
Liburan sudah usai dan saatnya masuk sekolah lagi.
" Ratnaaaaaa.... " panggil Rinjani kencang.
" Pelan ngapa sih...masih normal nih kuping gue.."
" hehehehe sorry Na... eh katanya loe deket ma Bagas ya..?" tanya Rinjani kepo.
" Kemana aja luh... makanya jangan mentang mentang dapet temen baru,temen lama dilupain.." kata Ratna sambil menyenggol badannya Rinjani.
" Sorry.... , eh beneran loe deket Mr cool."
" Gue mah deket sama semuanya lagi.., dah ah..loe mo maen ke kelas gue.?"
" Ngeri gue main ke kelas loe "
" Napa.."
" Takut dikeroyok temen temen cewek loe"
" Sembarangan...loe pikir temen gue manusia bar bar apa..., bye ..gue masuk kelas dulu ya.."
Dan mereka pun berpisah karena Rinjani dan Ratna beda kelas.
Sesampainya dikelas, Ratna langsung menuju kursinya yang berada dibelakang,dan ternyata sudah diisi oleh Veronica.
" Yaellah...suka amat sih ma kursi orang.." kata Ratna sambil menyimpan tas nya.
" Ratna...loe duduk sama Fanny ya... gue sama Kimmy mo duduk disini.." kata Vero sok manja sambil melirik Bagas yang sibuk main gitar.
" Yakin luh mo duduk di sini... soalnya disini
kelas berat loh... " kata Ratna .
__ADS_1
" Iya... gih Sono duduk ditempat gue.." usir Vero.
" Lah bocah ngapah ya..."
Dan Ratna pun duduk di kursi no 3 dari depan.
Selama pelajaran,baris belakang sangat berisik dan. sering kali mendapat teguran dari guru, dan sumbernya dari Veronica dan Kimmy yang mendapat gangguan dari teman teman cowoknya.
Kedua gadis itu tetap bertahan duduk di kursi belakang walaupun sering mendapat gangguan, karena menurut mereka yang penting deket cowok keren.
Sudah dua Minggu Ratna duduk bersama Fanny dan ia pun berteman dengan teman perempuan sekelasnya sampai akhirnya Bagas dan Ronald membawa tas Ratna ke meja belakang dan melempar tas Veronika serta Kimmy.
" Kontrak luh dah abis duduk disini.." kata Ronald kasar sementara Bagas maksa Ratna duduk di kursi nya.
" Sepi tau..Ga ada eluh " kata Bagas singkat dan dia pun langsung duduk disebelahnya.
" Gung...loe duduk sama Okta ya.. " kata Bagas saat dilihatnya Agung mo naruh tas disebelah Ratna.
" Hari ini aja..." kata Bagas
" ya...." akhirnya Agung ngalah dan duduk di sebelah Ade Tisna.
Jam pelajaran sudah dimulai,dan barisan belakang yang selama dua Minggu sebelum nya berisik sudah kembali tenang.
" Ternyata barisan belakang bisa tenang,kalau ada pawang nya yah.." kata Bu Guru Sita,walinkelas mereka.
" Hayooooo Bagas..Ratna
..bisik bisik tetangga nya di stop dulu..." Tegur Bu Sita pada Ratna dan Bagas.
" Na...ntar jam istirahat' tungguin gue ya.." pesan Bagas .
" Hemmmm"
__ADS_1
Bell istirahat' sudah berbunyi dan Bagas langsung menarik tangan Ratna menuju perpus.
" Apaan sih.."
" ini....cantik ga.." kata Bagas sambil memberikan. photo cewek.
" cantik...siapa...?"
" Namanya Sherly, anak SMP H." jawab Bagas.
" Cantik....cuma agak jutek ya...terus sombong.."
" Sedikit sih..."
" loe suka ma dia...?, ya udah loe samperin aja..!"
" yaellah Na.... tapi loe setuju kan ?"
" loe ma gila Gas.... loe ga mikir apa, siapa tahu gue suka ma elu.." kata Ratna cemberut membuat Bagas salah tingkah.
" Eh....maksud loe...?"
" Ga ada apa apa...., eh loe kenal deket sama Erwin anak kelas sebelah kan..?, kenalin dong.." bujuk Ratna
" Ratna... ?"
" apaan ?"
" Loe suka ma gue..?"
" Ga... kalau sama elu gue maunya nanti,kalau udah cukup umurjadi bisa langsung nikah.." jawab Ratna sembarangan membuat Bagas mengacak acak rambut Ratna yang berpotongan pendek
" Sip...ntar kalau dah cukup umur, gue langsung lamar elu ya.." bisik Bagas dekat telinga Ratna membuat Ratna teriak dan langsung mendapat teguran dari penghuni perpus.
__ADS_1