Suamiku, Cinta Sejatiku

Suamiku, Cinta Sejatiku
52. Aku mau


__ADS_3

Hari Minggu pagi dimana orang orang sudah sibuk berolahraga, Ratna masih bermalas-malasan di kamar nya,


" Ka.... matahari nya dah mulai panas loh...masih mau dikamar aja... ayo keluar " panggil Mama nya.


" Iya Mah.." katanya sambil buka pintu..


" Kita jalan keluar yu, sambil cari tanaman." ajak Mama nya ketika dilihatnya Ratna sudah mandi.


" Kemana mah... ?"


" Itu loh Kak, ke bazar yang ada didepan kompleks.."


" Memangnya ada, bukannya lebih banyak yang jual jajanan...


" Ya ada, walaupun ga banyak..,ayu ah.."


" Jalan kaki mah,


" Engga,naik getek..


" Ih Mama, ..


" Eh Kak, semalam siapa tuh cowok yang sok kenal sama Kaka ?"


" Namanya David, dia Kaka kelas Nana Mah, orangnya memang seperti itu,makanya Nana ga suka..tapi ya itu badak banget..."


" Hati hati sama orang seperti itu, ga ada sopannya. " kata mamanya mengingat kan.


" Iya mah...tenang aja..."


" Eh, ntar malam Bagas jadi kerumah ?"


" Jadi mah... katanya sih sekitar jam 18.30 gitu sih..."

__ADS_1


" Ya udah,nanti bilang sama dia,kita makan bersama aja ya..., dia suka nya makan apa Kak, biar Mama Masakin "


" Ga tau...rasanya semua dia suka deh mah..."


" Kalau kalian makan diluar,apa yang selalu dipesan Bagas..."


" Apa ya... oh iya... kepiting lada hitam mah... seperti nya dia selalu pesan kalau kita makan diluar.."


" Ya udah...nanti Mama masak itu... kamu mau soto Betawi atau tom yam ?"


" Tom yam aja mah, adik adik juga pada suka kan "


Tepat jam 18.30 Bagas sudah tiba dirumah keluarga Tuan Samiaji.


" Assalamualaikum..."


" Waalaikum salam..., masuk yu. " ajak Ratna.


" Udah lama kali...memangnya kamu baru sadar...!" balasnya sambil cemberut hingga Bagas tersenyum geli.


" Malam Om, Tante...


"Malam sayang... sini kita makan dulu ya... nanti baru bicaranya..." kata Nyonya Iswari ramah .


" Sayang... perasaan kalau nyuruh Nana makan ga pake kata sayang deh...


" Kaka mah mesti pakai omelan baru makan.." kata mamanya membuat Bagas tersenyum geli.


Bagas dan Tuan Samiaji sedang duduk berdua di taman atas,sementara Ratna dan mamanya merapikan meja makan.


" Kata Ratna ada yang mau kamu bicarakan.."


" Iya Om... ini tentang niat saya untuk menjadikan Ratna sebagai pendamping hidup saya. " kata Bagas dengan yakin.

__ADS_1


" Kalian baru saja lulus SMA, bagaimana mungkin sudah memikirkan hal seperti itu, bukan kah terlalu awal.."


" Tidak Om. perasaan saya pada Ratna sudah ada sejak SMP, saya menjaga perasaan saya pada Ratna karna kami masih pelajar sekolah.. "


" Tapi kamu selalu berganti ganti pasangan ?"


" bukan berganti ganti pasangan om, dan itu tidak berarti saya melepaskan perasaan saya pada Ratna "


" Bagaimana kamu yakin ?" saat ini mungkin karna kamu sering bersamanya , selalu komunikasi bagaimana kalau tidak.."


" Memang saya baru menjalani 2 tahun tanpa komunikasi maupun bertemu, tapi tetap Ratna yang menjadi tujuan saya.."


"Dua tahun... apa artinya...?"


" Sejak SMP, sampai SMA kami memang selalu ketemu dan komunikasi ,tapi saat SMA kelas XI dan XIai kami Janji untuk menjauh sesaat,sebelum akhirnya saya bertemu dengan Om dan Tante. "


" Jadi sekarang yakin dengan perasaan kamu ?"


" Kalau yakin sudah lama Om, tetapi kenapa saya baru sekarang saya mengatakan nya karna saat ini sudah tidak terikat dengan peraturan sekolah lagi "


" Jadi apa tujuan mu sekarang, kamu tahu siapa dan bagaimana Ratna ?"


" Insya Allah saya tahu Om, dan tujuan saya adalah untuk meminta ijin pada keluarga Om untuk membawa keluarga saya kesini dengan tujuan meminang Ratna "


" Kamu sangat yakin dan pasti... bagaimana dengan finansial... karna begitu kami menyetujui maka kami melepas tanggung jawab pada mu"


" Alhamdulillah..untuk itu Om tidak perlu khawatir" jawab Bagas yakin.


" Baiklah... akan Om bicarakan dengan keluarga yang lain... nanti apapun keputusan nya Ratna akan memberikan kabar, dan sambil menunggu keputusan bergaul lah seperti biasanya.."


" Terim kasih Om, saya janji tidak akan mengecewakan kalian "


.

__ADS_1


__ADS_2