
"Beri aku semangat yang tiada henti ya Allah,semangat yang tak pernah padam dan rasa sabar yang paling sesabar-sabar nya,untuk menjalani apapun yang terjadi di hidup ku dan bagaimanapun perasaan hati ini,buatlah aku agar tetap tersenyum dan gembira." Panjatan doa Fara di sepertiga malam nya.
Sudah satu minggu setelah pertengkaran Agil dan Fara,namun Fara masih melakukan kewajiban nya sebagai seorang istri walau sekarang mereka jarang bicara.
hati nya masih sakit karena ucapan Agil.
Namun Fara tak mau egois,karena ini juga kesalahan nya.
Di depan Bunda Diana Fara berusaha bersikap biasa saja.Tapi sepintar-pintar nya mereka,Diana tetap tahu ada yang tidak beres dengan mereka.
"Sayang,panggil Agil buat sarapan" Pinta Diana.
"Sebentar lagi Mas Agil turun kok Bun,tadi udah siap kok." Jawab Fara.
"Bun,Fara berangkat dulu ya,ada apel pagi Bun." pamit Fara.
Diana tertawa mendengar ucapan Fara. "Apel sayang?"
"Iya Bun,kalau di kantor-kantor nama nya Rapat mungkin ya."
"Gak nunggu Agil dulu sayang."
"Engga Bun,nanti kesiangan,kalau Mas Agil mah bebas berangkat siang juga,kan Bos,Kalau Fara bisa di pecat Bun." Canda Fara.
"Maka nya kerja di kartor Agil Aja,di jamin gak ada yang berani pecat kamu sayang."
"Akh,,,,Gak seru Bun,Masa iya dapat gaji dari suami,Fara berangkat ya Bun,Assalamualaikum." Mencium tangan Diana.
"Kamu itu dandan kok kayak perempuan sih Gil,lama banget.Istri kamu sampai berangkat duluan." Sundir Diana yang melihat putra nya baru saja turun.
"Inget kak udah punya pacar sama Istri,gak usah ganteng-ganteng,cukup aku aja yang ganteng." Timpal Tian.
__ADS_1
Agil hanya tersenyum dan menyantap sarapan nya tanpa bicara apapun.
"Apa kamu ada masalah dengan Fara Gil." Tanya Diana membuka pembicaraan."
"Cuma sedikit salah faham aja kok Bun."
"Kalian bicarakan baik-baik,jangan sampai berlarut-larut,gak baik."
"Iya Bun."
¤¤》》¤¤
Brukkkkk.....
Fara terjatuh dari motor nya karena menghindari anak kecil yang tiba-tiba saja menyebrang jalan.
Orang-orang segera menolong Fara,dan membawa nya ke rumah sakit.
"Akh,,,,Rumah Sakit lagi." Desah Fara. "Kenapa akhir-akhir ini sering sekali aku berususan dengan rumah sakit,"
"Saya hanya lecet saja Bu,ibu tidak perlu bertanggung jawab."
"Dok,saya sudah boleh pulang kan." Tanya Fara.
"Boleh Nona,"
"Bu,Saya tidak apa-apa,terima kasih sudah bawa saya kerumah sakit," Ucap Fara dan langsung pergi untuk bekerja.
Sesampai nya di tempat kerja,Fara segera membersihkan baju nya yang kotor.
"Fara,kamu gak apa-apa kan?" Memutar-mutar tubuh Fara.
__ADS_1
"Aldo,pusing aku,kamu putar-puter gini." Geram fara dengan sikap berlebihan Aldo yang sering membuat nya kesal.
"Cuma di periksa aja galak nya minta ampun Far." Dengan bibir yang sudah maju lima senti.
"Aku gak apa-apa,ayo buruan kerja."
Agil memikirkan cara untuk meminta maaf pada Fara,karena jujur diri nya tidak tahan Fara selalu menghindari nya.
ini pertama kali nya bagi Agil benar-benar membuat Fara marah.
Fara pulang dengan menaiki Bus,karena motor nya harus masuk bengkel.
"Aduh,kenapa badan aku jadi sakit semua gini ya,perasaan tadi gak apa-apa." Ujar Fara sambil berjalan menyusuri jalan yang di hiasi rumah-rumah mewan yang berjajar rapi.
"Non,kok jalan kaki,motor nya mana?" Tanya Mang ujang,sambil membukakan pintu untuk Fara.
"Di bengkel Pak."
Mang ujang hanya menganguk-anggukan kepala nya,sambil melihat nona muda nya yang berjalan lesu.
"Fara," Panggil Agil saat Fara masuk kedalam kamar.
"Apa Mas,Aku pulang telat bukan karena pacaran,tapi motor aku di bengkel,aku pulang naik Bus,Mas tau kan dari halte bis sampe sini kalau jalan kaki sekitar tiga puluh menit,belum lagi Bus nya yang berhenti-berhenti naik nurunin penumpang." Jelas Fara sebelum Agil memarahi nya.
"Far," Ucap Agil lagi,belum selesai Agil bicara Fara sudah menyela.
"Terserah Mas mau percaya apa engga,dan kalau Mas mau marahin aku,silahkan,tapi jangan sekarang,aku capek aku mau istirahat." langsung kekamar mandi untuk membersihka tubuh nya.
Agil benar-benar menyesal,karena tuduhan nya yang tak berbukti,membuat hubungan nya renggang.
__ADS_1
Agil menghela nafas dalam,dan pergi keruang kerja nya.
Selesai mandi Fara langsung merebahkan tubuh nya ke ranjang,karena tubuh nya terasa remuk redam dan rasa perih di sikut dan kaki nya karena terkena air.