Suamiku, Cinta Sejatiku

Suamiku, Cinta Sejatiku
14 Diam itu emas.


__ADS_3

Setelah dua hari ijin tidak masuk sekolah, Ratna merasa semangat begitu papa nya mengijinkan untuk sekolah,tapi dengan syarat harus diantar sopir.


" Alhamdulillah..dah sehat loe ?" tanya Ronald begitu melihat Ratna turun dari mobil.


" Kangen loe ya ma gue ,"


" hemmmm, ga ada yang bisa gue jahilin kalau jam istirahat'." katanya usil


" Onank Resse".


Ratna langsung menuju kelasnya sementara Ronald menuju kantin.


" Lemes amat Na, memangnya dah sehat ?" tanya Yana.


" Mendingan lah, eh kita Uts Minggu depan kan ?"


" Ya..."


" Ga terasa ya udah mo semester an aja."


" He eh, "


" Sakit apa Na,sampai 2 hari ga masuk ?" tanya Herdy yang baru datang.


" Sakit mikirin cintamu padaku " jawab Ratna membuat Yana pura pura muntah. sementara Ratna cuma senyam senyum.


" Lebay loe Na.." katanya membuat Ratna tertawa.

__ADS_1


" Eh ,emang surat Herdy kemarin dia nyata in suka ma elu ya?"


" Hemmmm ,tapi ya itu dengan syarat dan ketentuan yang berlaku" katanya geli.


" De ilah bikin surat cinta apa undian " dan mereka pun tertawa geli.


Bell sekolah sudah berbunyi dan kelas pun kembali penuh oleh siswa yang sebelumnya berada diluar .


Waktu belajar terus berlalu hingga waktunya pulang tiba,.


" Pulang sama siapa Na ?" tanya Herdy


" Gue dijemput..maklum anak mami ga boleh capek dulu.." kata Ratna lebay.


" Oooh...kira in ga dijemput,,gue mo ngajak makan dulu , ya udah kapan kapan deh..gue duluan ya.." dan Cowok itu pun berlalu dan ga berapa lama dia sedang ngobrol dengan Eka.


" Ga usah dianggap. ga ada ngaruhnya ke gue"


" Tapi kan dia udah bilang suka ma elu Na, se enggaknya dia kasih bukti kalau dia suka ".


" Ga usah protes mulu, pulang bareng gue ga, Rinjani juga mo kerumah gue " ajak Ratna pada Yana.


" Siapa nolak.., hahahahahha "


" Sedeng..."


Mereka sudah keluar gerbang sekolah ketika Erwin memanggil Rinjani.

__ADS_1


" Rin... gue bisa ngomong sebentar ga, Na gue pinjam temen loe dulu ya !'. Kata Erwin sambil menarik lengan Rinjani. Dan kejadian tersebut di perhatikan oleh Bagas.


" Loe perhatiin Rinjani ampe segitunya Gas " tegur Yanti pelan.


" Hemmmm , ga suka aja gue lihat Erwin narik tangan Rinjani,padahal Ratna ada di sana, ga punya otak bangat tuh anak " omel Bagas membuat Yanti heran.


" Loe kayanya ngasih perhatian lebih ya ke Ratna , apa loe sekarang suka ma dia ?"


" Apaan sih...kalau sama dia mah Ga perlu pacaran lagi "


" Maksudnya ?"


" Pe er buat nona Yanti " kata Bagas kalem,membuat Yanti cemberut. " Tuh bibir ga usah dimajuin begitu kali,ntar maksudnya beda loh " ledek nya lagi membuat Yanti tambah kesal.


" Loe cemburu ya, jangan diem aja dong say.." rayu Bagas,karna sejak tadi cewek disebelahnya lebih banyak diam.


" Kalau gue cemburu loe suka ?" cecar Yanti


" Engga. gue ga suka cewek yang cemburuan " kata Bagas dengan suara tajam.


" Kalau gue ga suka loe perhatiin cewek lain ?"


" Namanya loe otak loe kurang isinya."


" Bagas.. loe jahat banget " Yanti tiba tiba menangis membuat Bagas tarik nafas jengkel.


" Ya udah,loe mau minta apa sekarang. kan tadi loe yang ngajak ke sini "

__ADS_1


__ADS_2