
* maaf ya, episode sebelumya dobel no nya. baru pemula belum ngerti..mohon petunjuknya.***
Pesta masih berlangsung dengan meriah. Bagas berjalan mendekati Yanti yang sedang bersama temannya termasuk Ratna didalamnya.
" Haaai... Yant, dansa ma gue yuk." undang Bagas membuat Yanti terkejut dan ia langsung melirik Ratna.
" suit.suit.. dah sono jalan, gue juga mo cari Erwin ah.", dan Ratna langsung menuju Erwin yang juga sedang berjalan ke arahnya .
Dilantai dansa sudah banyak yang turun,dan kehadiran mereka membuat iri beberapa teman wanita mereka.
" Eh, kayanya Bagas mulai berpaling deh.
.masa, Dwina ditinggal sendiri " bisik Rita pada Uci.
" He eh...susah emang kalau punya cowok keren ". timpal Zahra tertawa.
Menjelang pukul sebelas Ratna dan beberapa teman wanita berpamitan pada yang punya acara.
" Kalian pulang sama siapa ?" tanya Ratna.
" Gue tunggu jemputan, Erwin nganter loe dulu Na ?" ,tanya Indri.
__ADS_1
" Belum tahu gue, kalau engga kita nganter loe aja berdua gimana, kan searah kita.. ga papa ya Win,kita nganter Yanti and Indri dulu".
" Siap Non..." jawab Erwin sambil tertawa.
Akhirnya mereka pulang bersama dan Ratna baru sampai dirumah kakeknya saat sudah jam 12 lewat.
" Assalamualaikum.." salam Ratna pada Kakek nya yang masih menunggu diruang tv.
" Waalaikum salam, malam sekali baru sampai Na ?", tanya Kakeknya penuh selidik.
" Tadi nganter teman dulu kek, dan Nana juga nganter Erwin pulang juga ", beritahu Ratna.
" Ya sudah, kamu bersih bersih dulu sebelum tidur, besok ada yang mau Kakek tanyakan." kata Kakek Darmo sambil mengantar Ratna ke kamarnya, dan langsung menuju kamarnya dimana istrinya sudah tertidur.
" Nana sudap pulang Pak ?". kata istrinya yaitu Nenek Ita.
" Sudah, dan aku sudah menyuruhnya tidur., menurut mu, apa aku terlalu keras pada Ratna ?", tanya Kakek Darmo pelan.
" Tidak pak. bagaimana pun Bapak punya tanggung jawab untuk menjaga Ratna dan adik adiknya melebihi orang tua mereka karena bapak lah yang menerima amanah menjaga mereka." hibur nenek Ita.
" Kita mempunyai dua orang anak,tapi diantara mereka tidak ada yang tertarik pada usaha kita. begitu juga anak anak Aji,hanya Ratna yang mempunyai jiwa usaha,sedangkan adik adiknya hanya mengikuti Ratna tanpa ada kemauan lebih ".
__ADS_1
" Ini sudah malam pak, kita istirahat' saja,besok dilanjutkan bahasan tentang Ratna ya.!". bujuk Nenek Ita agar suaminya mau istirahat'.
Sementara itu dikamar Ratna,gadis itu belum tidur, masih chating dengan Erwin.
' Gila Na, Kakek loe masa langsung tahu rumah gue sih !". lapor Erwin.
" maksudnya...?"
" Iya, tadi pas sampe rumah gue kena tegur bokap gue,karna berani ngajak anak orang naik motor padahal belum punya SIM..kacau..ngantuk gue langsung minggat dengerin Omelan bokap." kata Erwin jengkel.
" Sorry ya...gue juga ga ngira reaksi Kakek gue kaya gitu..jangan marah ya Win.!"
" Gue ga marah kok,malah gue jadi tahu kalau mo ngajak loe keluar udah tahu caranya." katanya tertawa.
" Yakin luh mo ngajak gue keluar lagi, eh kalau ketemu sama ortu gue sih ga susah kaya tadi " beritahu Ratna sambil tertawa.
" Serius luh,ortu loe ga begitu ketat ?"
" Beneran,paling ditanya identitas diri luh doang " sahut Ratna geli.
" Resse., okey dah malem,met Bobo yah ".
__ADS_1
Dan sambungan telpon pun terputus.
.