Suamiku, Cinta Sejatiku

Suamiku, Cinta Sejatiku
50. Ini baru ..


__ADS_3

" Sekarang bagaiman ?", bahagia banget.. walaupun loe belum jelas ngejawab permintaan gue tadi.." kata Bagas sambil tersenyum.


belum jelas bagaimana, memangnya loe minta apa tadi ?"


" Naaaa... gue mau loe jadi pendamping hidup gue secara nyata,bukanlagi hanya ungkapan aja...gue mau saat menghadap keluarga loe, gue yakin bahwa gue diterima karna perasaan kita sama.." kata Bagas kalem.. " gimana,loe mau kan ?,"


" Hemmmm... gue mau jadi pendamping loe, tapi gue ga mau dibatasin karna gue punya pekerjaan dan tanggung jawab yang mesti gue penuhi..."


" Gue janji ga akan membatasi maupun ngelarang loe untuk penuhi tanggung jawab dan gue yakin loe juga bisa penuhi tanggung jawab loe sebagai pendamping gue nanti. " kata Bagas sambil merangkul Ratna ." Terima kasih 5.5 tahun gue ga sia sia untuk bisa bersama loe " lanjutnya sambil mengecup rambut Ratna.


" Gas kalau gue bilang ada yang ga gue suka dari loe, loe bisa ngilangin nya ?"


" Apa yang ga loe suka ?"


" Gue ga suka loe selalu ngikutin permintaan temen cewek loe , seperti nganter belanja atau sekedar nemani mereka makan. gue ga suka loe dimanfaatkan mereka.. dan Gue mau loe bilang kalau ada janji dengan cewek lain walaupun berhubungan dengan kerjaan."


" Setuju... gue akan patuhi...tapi gimana kalau panggilan gue elu dirubah jadi sayang atau yang dan aku kamu... karna kita bukan anak SMP atau SMA lagi.."


" kepikiran juga...pas didepan orang tua ngomong kaya gitu,langsung deh diamuk..." kata Ratna tertawa.


" Yang.. Minggu depan kan udah pengumuman kelulusan... gimana kalau awal bulan aku bilang ke papa dan Mama mu, kapan aku bisa bawa keluarga ku untuk Minang kamu..."


" Boleh... tapi g... nanti aku bilang mama ,kalau kamu mau ketemu.okey..."


" Okey...

__ADS_1


Dan mereka pun menikmati malam pertama mereka jadian sebagai kekasih.


Waktu sudah menunjukkan pukul 20.30 ketika Bagas sampai dirumah Ratna.


" Mau mampir ga ?"


" Mampir sebentar..nyapa camer dulu..." kata Bagas kalem sambil keluar dari mobilnya.


Mereka bertemu dengan Tuan dan Nyonya Samiaji yang sedang menonton tv.


" Assalamualaikum..."


" Waalaikum salam... masuk Nak Bagas.." kata Nyonya Iswari sambil menegur Ratna dengan matanya.


" Maaf Tante... saya bawa Ratna lebih lama.. "


Nyonya Iswari mengikuti Ratna ke kamar setelah Bagas pulang.


" Ka... emang kangennya udah kesampaian ya, kok Mama lihat kalian seneng banget..." godanya.


" Mama kepo ah..."


" Eh Mama serius Ka..udah jadian kalian..."


" Mamaaaaaa....nanti Mama akan tahu pas Bagas bicara ke Mama...

__ADS_1


" Loh...tadi kan udah bicara...tapi Mama ga ngerti tuh..."


" Mama..... udah ah , Nana mau mandi dulu.."


" Ya udah...nanti papa Mama tunggu dibawah ya... jangan pakai lama..." pesan mamanya sambil tertawa geli.


Ratna menemui orang tuanya sambil membawa cemilan.


" Papa keluar kota lagi kapan ?"


" Kok....


" Minggu depan kan acara kelulusan Nana, dan malamnya ada acara bersama para orang tua murid "


" Senin papa keluar kota bareng Kakek...dan kembali hari Jum at. Kaka acara nya kapan ?"


" Hari Sabtu pah... tapiiiii...


" Kenapa ...masih ada waktu kan ..."


" hemm. Bagas mau ketemu papa dan Mama hari Minggu sore.."


" Ketemu Minggu sore...tadi kan udah ketemu... ada sesuatu yang lupa ?"


" Pah....Bagas mau bicara soal hubungannya dengan Nana..."

__ADS_1


" Kenapa baru sekarang... kemarin kemana saja...?". tegur papanya


.


__ADS_2