
...🥀🥀🥀...
Dengan malu Silfia menatap Teddy, membuat Teddy menyeringai.
"Kenapa kamu tidak ingin menatap ku?" tanya Teddy dengan hangat.
"Aku malu, kita belum lama bertemu kembali, tapi sekarang kamu menjadi suami ku, ini seperti mimpi bagi ku." ucap Silfia.
"Lebih baik seperti itu Fia, belum lama bertemu, tapi kamu sudah ku jadikan istri. Kamu tidak ingin aku menyebut nama itu kan? Nama yang sudah menoreh luka di hati mu! Anggap lah kamu baru saja bangun dari mimpi buruk mu. Dan harus menghadapi kenyataan terindah, dengan menjadi istri ku!"
"Kamu benar, sudah saatnya aku bangun dari mimpi buruk ku. Menata hidup baru ku bersama dengan mu!" Silfia menyungging kan senyumnya dengan mata yang berbinar, aku akan belajar menerima pernikahan ini, ku harap pernikahan ini akan membawa ke bahagiaan untuk ku dan Teddy.
"Semalam aku melakukannya di saat kamu masih dalam pengaruh obat, tapi sekarang aku melakukan nya di saat kamu sadar. Tidak masalah kan, aku melakukan nya kembali?" tanya Teddy dengan menatap bibir ranum Silfia.
"Kamu terlalu banyak bertanya Teddy! Apa tidak sebaiknya aku mandi dulu? Aku kurang nyaman dengan tubuh ku yang lengkettt ini!" Silfia bernego pada Teddy, untuk mengulur waktu.
__ADS_1
"Ciihhh kamu ini! Mau mengulur waktu kah?" tebak Teddy dengan menyeringai.
"Sedikit hanya ak ----"
Teddy yang tidak ingin menunda pun membungkam bibir Silfia dengan melumattt bibir Silfia, mengigit kecil bibir bawah Silfia, hingga mulutnya terbuka, dengan leluasa Teddy mulai menari narikan lidahnya di dalam rongga mulut Silfia.
Membuat Silfia yang berada di bawah kungkungannya, menahan dada bidang Teddy. Teddy membimbing ke dua tangan Silfia, hingga membuatnya mengalung di leher Teddy.
Setelah puas bermain main di dalam mulut Silfia, kini Teddy merambat turun ke leher jenjang Silfia, menyusurinya dengan memberikan esapannn dan gigitan kecil, meninggalkan tanda kepemilikannya.
Desahannn dan lenguhannn meluncur dengan bebas dari bibir Silfia, saat dirinya merasakan getaran aneh yang tidak pernah ia rasakan.
"Eeeehhhj aaahhh uuhhhh emmmmhhh."
Dengan perlahan, Teddy menghunuskan juniornya ke dalam mahkota Silfia yang dengan perlahan.
__ADS_1
"Eeekkkkhhhhh ahhhh pelan pelan, Teddy! Itu sakit! Sangat sakit!" rintih Silfia dengan bulir bening yang ke luar dari ujung matanya.
"Hanya sejenak, nanti juga kamu akan merasakan indahnya bercintaaa hehehe! kekeh Teddy.
Bugh.
Silfia memukul punggung Teddy dengan kesal, bibirnya mengerucut tajam.
"Aku tidak berkata bohong sayang!" Teddy mulai menggerakkan pinggul nya maju mundur, dengan ritme cepat. Membuat Silfia kini menggelenjinggg hebat, merasakan sakit, perih dan nikmat di saat yang bersamaan. Membuatnya seakan melayang merasakan apa yang di lakukan Teddy padanya. Apa lagi di lakukan dalam ke adaan sadar dan status mereka yang sudah jelas.
Teddy melakukan nya berkali kali, berkali kali pula Teddy memuntahkan cairan larva hangatnya di dalam milik Silfia.
🥀🥀🥀 Bersambung 🥀🥀🥀
...🍂🍂🍂🍂...
__ADS_1
Semoga kalian suka dengan ke haluan author gabut 🤭🤭
Jangan lupa like dan tinggalin jejak komen, oke 😉