Stray Baby

Stray Baby
Part 9 ~ Makan Malam


__ADS_3

Malam pun tiba, seperti janji Naufal sebelumnya kalau ia akan pergi makan malam bersama dokter Oliv dan juga bersama mantan kekasihnya.


Naufal keluar dari kamarnya dengan kemeja hitamnya yang dilapisi jas hitam dan celana panjang hitam ditambah dengan sneakers putih miliknya, yang masih menampilkan jiwa coolnya.


"Tumben lo keliatan tampan, biasanya juga lo keliatan seperti kampungan" ejek Dimas


"Mau dari segi manapun, gue selalu tampan" jawab Naufal dengan wajah santainya


"Tampan pantatmu, lo itu sama sekali gak tampan" ucap Dimas kesal. Raisa yang sedang memangku Rey pun hanya tersenyum senyum melihat tingkah kedua sahabatnya ini.


"Apakah ini akan berhasil?" tanya Naufal ragu dengan Dimas.


"Kalau lo melakukan semua yang gue suruh semuanya pasti akan berhasil" jawab Dimas dengan tampang percaya dirinya.


Karena Dimas sebelumnya sudah memberi tahu Naufal apa apa saja yang harus dilakukan Naufal saat makan malam nanti. Seperti, harus bersikap romantis agar Nadya merasa cemburu dan menyesal karena telah memutuskan Naufal.


"Gue pernah tuh denger kalimat itu, tapi ujung ujung nya berantakan" ucap Naufal tidak yakin dengan ucapan Dimas


"Percaya aja sama gue" ucap Dimas yang mulai jengah dengan tingkah Naufal yang tidak mempercayainya.


"Sudahlah, dimana Oliv?" tanya Naufal sambil memutarkan kepalanya mencari Oliv karena sedari tadi dia tidak melihat Oliv disini.


Ceklekk..


Oliv keluar dari kamarnya, dengan penampilan yang membuat semuanya terdiam. Oliv memakai baju dress selututnya berwarna pink yang dipadukan dengan ikat pinggang hitam kecil yang melilit diperutnya, yang sangat cocok dengan kulit putihnya, ditambah dengan sedikit polesan di wajahnya.


"Bagaimana menurut kalian? apa make up gue terkesan berlebihan?" ucapnya ragu


"Gak liv. Lo sangat cantik, ini sangat cocok dengan lo, yakan dim?" ucap Raisa jujur seraya meminta persetujuan dari Dimas


"Benar liv" ucap Dimas sambil tersenyum.


Sementara naufal dia masih terdiam melihat Oliv. Naufal heran perasaan dia sudah pernah melihat Oliv berpenampilan seperti ini saat perpisahan SMA nya dulu. Tapi melihat Oliv seperti ini lagi membuatnya tak bisa berkata-kata. Cantik... itulah yang ada di pikiran Naufal saat ini.


Tanpa berkata kata lagi Naufal langsung menarik lengan Oliv agar langsung pergi.


"Jangan kembali sebelum berhasil fal!" teriak Dimas


"Ayo kita memberinya semangat" ucap Raisa sambil mengangkat tangan Rey


"Fighting!!" ucap Dimas dan Raisa bersamaan sambil mengangkat kedua tangan Rey


pruttt...


Suara itu berasal dari Rey yang bersamaan saat mereka meneriaki kata 'fighting'.


"Cara yang aneh untuk mengucapkan kata fighting" ucap Dimas


"tolong pegang rey dim?" titah Raisa


"akhh.. sepertinya perut gue juga perlu dikeluarkan isinya, gue ke toilet dulu ya sa" ucapnya lalu lari sambil menampilkan senyuman menyebalkannya.


Tinggalah Raisa yang harus membersihkan Rey sendirian.


-


Saat sampai di depan restoran yang bertuliskan 'Japano', Naufal dan Oliv masih terdiam karena gugup jika mereka akan ketauan.


(contoh Restorannya ada di mulmed ya guys)

__ADS_1


"Oke liv, ayo kita ulangi lagi" titah Naufal masih berdiri di depan restoran. Yang dibalas anggukan oleh Oliv.


"Apa pekerjaanmu?" tanyanya sambil menghadap Oliv.


"Dokter bedah, di rumah sakit Medika Hospital " jawab Oliv dengan semangat.


"Orang tuamu?" tanya Naufal lagi.


"Direktur Utama Perusahaan" jawab Oliv lagi.


"Dimana kita bertemu?" tanya Naufal lagi untuk memastikan bahwa Oliv benar benar ingat.


"Ditaman dekat danau pada jam 4 sore" jawab Oliv sambil menampilkan keempat jarinya.


"Oke, lo udah siap?" tanya Naufal memastikan


"Ya, gue akan melakukan yang terbaik" ucap Oliv semangat dan percaya diri.


Merekapun memasuki restoran itu dan tak lupa tangan Oliv yang dikaitkan pada lengan Naufal. Meskipun terlihat kaku mereka tetap melakukannya.


-


Saat mereka masuk, mereka langsung diarahkan oleh pelayan untuk menduduki kursi yang telah diisi oleh Nadya dan Daniel.


Saat Naufal dan Oliv sampai dihadapan Nadya dan Daniel. Mereka pun bersalaman dan Daniel mempersilahkan Naufal dan Oliv agar duduk di hadapan mereka.


Saat duduk Naufal masih menarik tangan Oliv agar bergelayut manja di lengannya, karena mengingat sebuah rencana yang diberikan oleh Dimas.


"Aku tidak menyangka kamu akan datang" ucap Nadya kesal karena melihat tingkah Naufal dan Oliv.


"Kebetulan Oliv selesai kerja lebih awal" ucap Naufal dengan wajah santainya.


"Benarkah? Tetapi aku jamin rasanya pasti enak" ucap Daniel yakin.


Naufal dan Oliv pun hanya mengangguk sambil tersenyum.


"Kita pesan dulu, kalian mau pesan apa?" tanya Daniel sambil menyodorkan menu kepada Naufal dan Oliv.


"Tolong pilihkan kami makananmu" ucap Naufal.


Daniel pun mengangguk dan tersenyum sambil mengambil kembali menu yang dia sodorkan tadi.


"Pelayan" panggil Daniel kepada pelayannya.


Karena merasa terpanggil pelayan tersebut pun datang dan menghampiri meja bossnya.


"Kami ingin pesan, Shōyu sutēki, Remonsōda,


Dezāto, satu orang satu porsi" ucap Daniel dengan logat jepangnya.


Naufal dan Oliv terkejut mendengar Daniel dengan fasih membacanya.


Karena merasa telah cukup dengan pesanannya Daniel menyuruh pelayannya untuk pergi. Pelayannya pun pergi dan langsung mengantarkan pesanan boss nya kepada koki yang berada di dapur.


"Nama makanannya sangat aneh" ucap Naufal sambil terkekeh. Dan dibalas senyuman oleh Daniel.


"Kamu bekerja dimana?" tanya Nadya kepada Oliv.


"Ha?" ucap Oliv terkejut. Dan langsung mendapatkan senggolan tangan dari Naufal.

__ADS_1


"Ohh, aku bekerja di rumah sakit Medika Hospital" tambah Oliv.


"Wah, aku mempunyai teman yang bekerja disana juga, kamu spesialis apa?" tanya Daniel.


"Aku dokter bedah" jawab Oliv yakin.


"Ohh ya? Temanku juga dokter bedah disana namanya Levin" ucap Daniel membuat Naufal dan Oliv kebingungan.


"Oh aku pernah mendengar nama itu, tapi aku tidak terlalu kenal, karena aku lebih sering berada di ruang operasi dibanding harus berinteraksi bersama dokter lain disana" ucap Oliv ragu ragu.


Makanan pun tiba, mereka pun menyantap makanan mereka sambil sekali sekali berbincang mengenai satu sama lain.


"Kenapa orang sepertimu bisa menyukainya?" tanya Nadya pada Oliv


"Orang orang mungkin berfikir bahwa Naufal hanyalah pria yang cuek dan membosankan. Tetapi yang aku lihat, dia adalah pria yang sangat romantis dan memiliki masa depan yang menurutku cerah" jawab Oliv yakin, karena hanya itulah kata yang tiba tiba terlintas di kepalanya.


Nadya yang mendengarnya pun terdiam. Ada sedikit rasa sakit saat mendengar penjelasan Oliv tentang Naufal. Ya bagaimana tidak dulu waktu Nadya berpacaran dengan Naufal pria itu sangatlah tidak romantis baginya, tapi menurut Oliv Naufal adalah pria yang romantis. _'apakah naufal berubah?'_ batin Nadya.


Naufal pun juga tidak percaya terhadap apa yang di utarakan Oliv, Naufal pun langsung membawa Oliv agar bersandar di dadanya.


Mereka pun telah selesai dengan hidangannya, dan Naufal dan Oliv pun berpamit untuk pulang.


"Apa kalian menikmati hidangannya?" tanya Daniel.


"Ohh ya tentu saja, hidanganmu lumayan" jawab Naufal.


"Terima kasih atas hidangannya" tambah Oliv.


"Apakah kalian mau minum cofe bersama di cafe ujung jalan?" tanya Nadya basa-basi .


"Ohh, sepertinya tidak, soalnya Oliv akan operasi besok pagi" ucap Naufal karena ingin segera mengakhiri semua ini.


"Baiklah, senang bertemu denganmu Oliv" ucap Nadya kepada oliv.


"Aku juga" ucap Oliv


"Ayo kita pergi Naufal" tambah Oliv sambil mengeratkan tangannya pada lengan Naufal.


Mereka pun pergi dengan perasaan lega, karena telah melewati ini semua.


-


"Kami pulang" teriak Naufal dengan semangat


"Wahh, apa kalian berhasil?" tanya Raisa kepada keduanya.


"Tentu saja, awalnya biasa saja. Tapi aktingnya Oliv lebih bagus dari dugaan gue sebelumnya" jawab Naufal.


"Lo sangat keren Oliv" ucap Dimas yang sedang memangku Rey.


"Apakah menurut lo Nadya akan menyesal?" tanya Naufal.


"Tentu saja, dia akan berfikir bahwa lo adalah pria yang bisa berubah" ucap Dimas yakin.


Mereka pun melanjutkan perbincangannya.


**


Tbc

__ADS_1


JANGAN LUPA FOLLOW, VOTE AND COMENT YAA GUYSS...


__ADS_2