Suami Lima Langkah

Suami Lima Langkah
Delapan Belas


__ADS_3

"Mom,sehabis acara litlle baby,Naya mau menemui kakak." Ucap Naya,sambil menyiapkan nasi box untuk syukuran litlle baby yang ke 2.


"Apa perlu momy antar?"


"Tidak usah Mom,Naya juga sekalian memberikan berkas untuk magang."


"Ya sudah kalau begitu sayang," Jawab Momy Krystin."


Keluarga Pratama termasuk keluarga yang di hormati di desa nya,bukan karena kekayaan mereka,tapi karena kearifan dan kedermawanan keluarga pratama terhadap penduduk desa.


Seperti sekarang ini,para tetangga sedang membantu tasyakuran untuk cucu dari momy Krystin.


"Ibu,maaf ya Yuni tidak bisa kesini,tadi dia bantuin Bapak nya di Villa depan, ada yang nyewa soal nya." Ucap Ibu Partini.


"Iya Tidak apa-apa Bu,nanti sekalian anterin makanan sekalian buat mereka sama buat yang nyewa Villa."


"Iya Bu." Jawab bu partini.


☆☆☆☆☆☆


"Rudi coba kamu cari tahu tentang harga tanah di sini,"


"Baik Tuan,apa tuan berniat membangun Rineaksa group disini?"Tanya Rudi.


"Apa kamu gila,Saya mau membangun rumah disini," Sambil memandang hamparan sawah dan gunung Lawu yang berdiri dengan gagah nya.


"Maaf Tuan," Jawab Rudi. "Tuan Tadi ada warga sini yang memberi makanan,kata Pak tarno itu acara syukuran.


Aksa yang penasaran pun turun dan di ruang makan,terlihat Yuni sedang menyapu.


"Siang Tuan." Sapa Yuni


Aksa hanya menganggukan kepala nya,dan berjalan menuju meja makan.Di baca nya setuap kata yang yertulis di sebuah kertas pink bergambarkan hello kitty.


Seketika mata Aksa membelalak,saat melihat foto yang ada di kertas tersebut apalagi saat membaca nama nya,Faranian Kenes Pratama.


"Kenapa wajah nya mirip sekali Fara,Nama nya juga sama dengan Fara,apa jangan-jangan dia anak nya Fara?" Batin Aksa sambil terus memandangi foto balita di kertas tersebut.


Aksa menghampiri Yuni, "Maaf,apa kamu tau nama orang tua nya? " Tanya Aksa sambik menunjukan foto di kertas syukuran.

__ADS_1


"Saya Tidak Begitu tahu nama nya Tuan,yang saya tahu itu cucu dari anak pertama keluarga pak Pratama,Itu rumah nya pas di depan Villa ini." Jawab Yuni


Aksa benar-benar berharap Ibu dari anak itu adalah Fara.Dengan langkah panjang nya,Aksa bergegas ke Villa depan.


Tok....Tok...Tok...


Assalamualaikum. " Ucap Aksa,


Dengan perasaan yang sudah tak karuan lagi Aksa mengetok pintu yang sebenarya pintu nya terbuka.


"Walaikun salam." Jawab Krystin. "Maaf ada yang bisa saya bantu?" Tanya Krystin.


"Saya mau mengucapkan terima kasih atas makanan yang nyonya beri." Ucap Aksa sopan,"


"Okh,sama-sama,apa Anda yang menyewa villa di depan.?" Tanya Krystin.


"Iya Nyonya," Jawab Aksa.


"Ayo silah kan masuk," Ajak momy krystin,Aksa pun mengikuti Momy Krystin." Silahkan duduk," Ucap Momy Krystin.


Aksa melihat ke setiap penjuru rumah,berharap apa yang di fikirkan benar.


"Momy," Panggil Naya sambil menggendong litlle baby.


"Ara...." Ucap Aksa,laluengjampiri Naya.


"Akhirnya aku menemukan mu Ara." Ucap Aksa,saat Aksa ingin memegang pipi Naya yang dikira nya Fara,Naya langsung memalingkan wajah nya.


"Maaf Saya bukan Ara,anda salah orang." Ucap Naya.


"Fara,aku hampir putus asa mencari kamu,"Dengan tatapan sendunya.


Deg...


Jantung Naya sekwtika seakan berhenti.


"Apa mungkin ini ayah Fara.?" Batin Naya.


Naya mengendong erat Fara,Dia ingat akan kata-kata Kakak nya Agar menjaga Fara,dan jangan pernah mencari tahu tentang Ayah nya.

__ADS_1


Tanpa menghiraukan Aksa,Naya membawa baby Fara ke kamar.


"Ara...." Panggil Aksa.


Momy Krystin tak tega melihat Aksa yang terlihat sangat sedih."Maaf kan anak saya,dia memang bukan Fara,tapi dia Naya." Ucap Krystin menghampori Aksa.


Aksa berbalik,tak percaya dengan yang di katakan sang empunya rumah."Saya yakin itu Fara." Ucap Aksa dengan Air mata yang begitu saja lolos dari mata nya.


Krystin mengajak Alsa duduk."Apa kamu mengenal Fara?"


"Iya,kami teman baik,tapi dia tiba-tiba saja menghilang,Dia mengatakan akan melanjutkan kuliah di Itali,tapi bahkan dia tak pernah sama sekali kesana."


Krystin menghela nafas dalam." Apa dia ayah Fara.?" Batin Krystin.


"Sebenar nya saya kesini karena melihat Foto Baby Fara yang sangat mirip dengan Fara,Karena saat saya mencari Fara,saya baru tahu Fara hamil," Ucap Aksa lagi.


"Apa kamu ayah dari baby Fara?" Tanya Krystin memastikan.


Aksa kaget mendengar pertanyaan krystin."Saya bukan Ayah nya." Jawab Aksa.


Krystin pun menceritakan semua tentang Fara.Seketika Aksa lemas tak percaya dengan semua yang di dengar nya.


Flash back


"Apa ada keluarga pasien yang bernama Naya?" Tanya suster.


"Saya Sus." Jawab Naya yag masih lemas sehabis mendonorkan darah nya.


"Silahkan ikut saya." Ucap Suster.


Fara terbaring lemah,di raih nya tangan sang adik.


"Sayang,Kakak mohon,jika nanti kakak tidak bisa merawat anak kakak,tolong rawat dia seperti anak kamu sendiri,jika suatu saat dia bertanya siapa ayah nya,beri tahu dia,ayah nya di surga,walaupun ayah ayah nya masih hidup tapi jangan beri tahu dia." Ucap Fara.


"Kakak pasti kuat,mari kita rawat dia sama-sama." Ucap Naya dengan derai air mata yang tak bisa di bendung lagi.


Allah lebih menyangi Fara,Hingga Fara menyusul kedua orang tua nya.


Flash back Of.

__ADS_1


__ADS_2