Suamiku, Cinta Sejatiku

Suamiku, Cinta Sejatiku
63.Cintai aku


__ADS_3

Bagas menerima telepon dari Papanya ia berbicara di balkon.


" Ya pah...?"


" Bagaimana kabarmu anak muda ?" tanya Papanya dengan suaranya yang dalam.


" Baik pah... Papa dan Mama bagaimana dan kapan kalian berangkat ke negara S ?"


" Kami sehat, kami akan berangkat esok hari... dan kalian kapan akan berangkat... ingat ini acara kalian jadi harus jaga kesehatan jangan di Gas terus ?" Papanya mengingat kan.


" Iya pah....aku tahu... besok kami berangkat, Edward sudah memberi kabar pesawat mendapat ijin jam 3 sore." Bagas menjelaskan, selanjutnya mereka berdua sibuk membicarakan pengembangan bisnis properti di negara Y.


" Bagaimana dengan teman mu?, apakah kamu yakin mereka mampu ?, tanya Tuan Nararyan mengenai Richard cs dimana perusahaan nya sekarang bernama Rhyki design and properti.

__ADS_1


" Aku yakin pah...karna selama tiga tahun kami kerjasama, hasilnya sangat memuaskan apakah Papa ingin bertemu mereka ?"


" Coba kamu hubungi mereka, karna setelah acara di negara S, Papa akan berkunjung ke negara Y untuk melihat perkembangan disana !" beritahu Tuan Nararyan.


" Kalau begitu aku akan memberi kabar pada papa..dan......Ratna mengusulkan agar aku menghubungi mereka sekarang jadi kalau bisa mereka bisa ikut dengan kami besok " katanya.


" Tidak perlu...besok adalah perjalanan pribadi kalian, nanti kalian tidak bebas bila ada orang lain bersama kalian " Kata Tuan Nararyan mengingatkan.


" Ternyata papa menyadari juga... soalnya kalau aku yang menolak, entah lah apa ia akan bertindak seperti Mama ." kata Bagas tertawa dengan keras.


" Papa ga mau bertemu mereka saat acara kita Yang ?, bukankah lebih cepat lebih baik"


tanya Ratna sambil menikmati Yogurt .

__ADS_1


" Papa itu pengertian dan tahu tentang anaknya ?" Kata Bagas sambil menghampiri istrinya yang duduk selonjor kaki di sofa.


" Maksudnya...kan bagus juga jadi mereka ga perlu keluar ongkos..!" Ratna tetap tidak mengerti maksud dari suami dan mertua nya.


" Papa tahu kebutuhan ku ...kalau mereka bersama kita, maka dijamin aku tidak akan bisa menikmati dirimu dengan bebas " jawab Bagas memberikan godaan pada ***** istrinya karna ia berdiri dibelakangnya.


" Tahu ga Yang, dulu ada orang dari wajah dan mimiknya saja aku bilang muka mesum...nah kamu wajahnya cool tapi bicara dan tindakannya mesum dengan kata lain otak mesum " katanya tanpa ekspresi membuat Bagas tertawa keras dan langsung menghisap bibir istrinya dengan keras hingga Ratna memukul tangannya dengan sendok.


" Kamu Yang... mau bilang otak mesum saja sampai jauh bangat muternya.." Goda Bagas


" Biar..."


" Yang.. emang enak banget ya..sejak aku kenal kamu pasti selalu cari Yogurt...Ga siang ,malam bahkan pagi pun asyik dengan yogurt.." katanya dengan heran.

__ADS_1


" Sejak SMP kamu kenal aku, mengapa kamu sukanya sama aku... padahal yang lain biasa aja tuh sikapnya kepadaku!" balasnya sambil melirik suaminya...


Bagas hanya tersenyum dan ia mengangkat kaki yang sedang selonjor dan menaruhnya diatas pangkuannya. Sambil memberikan pijatan ringan di telapak kaki istrinya , Bagas memandangi Ratna yang sangat mengoda dan pijatan tangan di kaki istrinya terus naik hingga Ratna merapatkan pahanya tetapi tangan kekar suaminya terus memaksa hingga ia membukanya dengan menahan nafas , dan Bagas menjadi tidak sabar dengan cepat ia mengambil mangkuk Yogurt dan meletakkan nya di atas meja dan langsung me*****h tubuh istrinya. Gairahnya pada Ratna tidak pernah berkurang dan ia sangat menyukainya dan puas saat Ratna menerima dirinya dengan penuh hasrat seperti dirinya .


__ADS_2