Suamiku, Cinta Sejatiku

Suamiku, Cinta Sejatiku
58. Titik awal 2


__ADS_3

Ratna hanya diam ketika Bagas membawanya keluar butik .


" Kenapa Yang..."Bisik Bagas sambil merangkul pundak Ratna.


" Aku ga suka gaya bicaramu tadi.. mereka juga pasti berusaha memberikan yang terbaik untuk kliennya, apalagi ini pesanan khusus Mama... kamu pikir mereka mau bertindak bodoh..." perasaan tidak suka langsung ia ungkapkan dengan rasa kesal.


" Baiklah....aku ga akan mengulangi lagi..., tapi kamu jangan cemberut lagi dong.." bisiknya sambil meniup telinga gadisnya membuat Ratna malu, dan dengan gemas Bagas langsung mengecup pipinya cepat,hingga tambah merahlah pipinya.


" Bagas malu ah...."


" Biar aja... pokoknya kalau kami masih cemberut aku akan terus menciumi wajah cantikmu" ancam Bagas.

__ADS_1


" Hentikan tidak..., kalau tidak aku ga mau jalan bareng lagi " ancamnya


" Okey sayang..., sini ah...masa kamu mau jauhan sih jalannya." katanya sambil menggenggam tangan gadisnya.


Mereka sudah kembali dari Mall dan sedang menikmati pemandangan malam yang cerah dari balkon apartemen Bagas.


" Pemandangan Disni kalau malam sangat indah... " bisik Ratna .


" Hemmmm...tapi tidak seindah yang ada didepan mata dan pelukanku" bisiknya mesra sambil memeluk Ratna dari belakang.."...sssst... tenang saja....aku hanya ingin memeluk mu..." bisiknya lagi..." aku akan menjagamu sampai nanti waktunya kita menjadi halal, karna aku tahu..akulah yang pertama untukmu..." sambil mencium rambut Ratna dan mencium wangi rambut gadisnya


" hemmmm...aku tidak akan berbohong padamu...untuk sekedar peluk dan ciuman yang menghanyutkan sudah aku lakukan pada wanita wanita yang aku kencani...tapi aku tidak pernah bertindak lebih jauh lagi,karna kamu lah wanita yang berhak untuk itu ?"

__ADS_1


"apakah kamu masih suka bertemu dengan mereka, wanita yang kau kencani dulu ?" selidik nya.


" Bertemu bila bersisian jalan ,ya pernah...bohong kalau aku katakan tidak..tapi untuk menjalani hubungan untuk kedua kali dengan orang yang sama..itu tidak akan mungkin.." jawabnya dengan kalem.


" Mengapa kamu ingin bersamaku...,kau pasti tahu kalau aku orang yang kaku dalam berhubungan dengan lelaki secara khusus begitu juga dengan keluarga ku."


" Entahlah.. pada awalnya aku suka memperhatikan mu saat bercanda dengan Ronald tanpa merasa malu atau canggung,padahal anak anak perempuan yang lain merasa malu atau risih bila bergaul dengan teman lelaki..kamu lebih memilih duduk dibelakang sendiri bergabung dengan kami... sejak itu aku mau wanita yang cuek dan tidak jaim sebagai kekasih hatiku.."


" Tapi bisa jadi aku berteman dengan kalian karna aku tidak ada yang mau berteman denganku...kamu tahukan...bagaimana aku yang tidak pernah mau main ke mall ataupun mengidolakan sesuatu dengan berlebihan."


" Itu yang aku suka,karna kamu berbeda... entah mengapa aku mau kelak kita bisa bersatu membangun masa depan.."

__ADS_1


" Tapi kamu tidak pernah bilang suka denganku...sedangkan dengan yang lain.mudah banget bilang aku suka, dia cantik atau aku mau pacarin dia "


" Tapi hanya denganmu aku selalu bilang bahwa kamulah wanita pendamping ku, karna itulah yang aku mau,bukan wanita wanita yang aku pacari atau aku kencani " dan Ratna menyandarkan kepalanya di dada Bagas dengan nyaman. Dan malam ini adalah malam pertama mereka berbicara tentang diri dan perasaan mereka satu sama lain,walaupun menurut Bagas, Ratna belum mengatakan secara terbuka tentang hatinya.


__ADS_2