Suamiku, Cinta Sejatiku

Suamiku, Cinta Sejatiku
47. Menunggu


__ADS_3

Liburan sudah selesai, dan hari hari untuk belajar kembali sudah dimulai, dan kegiatan belajar mengajar semakin menyita waktu dan hal ini sedikit berpengaruh pada hubungan Ratna dan Bagas yang berbeda sekolah.


Pada awalnya seperti biasa,tapi lama lama menjadi luar biasa... tidak ada sapaan ditelpon walau hanya say hallo, Awalnya memikirkan tapi lama lama menjadi ketidak pedulian.


Tidak terasa sudah menginjak tahun ketiga akhir Ratna menjadi siswa SMA.


" Ratna... gimana, kamu jadi ikut jalur prestasi ?" tanya Linda teman sekelasnya di kelas XII.5.


" Sepertinya engga Lin... aku mau cari kampus yang menyediakan kuliah malam "


" Kenapa ? kamu mau kuliah sambil kerja ?"


" He eh...biar aku bisa kerja in dua duanya..."


" Kamu sendiri ?"


" Mana mungkin gue bisa masuk Na, bikin malu aja..." katanya tertawa.


" Lin cari yang seger seger dulu yu....,gue yang traktir " ajak Ratna ketika keluar dari gerbang sekolah..


" Wow ga nolak...di mall depan ya ?"


Ratna dan Linda sedang menikmati bakso ketika ada 2 pasangan yang masuk .


" Na....itu kaya Bagas deh ?,


" Bagas siapa ?"


" Bagas yang anak Hpk yang bikin Sherly heboh kalau ketemu "


" Ooh , terus...?"


" Itu kayanya sama adik kelas kita deh , kalau ga salah namanya Camelia dan Oky..."

__ADS_1


" Heran aku...kamu tuh beneran cocok jadi wartawan tahu ga, info apa aja tahu "


" Eh...kayanya mereka mau duduk di kursi belakang kamu deh,soalnya arahnya ke sini "


" Ya udah anteng aja. Ga usah heboh dan ngasih mereka panggung."


" Bener banget..."


mereka sudah menyelesaikan makanan mereka tapi Ratna belum juga bangun.


" Dari tadi lihat jam terus ada yang kamu tunggu ?"


" he eh..., aku janjian Jam 16.30..


" Udah ditelpon belum ?"


" Udah tapi belum nyambung..mungkin masih dijalan."


" Kak Bagas , Kaka beneran mau jadiin Cami model di majalah Kaka ?"


" Bukan aku, tapi tim...?"


" Tapi Kaka setuju kan ?"


" Setiap memberikan pekerjaan aku selalu berdasarkan kwalitas mereka, dan aku belum melihat portofolio kamu.."


" Kak Bagas kok gitu sih...


" Bim...aku masih ada urusan... kamu temani mereka!" Dan Bagas pun berlalu pergi.


" Kak Bima...kok Kak Bagas begitu sih....!"


" Ya memang begitu... terus mau gimana ?"

__ADS_1


" Kak Bima beri solusi dong "


" Solusinya.... hindari Bagas...jangan melibatkan diri secara langsung, kamu ingin menjadi model ditempat nya, lalui prosedur yang bener.., aku permisi ".


" Gila.... Bagas keren banget Na...pantas aja Sherly ga bisa move on " kata Linda pelan. "Eh kok kamu senyum sih " tanyanya heran.


Belum lagi Ratna menjawab, handphone nya berbunyi yang ternyata dari Bagas.


" Ya.... Na gue udah ga tahan, pokoknya lulus SMA gue lamar loe !"


" Lah..bocah gila... Wooi ".


" Gue tunggu loe diparkiran.. ga pake lama.."


" heeeii...."


" Cepetan...!"


" Lin.... sorry ya aku duluan, temen aku nunggu diparkiran.." kata Ratna pada Linda .


" Iya... sana pergi,, aku juga mau cari baju dulu buat besok ".


" Besok... memang mo kemana ?,kencan yaaa?"


" kok kencan...besok kan.kita promnight.. memang nya lupa..?"


" Astaga... ya udah, selamat mencari ya... bye " Dan Ratna pun segera menuju parkiran lobby.


" Nih anak nunggu dimana sih.." omelnya dan kemudian telponnya berbunyi.


" 3 mobil dari tempat loe berdiri,sport hitam "


" Permisi.... ada apa ya..." tanya Ratna sambil mengetuk kaca mobil

__ADS_1


__ADS_2