Story Of Love Life

Story Of Love Life
BAB 14 "TEMAN KECIL"


__ADS_3

🌻Deby datang tepat pukul 09.00 ,Nasya pun menyambutnya dengan bahagia.


"Nasya..... aku kangen" ucap Deby sambil memeluk Nasya dengan erat.


"Aku juga...... ,ayo masuk deb. kita ke kamarku aja ya" pinta Nasya.


"iya.. mana Mama kamu,aku mau ketemu dulu" jawab Deby.


Tak lama mamanya Nasya muncul "wah.. sudah datang Deby.. " kemudian Deby mencium punggung tangan Mama nya Nasya dan kemudian menanyakan Pak Will dan Verrel,karena Verrel dan Papanya tidak libur maka mereka tetap menjalankan aktivitas seperti biasanya. setelah berbincang bincang dengan mama, Deby dan Nasya ke kamar Nasya. setelah sampai Deby menaruh barang barang Nasya di sisi tempat tidur Nasya kemudian Nasya menyuruh Deby istirahat dahulu.


"Wah sudah lama aku tidak merebahkan diri dikamarmu, terakhir pas kita berumur 10 tahun ya" ucap Deby kepada Nasya.


"iya.. masih ingat aja kamu" jawab Nasya sambil tertawa.


"Tentu saja aku ingat,aku tidak mudah melupakan teman masa kecilku" jawab Deby dengan serius.


Nasya tersenyum kemudian Nasya bergerak ke arah kulkas makanan yang ada di dalam kamarnya, lalu mengeluarkan cemilan serta minuman dari dalamnya. kemudian menawarkan pada Deby .


"ini... minuman kesukaanmu dulu.." sambil menyodorkan minuman berbotol yang ia pegang. ucap Nasya.


"wah... kamu masih suka minum ini sampai sekarang" ucap Deby kepada Nasya.


"tentu saja,selain rasanya enak ,ia juga fleksibel". jawab Nasya. Mari makan cemilan ini,ada beberapa yang aku buat sendiri dengan mama ada juga stok dari luar yang aku beli " ucap Nasya lagi.


"Baiklah,sya". ucap Deby.


Kemudian mereka mengobrol panjang lebar,tertawa ,bercanda. sampai Deby meluncurkan pertanyaan.


"Siapa pacarmu ,Sya" tanya Deby kepada Nasya.


"ada, teman satu sekolah .tapi tidak satu kelas ,namanya Fandy "


"sudah berapa lama?" tanya Deby.


"2 tahun" jawab Nasya singkat.


"oh begitu..." jawab Deby singkat sambil melamun.


"kenapa ? ,btw siapa pacarmu" tanya Nasya kepada Deby"

__ADS_1


"Aku baru saja putus 2 bulan lalu, dia selingkuhin aku ,Sya..." ucap Deby dengan mata berkaca-kaca.


"benarkah,siapa lelaki itu? biar aku kasih pelajaran dia" ucap Nasya terhadap pernyataan Deby.


"Tama, dia ketawan selingkuh selama aku di itali. langsung saja aku putusin dia" jawab Deby setengah melamun.


"oh dia orang indonesia,aku kira orang italia,memang ya laki laki sekarang susah dipercaya" jawab Nasya dengan nada kesal.


"begitulah... Tapi Fandy aman aja kan" ucap Deby kepada Nasya.


"Alhamdulillah saja ,aman.. sejauh ini dia belum ada kepergok atau apapun itu" jawab Nasya santai.


"Tapi kamu harus berhati hati juga ,Sya" ucap Deby lagi.


"siap!.." jawab Nasya sambil tersenyum.


"Oh iya ,aku beli ini untuk kamu,nanti kamu pakai ya ,Sya.." ucap Deby kepada Nasya ,kemudian menyodorkan tas belanjanya.


"Apa ini... wah baju... cantik sekali... " akhir akhir ini banyak yang mau aku jadi cwe ya hihi." Jawab Nasya sambil membahas ke tomboy an nya selama ini .


"iya, sudah sudah kamu bertingkah tomboy, kamu harus menjadi perempuan normal." ucap Deby pada Nasya , "oh iya ini juga ,makanan dari itali sekalian oleh oleh buat keluargamu ,Sya .." ucap Deby sembari menyodorkan barang barang yang akan diberikan kepada Nasya.


"wah terimakasih Deb... " banyak banget dah ini" ucap Nasya.


"tentu saja, silahkan" ucap Nasya sambil merapikan barang barang.


Tak lama Deby pun tertidur,Nasya keluar kamar dan membawa makanan pemberian Deby dan kemudian menaruh di lemari dan kulkas dapur. setelah selesai Nasya berniat kembali. Namun saat melewati ruang keluarga ia mendapati Mama nya sedang menonton televisi ,ia tidak tega melihat mamanya sendirian ,kemudian Nasya bergerak ke dapur untuk mengambil cemilan dari Deby tadi kemudian membawa nya keruang keluarga untuk dibawakan pada Mamanya .


"Mah.. ini dari Deby.. sisanya ada di lemari dan kulkas" tutur Nasya.


"Wah repot repot sekali Deby ,mana Deby nya nak.. " tanya Mama Nar kepada Nasya.


"Dia tertidur ,mah, dia kecapekan. jadi Nasya tinggal dulu selagi Dia tidur. " jawab Nasya sambil memakan cemilan.


"kamu ga tidur juga?" ledek mama nya sambil tertawa.


"tidak ma,Nasya ga ngantuk,Nasya mau temani mama aja ..." ucap Nasya dengan manja.


"mama juga kalau kamu tinggal sekolah sendirian kok, tapi sini sini.. sama mama jadi teman ngobrol" ucap mama sambil memakan cemilan .

__ADS_1


"Mah..." ucap Nasya.


"kenapa nak.." ucap mama nya.


"Apa tanggapan Mama kalau Nasya punya pacar" tanya Nasya kepada mamanya.


"Ya tidak apa apa ,asal tau batasan" jawab Mama singkat.


"Kalau papa ? " tanya Nasya


"Kalau papa tentu saja kalau sekarang tidak boleh, papa tetap mau kamu sekolah dulu yang fokus,baru setelah lulus sekolah boleh pacaran" jawab Mamanya sambil mengelus kepala Nasya.


"oke..." jawab Nasya sambil tersenyum.


Beruntunglah Mamanya tidak memperpanjang pertanyaan ,malah membahas yang lain.


"Nak... nanti sore kita ke Mall ya.. ajak Deby juga ya " pinta mama nya.


"Mau ngapain ma.." tanya Nasya dengan polos.


"ya jalan jalan lah nak... lama sudah kamu dan Deby tidak berjalan jalan,sekalian sama Mama nanti biar mama yang teraktir. Tabungan Nasya aman kan,uangnya kurang kah nak?" tanya Mama nya.


"cukup ma, dan tidak kurang.. makasih ya ma selalu perhatikan kebutuhan Nasya" ucap Nasya lalu memeluk Mamanya dengan erat.


"Tentu saja... namanya anak mama ya selalu mama perhatikan.. ingat ya saat diluar rumah dan tanpa pengawasan Mama ,Nasya harus selalu berhati hati ya nak...." pinta Mamanya kepada Nasya.


"Tentu saja ma, Nasya kan sudah di ajarin ilmu bela diri sama papa, kemarin papa ajarin Nasya jurus baru loh mah" jawab Nasya.


"Iya,papa juga bilang kalau kamu cepat paham nya, anak mama memang pintar.." ucap Mama nya sambil mencium kening Nasya.


Nasya dan mamanya asyik mengobrol ,tertawa ria dan bermanja-manja dengan hangat. setelah cukup lama dan hari mulai siang. Mamanya menyuruh Nasya kembali ke kamar ,barangkali Deby sudah bangun,


"Ayo nak ke kamarmu ,liat Deby sudah bangun atau belum, karena sebentar lagi makan siang" pinta Mamanya.


"oke mah siap" jawab Nasya sambil melepas pelukannya.


Setelah itu ia berjalan ke arah kamarnya, sedangkan Mamanya ke dapur untuk menyuruh asisten rumah tangganya memasak dan mempersiapkan makanan untuk makan siang.


 

__ADS_1


🌻🌻🌻


 


__ADS_2