
Ratna baru saja berniat tidur ketika telponnya kembali berbunyi dan kini Bagas yang menelpon.
" Hallo..Napa ?" tanya nya mengantuk.
" Yaellah Na,tanggapannya gitu amat. Ga bisa tidur nih gue." Jawab Bagas
" Tau ah,gue dah ngantuk..loe telpon aja Onank atau yang lainnya,kalau engga Erwin tuh,dia baru telpon gue juga"
" Loe ngantuk banget ya Na ?".
" Hemmmm selamat malam Bagas.. " dan Ratna langsung menutup telponnya.
Azan subuh sudah berkumandang dan Ratna langsung bangun dan bersiap untuk melaksanakan ibadah sholat subuh. Setelah kewajibannya selesai ia keluar rumah menuju dapur yang terletak dibelakang rumah utama.
" Pagi Nek. Bi Isa...", sapanya .
" Pagi sayang..., udah ketemu Kakek kamu?",temui dulu sana...sepertinya ada di kolam ikan !".
" Belum Nek , Nana ke kolam dulu ya..", dan ia pun langsung menemui kakeknya yang sedang memberi makan ikan.
" Pagi Kek."
" Hemmmm sini Na..!, kamu telpon Mama kamu, lalu bilang kalau kamu mau pergi sama Kakek ke puncak.."
" Oooh.., sama siapa aja perginya ?"
__ADS_1
" Hendra ",
" Om Danu ga ikut ?",
" Om mu itu masih sibuk sama urusannya, ga tau kapan mau bantuin Kakek.",
Mendengar perkataan kakeknya Ratna terdiam, baru kali ini ia mendengar Kakek ny terdengar lelah.
" Yang penting Kakek tetap sehat, jangan memaksakan diri.." hibur Ratna.
" Nana kedalam dulu ya kek, sekalian telpon Mama." pamitnya yang diangguki oleh Kakek nya.
Setelah menelpon Mama nya, ia bersiap siap lalu menemui nenek nya untuk sarapan.
Perjalanan menuju puncak dihabiskan dengan mendengarkan kakeknya ,yang sebagian besar isinya menegur Nana yang pulang larut semalam dan harus hati hati dalam memilih teman.
" Iya Kek, Nana ngerti kok. Mama juga sering pesan."
" Papa mu sudah pulang?, berapa lama keluar kota kemarin?"
" Sudah Kek, papa seminggu ada di Demak. sepertinya papa mau buka perkebunan buah deh Kek".
" Hemmmm ,papa mu seperti Kakek mu, tidak betah dirumah..." ,
" lah ngapah Kakek ngomong in diri sendiri " kata Nana dalam hati.
__ADS_1
Perjalanan ke puncak cukup memakan waktu karena mereka pergi di akhir pekan.
" Kakek mau bangun penginapan di sini?",
" hemmmm, bagaimana menurut mu ?", kawasan ini pasti akan ramai... Kakek akan bangun komplek penginapan yang asri dengan pemandangan alam yang indah."
" Bagus Kek, Nana yakin akan banyak orang yang akan menyewa villa untuk berlibur, karena dikota akan semakin panas jadi mereka mencari tempat yang sejuk.."
Setelah membahas tentang model bangunan bersama arsitektur berpengalaman, mereka kembali ke kota.
" Sudah berapa lama kamu dekat dengan Erwin ?" tanya Kakek mengejutkan.
" Ga deket sih Kek, cuma teman biasa aja, buat Nana semua teman sama aja, ga ada yang dekat atau jauh.."
" hemmmm...Kakek srtuju, carilah teman sebanyak mungkin ,dari sana kita nanti bisa melihat mana teman yang benar benar mana teman yang hanya sekedar saja.."
" Iya Kek..."
" Adek kamu bagaimana, kenapa kemarin ga ikut kerumah Kakek?"
" Dani itu sibuk sama main bola dan belajar Kek, mana mau dia diajak pergi kalau ga ramai ramai, katanya Adek maunya pergi liburan soalnya pasti lebih seru."
" Terus Adek mu sering main diluar ?"
" Engga Kek, Adek ngundang temannya main dirumah supaya Mama ga khawatir ", jelas Nana.
__ADS_1
Dalam perjalanan pulang,t tidak lupa mereka mampir untuk membeli oleh oleh.
"