
Hari Minggu pagi dimana orang orang sudah sibuk berolahraga, Ratna masih bermalas-malasan di kamar nya,
" Ka.... matahari nya dah mulai panas loh...masih mau dikamar aja... ayo keluar " panggil Mama nya.
" Iya Mah.." katanya sambil buka pintu..
" Kita jalan keluar yu, sambil cari tanaman." ajak Mama nya ketika dilihatnya Ratna sudah mandi.
" Kemana mah... ?"
" Itu loh Kak, ke bazar yang ada didepan kompleks.."
" Memangnya ada, bukannya lebih banyak yang jual jajanan...
" Ya ada, walaupun ga banyak..,ayu ah.."
" Jalan kaki mah,
" Engga,naik getek..
" Ih Mama, ..
" Eh Kak, semalam siapa tuh cowok yang sok kenal sama Kaka ?"
" Namanya David, dia Kaka kelas Nana Mah, orangnya memang seperti itu,makanya Nana ga suka..tapi ya itu badak banget..."
" Hati hati sama orang seperti itu, ga ada sopannya. " kata mamanya mengingat kan.
" Iya mah...tenang aja..."
" Eh, ntar malam Bagas jadi kerumah ?"
" Jadi mah... katanya sih sekitar jam 18.30 gitu sih..."
__ADS_1
" Ya udah,nanti bilang sama dia,kita makan bersama aja ya..., dia suka nya makan apa Kak, biar Mama Masakin "
" Ga tau...rasanya semua dia suka deh mah..."
" Kalau kalian makan diluar,apa yang selalu dipesan Bagas..."
" Apa ya... oh iya... kepiting lada hitam mah... seperti nya dia selalu pesan kalau kita makan diluar.."
" Ya udah...nanti Mama masak itu... kamu mau soto Betawi atau tom yam ?"
" Tom yam aja mah, adik adik juga pada suka kan "
Tepat jam 18.30 Bagas sudah tiba dirumah keluarga Tuan Samiaji.
" Assalamualaikum..."
" Waalaikum salam..., masuk yu. " ajak Ratna.
" Udah lama kali...memangnya kamu baru sadar...!" balasnya sambil cemberut hingga Bagas tersenyum geli.
" Malam Om, Tante...
"Malam sayang... sini kita makan dulu ya... nanti baru bicaranya..." kata Nyonya Iswari ramah .
" Sayang... perasaan kalau nyuruh Nana makan ga pake kata sayang deh...
" Kaka mah mesti pakai omelan baru makan.." kata mamanya membuat Bagas tersenyum geli.
Bagas dan Tuan Samiaji sedang duduk berdua di taman atas,sementara Ratna dan mamanya merapikan meja makan.
" Kata Ratna ada yang mau kamu bicarakan.."
" Iya Om... ini tentang niat saya untuk menjadikan Ratna sebagai pendamping hidup saya. " kata Bagas dengan yakin.
__ADS_1
" Kalian baru saja lulus SMA, bagaimana mungkin sudah memikirkan hal seperti itu, bukan kah terlalu awal.."
" Tidak Om. perasaan saya pada Ratna sudah ada sejak SMP, saya menjaga perasaan saya pada Ratna karna kami masih pelajar sekolah.. "
" Tapi kamu selalu berganti ganti pasangan ?"
" bukan berganti ganti pasangan om, dan itu tidak berarti saya melepaskan perasaan saya pada Ratna "
" Bagaimana kamu yakin ?" saat ini mungkin karna kamu sering bersamanya , selalu komunikasi bagaimana kalau tidak.."
" Memang saya baru menjalani 2 tahun tanpa komunikasi maupun bertemu, tapi tetap Ratna yang menjadi tujuan saya.."
"Dua tahun... apa artinya...?"
" Sejak SMP, sampai SMA kami memang selalu ketemu dan komunikasi ,tapi saat SMA kelas XI dan XIai kami Janji untuk menjauh sesaat,sebelum akhirnya saya bertemu dengan Om dan Tante. "
" Jadi sekarang yakin dengan perasaan kamu ?"
" Kalau yakin sudah lama Om, tetapi kenapa saya baru sekarang saya mengatakan nya karna saat ini sudah tidak terikat dengan peraturan sekolah lagi "
" Jadi apa tujuan mu sekarang, kamu tahu siapa dan bagaimana Ratna ?"
" Insya Allah saya tahu Om, dan tujuan saya adalah untuk meminta ijin pada keluarga Om untuk membawa keluarga saya kesini dengan tujuan meminang Ratna "
" Kamu sangat yakin dan pasti... bagaimana dengan finansial... karna begitu kami menyetujui maka kami melepas tanggung jawab pada mu"
" Alhamdulillah..untuk itu Om tidak perlu khawatir" jawab Bagas yakin.
" Baiklah... akan Om bicarakan dengan keluarga yang lain... nanti apapun keputusan nya Ratna akan memberikan kabar, dan sambil menunggu keputusan bergaul lah seperti biasanya.."
" Terim kasih Om, saya janji tidak akan mengecewakan kalian "
.
__ADS_1