
🌻Pukul 9 pagi.
Nasya ,Melly dan Ranti berangkat dari rumah Nasya kemudian menuju Mall Merpati Central Plaza. Mereka hendak menonton bioskop terlebih dahulu sebelum berangkat ber rekreasi,karena libur hampir usai,maka mereka memanfaatkan untuk piknik sederhana.
Sementara itu, Fandy sedang menunggu Felly berobat di rumah sakit Medika Husada.
Fandy melirik jam ,sudah 30 menit waktu Fandy menemani Felly.
"Felly lama sekali " gumam Fandy dalam hati .
Tak lama Felly muncul dengan wajah memelas sambil menjelaskan penyebab ia lama didalam ruangan itu, Fandy pun mengiyakan lalu berdiri dan berjalan kearah pintu keluar.
Felly membuntuti Fandy dari belakang, awalnya ia tampak kesusahan mengikuti langkah kaki Fandy ,namun akhirnya sampai juga.
"Bisa tidak sekalian temani aku belanja, ibuku tadi memesan sesuatu kepada ku," ucap Melly sambil ngos-ngosan karena sedikit berlari tadi .
"kemana? lagian kau sakit seharusnya kau istirahat ," ucap Fandy sambil membuka pintu mobil dan masuk kedalamnya .
Sambil membuka mobil dan duduk di samping Fandy ,Felly menjelaskan.
Akhirnya Fandy hanya mengangguk kemudian memerintahkan sopir pribadinya untuk meluncur ke Mall Merpati Central Plaza.
🌼Di Mall Merpati Central Plaza
Nasya dan kawan-kawannya sedang menonton film horor di bioskop,rupanya filmnya sisa 30 menit lagi.
Mereka menatap layar dengan serius, sesekali Melly, Nasya ,dan Ranti menutup mata mereka karena tidak kuat melihat adegan horor di film tersebut, Namun ada satu orang yang nampak agak biasa saja dengan film tersebut, yaitu Nasya .
Ia malah sibuk melahap popcorn nya dan meminum kopi Starbucks nya dengan santai. Kedua temannya hanya heran melihatnya kemudian mereka berdua kembali menatap layar sambil berteriak kaget,dengan refleks kaget Nasya juga ikut berteriak. lebih tepatnya lagi seluruh penonton yang berada disitu ikut berteriak karena ketakutan.
Fandy dan Felly sampai di Mall itu .
Fandy dengan wajah datar bertanya "mau belanja apa ,aku harap sebentar saja ya" ucap Fandy sambil menatap Felly.
Felly menatap Fandy juga dan menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
Mereka memasuki mall ,Felly nampak sangat ingin dekat dengan Fandy, ia membuntuti ,kemudian berjalan bersampingan dengan Fandy sesekali meraih tangan Fandy, namun karena sikap acuh Fandy tersebut Felly menjadi kesusahan meraihnya.
Tetapi,ia tidak pantang semangat,ia terus berjuang tidak menyerah sampai benar-benar mendapatkan perhatian Fandy.
Sesampainya di tempat kosmetik, Felly menyuruh Fandy duduk dibangku yang disediakan disitu,kemudian Felly memilih Make up yang akan ia beli yang ia alasankan bahwa mamanya yang menyuruhnya ,padahal tidak .
Melihat Felly kebingungan memilih ,Fandy menjadi heran sendiri, kemudian bergumam "Katanya disuruh mamanya ,kok sampai sini ia tampak kebingungan dengan apa yang akan ia belanjakan" gumam Fandy dalam hati tapi akhirnya mengabaikan nya saja.
🌼
Sementara itu, Nasya dan kawan-kawannya telah selesai menonton dan keluar dari bioskop. mereka kelaparan dan hendak mencari tempat makan, mereka pun memutuskan untuk pergi ke Solaria langganan mereka .
Karena Mall itu begitu luas ,mereka pun sambil berjalan-jalan mengelilingi Mall. mereka mampir dulu di toko tas antik hendak membeli tas yang terbuat dari rotan untuk menaruh makanan mereka selama piknik nanti.
Setelah mereka mendapatkan tas tersebut, mareka mampir lagi ke toko makanan ringan,hendak membeli beberapa camilan untuk persediaan tambahan cemilan mereka. Setelah selesai,mereka pun menelusuri Mall lagi.
Sementara itu ,Fandy mengajak Felly untuk segera pulang,karena sudah lama sekali ia menemani Felly. Felly pun menganggukan kepalanya dengan pasrah .
Namun didalam hati kecilnya, Felly selalu ingin berdua dengan Fandy, akhirnya Felly mencari cara agar ia tetap bisa berdua dengan Fandy.
Fandy yang melihat itu ,hanya heran dan bertanya " kamu kenapa? padahal tadi baik-baik saja " ucap Fandy sedikit tidak sabaran karena ia memang sudah sedari tadi ingin pulang.
"Gak tau ini ,tiba-tiba kakiku keram.. bisa kah gendong aku... " rengek Felly meminta pertolongan kepada Fandy.
Fandy pun menolak,karena baginya itu hal memalukan,karena harus menggendongnya di Mall seperti itu. Namun karena Felly terlihat seperti sangat kesakitan ,ditambah lagi tadi ia habis berobat,Fandy pun menjadi sangat tidak tega, akhirnya ia mau saja menggendong Felly sampai ke pintu keluar Mall.
Saat di perjalanan Fandy harus melewati eskalator sambil menggendong Felly, orang-orang pun memandangi mereka sambil tertawa. Melihat itu tentu saja membuat Fandy menjadi sangat malu,ia pun akhirnya menurunkan Felly didepan Solaria.
"Aku malu sekali, semua orang menatap kita sambil tertawa,aku juga tidak ingin terlalu dekat denganmu karena aku adalah pacar Nasya. " ucap Fandy dengan wajah marah dan diiringi dengan nada emosi.
Mendapat bentakan dari Fandy, Felly menangis tersedu-sedu disitu, ia menangis bak anak kecil meminta permen kepada ayahnya, tangisannya sangat memalukan sehingga Fandy menjadi merasa serba salah,ia pun menggendong Felly lagi dengan wajah datar ,namun Felly tetap menangis, dengan keadaan menggendong dipundaknya ,tangan kanan Fandy mengusap air mata Felly sambil tersenyum agar Felly berhenti menangis.
Sialnya, saat itu juga Nasya dan kawan-kawannya sudah sampai di Solaria, ia pun melihat Fandy menggendong seorang gadis yang tak lain adalah Felly teman sekelasnya ,Nasya tentu saja mengenalnya karena Nasya adalah anak yang aktif di sekolah.
Melihat itu ,Nasya hanya diam dengan mata berkaca-kaca, Melly yang sedari tadi berada di samping Nasya memperhatikan Nasya,kemudian ia mengikuti sorotan mata Nasya yang menuju Fandy dan Felly ,Nasya mulai terlihat bersedih,Melly pun akhirnya meneriaki Fandy dan membuat hampir semua orang di Mall itu menoleh.
__ADS_1
"Hei, mesra banget yaa sama cewek lain" Ucap Melly sambil memergoki Fandy
Fandy langsung menoleh dan menurunkan Felly dan mendudukannya di kursi istirahat yang ada ditempat itu.
"Ternyata ini kelakuan loe Fan, loe asik-asikan berduaan sama cewek lain,sampai gendong-gendongan begini!. apa maksudnya" Gertak Melly dengan sangat marah karena ia tidak terima sahabatnya di sakitin oleh pacar tak tau di untung.
Fandy kebingungan akan gertakan itu,ia mencoba menjelaskan namun Melly selalu ngegas ,akhirnya suasana didepan Solaris itu tampak ramai oleh sorotan mata pengunjung mall.
Nasya di seberang sana hanya menunduk, Ditemani Ranti yang menenangkan nya, Nasya merasa Melly sudah membuat semua orang tertuju pada mereka ,Nasya pun menghampiri Melly.
Sambil berjalan ke arah Melly ,Fandy ,dan Felly.
"Udah gak apa apa Mel.." ayo kita makan aku lapar . ucap Nasya tanpa melirik Fandy sedikitpun.
"Sayang .. aku ga maksud,kamu salah paham sayang .. aku" ucap Fandy namun Felly menyela sambil berkata " Fandy menyayangiku ,makanya ia mau memanjakan ku" ucap Felly sontak saja dengan maksud agar semua orang mengetahui bahwa Fandy menyayanginya.
Mendengar penjelasan Felly ,Nasya kehilangan kendali kemudian mendatangi Felly dan berbicara kepadanya.
"Eh cewek , gak perlu asal ngomong, aku percaya kok sama Fandy, loe terkenal suka menggoda cowok-cowok di sekolah! siapa yang mau percaya sama loe" Ucap Nasya sambil membelo' kan matanya.
"iya loe jadi cewek ga tau diri banget ya.. udah jelas jelas loe jadi pelakor ,masih aja ngaku ngaku gitu" ucap Melly lagi.
"idih pelakor... jangan sampai cowok gua loe pelakorin juga" ucap Ranti ikut-ikutan.
Mereka bertiga pun mengejek Felly disertai tatapan tajam mereka ,melihat perlakuan seperti itu Felly menjadi kesal karena merasa dipermalukan kemudian ia meninggalkan mereka,dan juga Fandy, melihat kakinya yang ternyata baik-baik saja Fandy menjadi semakin geram "jadi ia menipuku..." ucap Fandy dengan kesal.
Nasya menatap Fandy dengan pandangan kesal ,kemudian meninggalkan Fandy. Fandy mengejar Nasya kemudian menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi,namun karena Nasya terlanjur merasa kesal dengan Fandy, Nasya pun tidak menghiraukannya.
"Lain kali hati-hati jangan gampang tergoda sama cewek" ucap Melly dan juga Ranti sambil mengejar Nasya yang menuju Solaria.
"Hei... siapa juga yang tergoda dengan dia" ucap Fandy berteriak dengan tatapan bersalahnya.
💚💚💚
Guys, pesan author untuk readers,
__ADS_1
buat para pembaca dimohon kalau ada kritikan tulis aja disini gkpp ,biar author tau letak kekurangan author dimana ya.. saling mengingatkan kan bagus tuh.. dan jugaa author masih pemula ya belum ada sebulan jadi penulis. jadi maklumin . author cuma lagi berusaha jadi yang terbaik. do'ain aja oke...!😊