tips langgeng dengan pasangan. tentu saja Fandy langsung kaget dan berkata di grup.
"Woi,hapus ginian, ga bagus tau bahas beginian!" ketik Fandy dengan emosi.
__ADS_1
beberapa detik kemudian Kevin membalas "udah lah kaga usah munafik,loe mau ga giniin Nasya, biar dia ga lari kemana mana ,hahahah sambil mengirim emoticon ketawa" teman teman yang lain juga tertawa dan meledek Fandy.
disitu Fandy hanya terdiam karena kesal di ejek dan ia pun keluar dari aplikasi whattsapp dan tidak memperdulikan notifikasi yang masuk.
Saat ia melamun dan memikirkan perkataan Kevin yang menyebalkan itu, seketika juniornya berdiri, ia pun kaget kenapa bisa ini terjadi . lalu ia mulai berpikir "Apakah cara Langgeng harus dengan cara seperti itu" ucap Fandy sambil berusaha menurunkan juniornya. Perasaan yang tidak karuan pun mulai merasuki pikirannya ,ia akhirnya memutuskan untuk tidur saja di siang hari itu.
DiMall, Nasya dan kedua sahabatnya telah selesai menonton film ,kemudian saat mereka berjalan- jalan menelusuri Mall ,tiba-tiba Nasya mendapat telfon dari Bimo teman sekelasnya.
"eh guys bentar bentar aku angkat telfon dulu" ucap Nasya kepada sahabatnya dan menyuruh mereka berhenti sejenak.
"Halo kenapa bim?" tanya Nasya kepada Bimo.
"Loe dimana?" tanya Bimo.
"ini aku lagi di Mall Citra Niaga ,bertiga sama Ranti dan Melly." jawab Nasya.
"Kebetulan banget ,Loe sekarang ke gedung silat yang ada di samping Mall deh sekarang, " ucap Bimo pada Nasya.
"Emang ada apa disana?" tanya Nasya dengan polos.
"Farel kelahi" jawab Bimo dengan samar samar karena suasana di tempat bimo sedang ramai .
"belum sempat Bimo memberitahu hal yang sebenarnya Nasya sudah menutup telfonnya saja" ucap Bimo pada ponselnya kemudian menyimpan ponselnya disaku celana.
Sesampainya ditempat Silat, Nasya segera mencari Bimo ternyata Bimo ada di depan sedang menonton silat itu, "ayoo rel terus kalahin,banting" teriak Bimo pada Farel.
Nasya memukul lengan Bimo ," Bim .. mana kelahi.." tanya Nasya .
"Itu liat didepan " ucap Bimo dengan semangat.
"Lu bilang Farel kelahi......" ucap Nasya geram.
"Yaelah gue tadi mau ngelanjutin eh malah lo matiin telfonnya,gua mau bilang kalo Farel lagi kelahi di panggung silat haha." jawab Bimo sambil tertawa .
Nasya pun memandang Bimo dengan sinis karena dia sudah panik sekalinya apa yang terjadi tidak sesuai dengan kepanikan nya.
"Ayoo rel terus... " ucap Ranti sambil berteriak.
"Ahh Farel cool abis dah... π, Sya boleh kan Farel sama gue ,cocok ga ? nanti kan Farel bisa jagain gue berkat ilmu silatnya" ucap Melly penuh harap.
__ADS_1
Nasya yang masih ngerasa panik hanya bisa terdiam ,kemudian ia teringat akan ilmu silatnya yang diajarkan ayahnya sendiri dahulu,sangat mirip dengan silat yang diperagakan oleh Farel di arena itu. Ternyata babak akhir telah usai lalu juri memutuskan bahwa Farel lah pemenangnya. akhirnya setelah menerima hadiah ,Farel meninggalkan Area dan akan menuju ruang ganti baju.
"Ayo ayoo kita keruang casting" ajak Bimo sambil berjalan kearah ruang casting. Nasya,Ranti,dan Melly mengikuti dari belakang.
Sampai diruang casting ,ia tidak menemukan Farel, kemudian Farel muncul dari pintu dan melihat Nasya.
"Nasya... kamu ngapain disini" tanya Farel dengan heran.
Nasya mendekati Farel dan melihat wajah Farel untuk memastikan bahwa tidak ada luka di wajahnya.
"Wahh... selamat selamat kamu menang... seru Nasya sambil memeluk Farel" Farel membalas pelukannya dan tak lama Nasya melepaskannya .
"kamu kasih tau mereka bim? " tanya Farel kepada Bimo.
"Iya,soalnya mumpung mereka ada didekat sini jadi aku suruh aja kesini sekalian. " jawab Bimo.
"emang kalian tadi darimana?" tanya Farel kepada Nasya,Ranti,dan Melly.
"Kami dari Mall samping itu" "btw selamat yah rel.. kamu jago banget tadi" ucap Melly kagum. "Iyaa ... aku pikir kamu jago dalam pelajaran aja sekalinya bela diri juga" Ucap Ranti dengan penuh pesona.
Mendengar semua ungkapan sahabatnya Nasya hanya tertawa sambil duduk di kursi diruangan casting.kemudian melirik kearah hadiah yang dibawa Farel.
"Wah lumayan hadiahnya.. mau kamu apakan rel..." tanya Nasya sambil duduk.
"Mau aku simpan,lumayan untuk tabungan masa depan" jawab Farel sambil mengemasi barang barangnya itu.
"Uhuyy.... masa depan sama siapa nih" ledek Bimo ,Ranti ,dan Melly.
"Sama aku dong...." jawab Melly penuh rasa percaya diri.
Mendengar ledekan teman teman nya Farel hanya tertawa . begitupula dengan Nasya .
Tak lama,mereka keluar dari tempat itu dan pulang kerumah masing masing.
Β
π»π»π»
Β
__ADS_1