
Tanpa terasa tahun ajaran baru sudah dimulai ,dan kini sudah kelas 2 SMP.
" Lagi ngapain Na.." Tanya Herdy pelan.
" Lagi lihat anggota kelas baru kita ." jawab Ratna tanpa mengalihkan matanya dari papan pengumuman.
" kita sekelas lagi ya.."
" he eh... , " jawab Ratna seneng.
" Loe sama Bagas pacaran ya, kaya nya seneng banget " tanya Herdy agak jutek, apalagi ternyata Bagas sekelas lagi dengan mereka.
" Gue ma Bagas pacaran...?, Ga lah.... " jawab Ratna nyengir.
Ratna masih senyam senyum waktu Bagas ikut berdiri di samping kirinya.
" Awas ..,ntar disangka cewek gila luh senyam senyum sendiri.." tegur Bagas sambil menarik rambut pendek Ratna.
" Siapa bilang gue sendiri, loe ga liat di samping gue ada Herdy..?" beritahu Ratna balas menarik baju Bagas, karena untuk menarik rambut Bagas hal yang tidak mungkin... karena tinggi Ratna hanya sepundak Bagas.
" Woooi..baju gue kusut nih luh tarik.." kata Bagas menghindar.
" Makanya jadi cewek jangan Kate napah..." ledek Bagas sambil masuk kelas..
" Dasar tiang listrik kurang tegangan luh.." balas Ratna sewot.
Dikelas 2 ini teman dekat Ratna yang kembali masuk kelas unggulan hanya Bagas,sementara Ronald tidak masuk. Yang membuat Ratna seneng, kali ini dia sekelas dengan Erwin, gebetannya sejak kelas 1. dan juga Rinjani teman SD nya.
__ADS_1
" loe duduk ma siapa..?" tanya Rinjani.
" Sama Yana...moga aja gue cocok.." jawab Ratna.
" Satu barisan sama Yanti n Friends ya.."
" ho oh..."
Ratna kembali duduk di kursi no 2 dari depan dekat meja guru, sementara Bagas sebangku dengan Herman dan Erwin dengan Theo..mereka dibarisan yang sama dengan Rinjani.
Saat ini kelas berlangsung dengan tertib... karena sebagian besar penghuni kelasnya... anak anak yang jaim..
" Yan... loe dapet undangan dari Harna ga..?" tanya Ratna pada Yana.
" Dapet... loe datang ma siapa..?, Bagas atau Erwin..?" tanya Yana agak sinis.
" Ga tau... kalau bareng Bagas,rumah dia kan jauh...kalau Erwin, ga tau deh...ntar gue tanya lah..." jawab Ratna agak ragu.
" Eh,sembarangan... ga lagi...gue mah cuma cowok yang keren aja baru gue iya in. " Jawab Ratna ngaco.
" Somplak..." bales Yana jengkel. Iya... Yana jengkel dengan jawaban Ratna karena dia ga pernah serius.
" Eh Yan... Erwin keren ya..."
" hemmmm... tapi gue ga suka, kayanya jaimnya kebangetan..."
" Yeeee, bagus lah loe ga suka... jadi ngurangin saingan buat dapetin dia."
__ADS_1
" Na...loe serius deketin Erwin, loe ga ngerasa apa Herdy suka caper ma elu.?"
" Hehehehe... Herdy ya.... ntar deh...gue liatin." jawab Ratna sambil senyum.
" Loe pikir barang apa si Herdy.."
" Gue ga suka orang yang caper, padahal tujuannya beda."
" Maksud loe..?"
" Bukan gue yang ditaksir Herdy,tapi yang lain.." jawab Ratna sambil melihat Erwin yang sedang ngobrol dengan Bagas.
Yup... Erwin sedang mencari info soal Ratna melalui Bagas.
" Loe sama Ratna cuma temenan ?, " tanya Erwin sambil memperhatikan Ratna dari belakang.
" Hemmmm, Loe suka ma dia..?"
" Cewek berisik..." jawab Erwin membuat Bagas ketawa.
" Kalau ga berisik bukan Ratna namanya..."
kata Bagas yang serius memperhatikan Erwin.
" Tapi loe suka kan ma dia..?"
" Menurut loe... ga masalah kalau gue deketin dia..?"
__ADS_1
" Ga lah, tapi jangan main main yah."
" yaellah Gas...masih SMP lagi,gimana mo serius.."