Stray Baby

Stray Baby
Part 12 ~ Persiapan


__ADS_3

Dikarenakan bi Rina sedang sibuk membersihkan ruang tengah. Akhirnya Raisa, Oliv, Dimas dan Naufal memilih berkumpul di meja makan.


Mereka sepertinya sedang membicarakan sesuatu. Mereka seperti ini bukan tak ada maksud dan tujuan lhoo gaess..


Mau tau? Besok itu hari ulang tahun Rey yang ke 1 tahun. Meskipun mereka tak tau tanggal lahir Rey yang sebenarnya, tetapi mereka masih ingat kapan dan tanggal berapa Rey hadir di rumah ini.


Tak perlu merayakan dengan mewah, cukup mengadakan pesta kecil-kecilan ala mereka aja sudah cukup. Lagi pula yang dirayakan masih belum mengerti apa itu pesta ulang tahun.


"Kita bagi tugas. Gue dan Oliv belanja bahan untuk buat kue. Dan buat kalian belanja untuk mendekorasi ruangan" ucap Raisa setelah berunding


"Gak perlu beli banyak, beli yang penting aja. Lagian, cuma kita-kita doang yang ngerayain" ucap Oliv


"Oke. Gue sama Naufal mau pergi belanja dulu" ucap Dimas sambil berdiri dari kursinya


"Eitss.. gantian dong, kita dulu yang belanja. Abis kita, baru kalian yang belanja. Gue mau ganti baju dulu" ucap Oliv lalu melangkahkan kakinya menuju kamar.


"Gue juga deh mau ganti baju" ucap Raisa yang menyusul Oliv ke kamar.


Setelah berganti pakaian, Oliv dan Raisa pamit untuk belanja bahan kue di supermarket depan.


-


"Kira-kira enaknya kita buat kue apa ya?" Tanya Oliv


Sekarang Oliv dan Raisa sedang disuguhkan berbagai macam bahan kue.


"Hmm kayaknya red velvet enak tuh" usul Raisa


"Iya sih, tapi Dimas kan gak suka" ujar Oliv


"Ohiye juga ya. Gimana kalo tiramisu?" Usul Raisa lagi


"Bukannya Naufal gak suka ya?" Ujar Oliv kembali


"Jadi apa dong?" Ucap Raisa lesu


"Pilihannya ada dua nih" ucap Raisa bersemangat


"Apaan tuh?" Tanya Oliv


"Brownies coklat atau cheese cake?" Tawar Raisa


"Dua-duanya enak jadi gue gak bisa milih nih heheh" Oliv terkekeh


"Gimana kalo kita buat dua-duanya aja?" Tawar Raisa


"Ide yang bagus. Tapi uangnya cukup gak ya?" Cemas Oliv


"Cukup, nanti kalo kurang gue yang nambahin. Yaudah ayok" ajak Raisa sembari menarik tangan Oliv untuk mengambil bahan yang diperlukan.


Sekitar setengah jam berputar-putar sambil memilih dan tak lupa berdebat hanya karena merek, akhirnya Raisa dan Oliv mendapatkan bahan-bahan yang diperlukan. Setelah itu mereka langsung menunju ke kasir, setelah itu menuju pulang ke rumah.


-


Tinggal lah Dimas dan Naufal yang sedang memikirkan apa yang akan mereka beli untuk mendekorasi ruangan.


"Kita beli topi kerucut ya fal" ucap Dimas bersemangat

__ADS_1


Naufal mendelik "buat apaan sih? Gak guna banget" sinis Naufal


"Biasanya topi itu dipake kalo ada pesta ulang tahun anak-anak fal" ucap Dimas memberitahu


"Iya gue tau, ini kan yang ngerayain cuma kita-kita doang. Terus siapa yang mau make nya?" Kesal Naufal


"Ya kita dong, klo buat nyenengin Rey mah gue mau" ujar Dimas yang masih bersemangat yang hanya mendapatkan sinisan dari Naufal.


"Heheh canda fal" ucap Dimas sambil mengangkat jarinya berbentuk V


"Jadi ini doang yang kita beli?" Tanya Dimas seraya menunjuk kertas putih yang telah diisi beberapa barang yang akan di beli.


Naufal hanya menganggukkan kepalanya. Lalu berdiri kemudian melangkahkan kakinya menuju ruang televisi yang diikuti Dimas dibelakangnya.


Tak ada yang mereka lakukan selain duduk diam. Ohh tidak-tidak, sepertinya yang diam hanyalah Naufal sedangkan Dimas mulutnya ngerocos terus daritadi


Naufal berharap Oliv dan Raisa cepat pulang, karena kupingnya sudah lelah mendengar ocehan tak bermutu dari Dimas.


"Kita pulang" teriak Oliv yang baru masuk ke rumah bersama Raisa.


Akhirnya do'a Naufal terkabul, buktinya belum lama ia memohon, ia sudah mendengar suara Oliv dan Raisa yang artinya mereka telah pulang.


Raisa dan Oliv pun langsung menghampiri Naufal dan Dimas yang sedang berkumpul di ruang televisi.


"Gimana? uda di beli semua?" tanya Dimas.


"Udah ni, tapi kayaknya kita mulai buatnya sore aja deh" ucap Raisa.


"Ohh gitu okelah" ucap Dimas setuju.


"Tadi abis main di sini, lalu ketiduran jadi kita pindahin ke kamar" ucap Naufal yang mendapatkan anggukan dari Oliv dan Raisa.


Oliv dan Raisa pun langsung menuju dapur untuk meletakkan barang belanjaan yang tadi di belinya.


"Bi Rina, hari ini bisa pulang telat gak?" tanya Raisa saat menemukan bi Rina yang sedang masak untuk makan siang.


"Bisa non, emangnya ada apa ya non Raisa?" tanya bi Rina sopan.


"Bantuin kita buat kue ulang tahun ya" ucap Raisa.


"Baik non, emang siapa yang ulang tahun ya non, den Naufal ya? atau den Dimas?" tanya bi Rina.


"Bukan bi, besok Rey yang ulang tahun" ucap Oliv, bi Rina pun hanya mengangguk.


Setelah mereka selesai meletakan belanjaannya di dapur. Oliv pun ke ruang tv, sedangkan Raisa, dia lebih memilih beristirahat di kamar sekaligus menjaga Rey yang sedang tertidur.


"Kalian kapan perginya?" tanya Oliv sambil mendudukan dirinya di sofa.


"Ntarlah liv, masih panas juga" jawab Dimas.


"Jangan sampe kesorean nanti tutup tokonya" tambah Oliv, yang mendapatkan anggukan dari kedua lelaki itu.


-


Saat ini Oliv dan Raisa sedang berkutat didapur, karena hari sudah sore mereka pun memulai membuat kue untuk ulang tahun Rey besok mereka juga di bantu bi Rina, karena tadi bi Rina mau membantu mereka.


Sedangkan Naufal dan Dimas, mereka sudah pergi dari tiga puluh menit yang lalu untuk membeli perlengkapan untuk menghias acara Rey besok. Walaupun acaranya bukan mewah, tapi mereka mau Rey bisa merasakan bagaimana itu pesta ulang tahunnya.

__ADS_1


"Jadi, kita buat brownies coklat dulu atau chesse cake?" tanya Oliv.


"Kayaknya chesse cake dulu aja deh liv" jawab Raisa.


"Okey yaudah. Bi Rina tolong bantu parutin kejunya ya" ucap Oliv yang mendapatkan anggukan dari bi Rina.


Mereka pun melanjutkan kegiatannya. Tak sekali- sekali mereka menanyakan bi Rina berapa banyak takaran tepungnya atau mereka juga melihat contoh di youtube.


-


Sementara itu Naufal dan Dimas sedang kesusahan mencari topi kerucut. Ini adalah toko ketiga yang mereka masuki. Toko andalan mereka yang mereka tau ada jual topi itu di sana sudah tutup. Sebenarnya Oliv sudah memberi tau untuk pergi siang tadi, tapi mereka selalu berkata 'nanti' , inilah jadinya mereka harus menambah kerjaan dengan mencari topi kerucut.


"Udahlah dim, gak usah pake topi juga gak papa" ucap Naufal karena lelah mencari topi itu.


"Gak seru dong fal, udah kita cari aja lagi dulu" ucap Dimas.


"Lo sih, coba tadi kita carinya siang. Lo juga pake mikirin kulit lo kena panas la, lembek banget jadi cowok" ucap Naufal kesal.


"Eh kok gue sih? Kan lo setuju juga tadi kalau kita perginya sore. Lo juga tadi bilang mager kan" ucap Dimas yang tak terima Naufal menyalahkannya. Naufal pun hanya diam tak menjawab.


-


Tepat pukul lima kurang sepuluh kue pertama buatan Oliv dan Raisa selesai, ini semua berkat bi Rina yang bersedia membantu mereka, jadilah kue itu cepat selesai.


Setelah menaruh kuenya kedalam kulkas, mereka memutuskan untuk mandi. Karena Oliv telah selesai duluan mandinya, Oliv pun langsung memandikan Rey, karena Rey belum mandi sore. Setelah selesai, Oliv dan Rey bergabung bersama Raisa yang sedang asik menonton tv. Sedangkan bi Rina, beliau telah pulang setelah selesai membuat kue pertama mereka itu. Karena mereka juga kasian melihat bi Rina harus pulang telat. Dan untuk kue kedua mereka, mereka akan membuatnya nanti malam.


"Kita pulang" ucap Dimas dan Naufal lemah saat memasuki rumah.


"Lama banget sih kalian?" tanya Raisa sedikit jutek.


"Kita nyariin topi" ucap Naufal datar.


Naufal dan Dimas pun langsung bergabung duduk, Naufal duduk di samping Oliv, sedangkan Dimas duduk di bawah bersama Rey yang sedang memainkan mobil-mobilannya.


"Gak nyangka ya kita bisa merawat anak kecil" ucap Dimas antusias.


"Biasa aja sih. Lagian yang lebih sering ngerawat atau ngejaga Rey kan gue sama Oliv" ucap Raisa ketus.


"Udalah sa, jangan diributin" ucap Oliv


Dimas pun hanya memandang sinis ke arah Raisa.


"Besok setelah acara Rey, mau gak kita bawa Rey jalan jalan ke taman hiburan?" usul Naufal.


"Boleh juga tuh, lagian kita kan selalu sibuk dan gak pernah ajak Rey bermain" ucap Dimas antusias.


"Lo aja kali" ucap Raisa setelah mendengar ucapan Dimas.


"Berisik banget si lo" tambah Dimas yang mulai kesal.


Sementara Oliv dan Naufal pun hanya senyum senyum melihat tingkah kedua sababatnya itu.


**


***Tbc


JANGAN LUPA FOLLOW, VOTE AND COMENT YAA GUYS***...

__ADS_1


__ADS_2