
" Karna Kakek ingin melihat langsung anak muda yang memiliki keinginan kuat dan tidak mudah di intimidasi"
" Artinya ?"
" Kakek sudah mengawasi Kaka lebih intens saat Kaka masuk SMP. dan perhatian Kakek tertuju pada anak lelaki yang bernama Bagas, buat Kakek anak lelaki itu seperti yang lainnya, hanya tertarik sesaat pada anak perempuan yang disukai nya, tapi tidak demikian dengan Bagas, saat Kakek menegurnya ia malah balik menantang bahwa keyakinan nya tetap pada Kaka, begitupun saat SMA, dan ia malah mengatakan bahwa ia tidak perduli dengan keuangan dan fasilitas Kaka yang serba ada,karna dia mampu memenuhi nya..Bayangkan seorang anak bawang berani menantang Kakek" kata Kakek Marlon terdengar bangga.
" Bagas sudah tahu Kakek, apakah itu berhubungan dengan sikapnya saat menjauhi Nana saat SMP maupun SMA?"
" Dia tidak tahu Kakek karna dia mengira Kakek Darmo yang bertanggung jawab "
" Apakah Kakek sekarang akan menemui Bagas dan keluarga nya ?"
__ADS_1
" Tidak, Kakek akan melihat dari jauh.. keluarga Bisma Nararyan keluarga yang cukup keras dan berpengaruh di negara A, Kakek akan lihat apakah keluarga itu menjadi lemah untuk putra tunggalnya "
" Yang artinya?"
" Yang artinya bila ia lemah terhadap keinginan putranya, maka ia pun akan menyayangi pendamping putranya. karna kami tidak akan menyerah kan keturunan Kakek pada keluarga yang tidak menerima kami."
" Bagaimana kalau kita ke taman belakang, papa pasti suka,karna udaranya sejuk."Ajak Nyonya Iswari pada mertuanya.
" Selamat siang dan selamat datang dirumah keluarga kami " sambut Tuan Samiaji ramah.
" Terima kasih sudah mengundang kami untuk berkunjung kesini " jawab Tuan Nararyan ramah.
__ADS_1
Setelah berkenalan dengan kedua keluarga, pihak Bagas menjelaskan maksud kedatangannya.
" Kami sangat berterima kasih keluarga disini memberikan respon yang baik pada putra tunggal kami, dan kami harap kedatangan kami tidak sia sia.." Kata Tuan Nararyan kalem dengan suaranya yang tajam.
" Tidak ada ke sia sia an bila memang tujuannya baik, karna keluarga kami pun menginginkan yang terbaik untuk putri kami.." jawab Tuan Samiaji.
" Ratna adalah cucu perempuan satu satunya di keluarga kami, dan ia juga seorang penerus dan memiliki tanggung jawab yang besar pada keluarga nya.. Jadi yang nanti menjadi suaminya kami harapkan dapat memberikan kebebasan untuk melakukan tanggung jawabnya tersebut" Kata Kakek Darmo dan Ratna yang mendengar perkataan Tuan Bisma menataonya tajam dan Bagas maupun papanya menyadari reaksi Ratna.
" Nona sangat cantik,tetapi mempunyai sikap dan sifat yang tidak mudah didikte... apakah nona akan menuruti kemauan keluarga nona ?" tanya Tuan Nararyan tersenyum.
" Terima kasih atas pujian Tuan, Anda benar saya bukan gadis yang tidak mudah di dikte.. dan saat ini tidak ada hubungannya dengan Tuan maupun keluarga saya, karna ini merupakan keinginan kami berdua yaitu putra Tuan dan saya, jadi bukankah Anda bertanya pada kami berdua, apakah kami mau di dikte oleh keluarga untuk masa depan kami ?"
__ADS_1
" Menarik... aku sangat menyukai nya, ternyata tidak salah putraku memilihmu Nona , jadi bagaimana Tuan Darmo, Tuan Samiaji apakah kita akan bersatu ?"