Suamiku, Cinta Sejatiku

Suamiku, Cinta Sejatiku
20. Siapa


__ADS_3

Tanpa terasa di kelas 3 ini sudah melewati tengah semester dan belum ada perubahan yang berarti didalam kelas 3.7.


Ratna sedang duduk disebelah Lela,ketika tangannya ditarik oleh Ronald.


" Ada apaan si Nank.. ?"


" Loe yang ada apaan sama Bagas, gerah gue lihat loe berdua... ga capek apa , kita bentar lagi mo lulus,terus loe mau tetap begitu sama Bagas?, Bagas udah jelasin ke gue masalah dia ngeblog no loe,tapi kan dia udah minta maaf.. masih kurang apa an sih. ?" kata Ronald jengkel ngadepin dua orang temennya yang keras kepala.


" Ga ada yang kurang, loe tanya aja sama temen loe ?",


" Temen gue yang mana, kalau maksud loe Bagas bilang Bagas.." perinyahnya tajam.


" Kenapa loe marah sama gue, ?"


" Gue ga marah sama elu aja, tapi sama kalian berdua.., Na..apa segitu parahnya kesalahan Bagas sampe loe ga mau deket lagi sama dia..?"


" Siapa yang ga mau akrab lagi... memangnya dia pernah nyamperin gue lagi, engga kan...,mestinya loe juga tahu,gue orang yang ga suka diem dieman ,dia yang mulai duluan. Apa pernah dia bales sapaan gue waktu kelas 2, apa dia masih angap gue itu temannya ?"


" Kalau begitu, gue minta maaf sekali lagi ya Na... gue ga tahu kalau sikap gue bikin loe marah. " kata Bagas yang tiba tiba ada di belakang nya.

__ADS_1


" Siapa yang marah, gue cuma jengkel ma elu !", kalau marah itu gampang ngilanginnya , cukup minta maaf aja.." jawab Ratna kesal.


" Jadinya gimana dong supaya loe ga jengkel lagi ?" kata Bagas dengan merayu membuat Ronald dan Ratna pura pura mual.


" Kembar Siam loe berdua" sungut Bagas membuat RR tertawa.


" Geli lagi denger loe ngomong kaya tadi "


" Terus gue mesti ngomong apaan dong.."


" Ngomong apaan Nank, ajarin temen loe tuh..!"


" Loe mestinya ngomong gini Gas...


" Siapa yang bikin jengkel dia yang harus berkorban, bener ga Nank... ?"


" Setuju... apalagi dia yang bikin jengkel , oooh makmur gue"


" Dasar gerombolan siberat"

__ADS_1


" Loe ga rela Gas, Inget ya,yang ngajak itu elu bukan kita yang minta " ancam Ratna.


"Hadaoooh kenapa cewek gue sekarang suka ngambek ya Nank " kata Bagas sambil menggandeng Ratna.


" Siapa yang jadi cewek loe ? Ga banget deh.." Dan akhirnya mereka gencatan senjata dan Ronald Untung banyak.


Mereka bertiga sudah berada di Mall besar di pusat kota, dan mereka langsung menuju restoran.


" gue mo makan pizza aja.. kalian mau makan apa ? tanya nya sambil senyum,karna dia tahu kedua temen nya kurang begitu suka pizza.


" gue pilih steak "kata Bagas yang disetujui Ronald.


" Terus gimana, gue jalan sendiri ?"


" Ga kita pesan delevery aja pizza nya,jadi loe bisa ikut kita makan steak " kata Bagas memutuskan dan akhirnya Ratna ikut ke restoran yang menyajikan steak.


" Gue pesen sirloin steak import ya " kata Ratna mendahului kedua temannya.


" Kebiasaan... siapa yang mau,siapa yang nyela.." gerutu Ronald sambil narik rambut Ratna.

__ADS_1


" Kok loe manjangin rambut sih Na ?" tanya Bagas setelah lama memperhatikan rambut cewek didepannya.


" Kan gue mau jadi cewek loe Gas, lupa apa luh ?" celetuk Ratna membuat kedua cowok didepannya sepakat narik rambutnya membuat mereka jadi perhatian.


__ADS_2