Story Of Love Life

Story Of Love Life
BAB 5 "MURID BARU"


__ADS_3

🌼Disekolah


Pagi pagi sekitar pukul 6.20WIB nasya sudah berada didalam kelasnya ,karena ia harus mengurus dan menyelesaikan Agenda nya untuk diserah kan pada wali kelasnya saat jam pelajaran kedua nanti.


"aku harus selesain ini agenda,kalau engga bu Farah marah dan dikiranya nanti aku gabisa di titipin Amanah" sambat Nasya dalam hatinya.


"uy, Sya" sapa Melin Wakil ketua kelasnya.


"iya mel" jawab Nasya.


"udah selesai ni agenda? ingat bu Farah bakal nagih ni agenda pas jam ke 2 nanti loh" tegur Melin pada Nasya.


"udah dong... ini tinggal di susun lagi aja biar rapi eheheh" jawab Nasya sedikit sombong haha.


"Wah,Untung deh. biasanya kan loe pelupa hahah" jawab Melin sambil tertawa.


"Kali ini engga, ehh tau ga sih dikelas kita bakal ada Anak Baru" ucap Nasya memberi tahu Melin.


"Ah yang bener loe, siapa siapa?? cewek atau cowok?" balas Melin kepo


"Cowok ,Namanya..... " Nasya tidak melanjutkan


"Namanya siapa?" tanya Melin serius.


"Nanti loe bakal tau sendiri pas perkenalan nya dia didepan kelas" jawab Nasya.


"Wah... parah loe gamau kasih tau. ,btw kok loe bisa tau sih?" jawab Melin serius.


"Iya ayah dia teman papaku. tadi malam dia kerumah ku sekeluarga haha " jawab Nasya santai dan tertawa simpul.


"ganteng ga?? " tanya Melin kepo dan bersemangat

__ADS_1


"Lumayan sih,gue gabsa bilang dia ganteng karena gue punya doi haha" jawab Nasya sambil tertawa.


"Ah tau aja nih yang baru jadian.... ciee.. ciee... " jawab Melin dengan semangat. "btw bagi PBJ dong ,loe parah ga ada traktiran habis jadian gini.. ingat kita rekan kerja loh haha" jawab Melin lagi.


"Minta sama dia aja deh ,gue males hahaha" jawab Nasya dengan tertawa.


kemudian selang beberapa menit ,kelas mereka telah ramai dengan murid dikelas itu. jam 7.30 kemudian bel masukan berbunyi.


Bu Vina masuk kelas untuk mengajar pelajaran Matematika.


"Anak anak hari ini kita kedatangan teman baru , Silahkan Nak masuk". bu vina mempersilahkan murid baru itu masuk yang tak lain adalah Farel.


Saat Farel masuk,semua murid tercenggang dengan ketampanan Farel ,dan penampilannya yang sangat jauh beda dengan kebanyakan cowok lain.


"Sya,ini Cowok yang loe maksud, ganteng banget gelaaaaa....." ucap Melin kepada Nasya.


"Iya... btw dia biasa aja ah wkwkwk" jawab Nasya sambil tertawa.


"Hai teman teman ,perkenalkan Saya Alvaro Farel Luckywardana. Saya pindah dari Stokrford Thailand karena saya sekarang tinggal di Indonesia,salam kenal semua" Perkenalan Farel dengan teman sekelasnya sambil tersenyum.


"Sudah sudah,kalau mau kenalan saat jam istirahat saja. Farel , silahkan duduk ditempat yang kosong ya" ucap bu Vina kepada Murid lain dan juga Farel.


"Terimakasih bu," jawab Farel dengan sopan.


Farel menemukan tempat duduk di belakang Nasya yang kebetulan kosong.


Farel hanya diam saja karena mengingat apa yang terjadi tadi malam.


"Hai,Rel.." sapa Nasya kepada Farel tanpa merasa bersalahpun wkwk.


"Hai... btw tempat duduknya cuma ada ini yah yang kosong?" tanya Farel pada Nasya.

__ADS_1


"Iya nih,kenapa ? kamu ga mau ya duduk dekat aku" jawab Nasya dengan ketus karena mengira bahwa Farel risih duduk dekatnya karena semalam Nasya ingat kalau Farel hanya diam saja saat duduk disamping Nasya, yang sebenarnya Farel itu canggung.


"eh engga engga, ini dibelakang... aku biasanya duduk di barisan depan." jawab Farel menyakinkan Nasya bahkan tuduhannya salah. karena memang posisi duduk Farel ada dibarisan ke 3 tepat di belakang Nasya.


"Udah gapapa, loe pintar kan ,pasti keliatan haha" jawab Nasya dengan santainya.


Farel terdiam sambil bergumam dalam hati "apa hubungan nya pintar sama keliatan? perasaan keliatan itu pakai mata deh,asal nyebut aja ini cewek, sambil tersenyum tipis dan menatap Nasya dari belakang"


pelajaran sedang berlangsung


Saat Bu Vina sedang menjelaskan ,Farel ,Nasya dan semua murid di kelas itu mengikuti dengan serius.


Saat bu Vina memberi Soal yang pembahasan nya ada pada kemarin ,Bu Vina bertanya pada murid ,"Ayo Siapa yang mau mengerjakan ke depan?"


sebelum semua murid rebutan mengangkat tangan nya, Farel lebih dulu menjawab, "Persilahkan Saya bu".


"Farel bisa? ,silahkan maju ke depan"


Lalu Farel berjalan kedepan yang membuat teman sekelasnya bertanya tanya : " kok dia berani maju padahal murid baru??"


Soal Matematika itu pun selesai dikerjakan oleh Farel dan ternyata jawabannya Benar.


Semua murid makin tercenggang di buatnya.


"jawabannya sangat tepat ya, dan caranya ... Woow sangat sistematis daripada cara ibu, Apa saja yang kamu capai selama di Thailand Nak??" tanya bu Vina dengan sejuta bahasa kagum.


"Hehe,saya hanya belajar biasa kok ,bu" jawab Farel dengan tersenyum.


Kemudian Farel melihat Nasya dan Nasya pun berteriak "Wah... pintar pintar !!" Seru Nasya dengan keras sambil menepuk tangan dengan semangat dan teman sekelasnya pun ikut bertepuk tangan.


 

__ADS_1


💚💚💚


 


__ADS_2