
" ka, gelang kamu cantik...?'" kenapa Mama baru lihat ya. "
" Oooh ini tadi dibeliin Bagas mah,katanya sebagai ucapan terima kasih udah bantu in kerjaannya di kantor tadi.., Nana kekamar dulu ya mah "
Dan Ratna pun berlalu menghindari pertanyaan lain .
Selesai belajar Ratna melihat handphone nya dan melihat banyak panggilan masuk, dan yang paling banyak dari kakak kelasnya David.
" Males banget .." dan dia pun menghapus riwayat panggilan nya.
Selanjutnya ada Kevin yang ngechat dan terakhir Bagas.
Dan Ratna pun segera menelpon Bagas.
"Hallo...sorry tadi lagi ada perlu sama papa "
" hemmmm lain kali gue tunggu telpon dari loe aah ,biar ada kata pembuka nya..."Kata Bagas geli.
" Yeeee... mau gue tutup nih... eh besok loe pulang jam berapa.. bisa ketemuan ga ?"
" pantas aja manis, ternyata ada maunya..."
" Iiih ... bisa ga...?"
" Besok gue ada rapat Osis terus latihan evaluasi kenapa kemarin bisa menang tipis lawan Prs, terus lanjut pembentukan panitia untuk pesta olahraga yang dibuat Hpk.. jadi jadwal gue penuh... kenapa sih..kok tumben
..?"
__ADS_1
" Sebenarnya sih lebih enak ngomong langsung, tapi ya udah lah... gue tadi mbahas tentang perkebunan kopi di kota A, dan gue mau buat seperti perkebunan teh yang rancangan nya dari perusahaan loe, dan papa gue setuju, dan mau ketemu loe langsung..."
" hemmmm soal kerja annya.." keluhnya.
" Lah emang soal kerja an, emang maunya soal apaan ?"
"Soal lamaran gue..." kata Bagas tertawa..
" Gila... kapan elu ngelamar gue...?"
" Ya nanti lah kalau udah lulus SMA , makanya dari sekarang gue mo ngeloby sama calon mertua biar lancar kaya tol.."
" Tau aah.."
" Udah mandi loe, pakai sabun apa sih wangi nya sampe kesini..."
" Ya udah ntar gue jadwalin kapan bisa ketemu papa loe, kan mesti buat persiapan matang kalau mo ketemu camer.."
" Gas....
" hemmmmmm...
" Gue suka gelang nya, kecil...cantik dan menarik perhatian hingga sayang kalau dilepas dari tangan "
" Ooh honey.... kenapa ga dari dulu aja gue beliin gelang,biar bicara loe selalu manis..."
" terima kasih..."
__ADS_1
" aku pada mu ya... night.."
Dan pembicaraan pun berakhir...
Ratna sedang memainkan lion nya ketika pintu kamarnya diketuk .
" Kak...belum tidur kan ?, Mama boleh masuk..?"
" Ya mah..baru mo tiduran kok.."
" Kak... Mama boleh tanya kan ?
" soal gelang ini mah ?"
" Anak Mama pintar.."
" Bener ini Bagas yang kasih tadi ?"
" Iya mah, baru tadi ..Eh kok Mama tahu sih baru tadi Bagas ngasihnya.."
" Kalungnya Kaka pakai atau simpan ?"
" Ini mah..." katanya menunjukkan kalung dilehernya.
" Cuma ini...Ga ada yang lainnya ?"
" Mama kenapa sih...bikin Nana bingung..'
__ADS_1
" hemmmmm, perhiasan ini Mama yang design. kalau tidak salah Mama terima pesanan nya itu sekitar 2-3 tahun lalu, dan masih ada cincin couple dengan model yang sama... dan waktu Mama terima pesanan tersebut ada note khusus..harus dibuat dengan hati yang tulus karna ini untuk pengantin remaja saya..bahkan Mama canda in ke papa mu, kalau anak kita yang dapat pasangan kaya gini gimana ya, dan papa mu cuma bilang... anak papa akan mendapatkan yang tidak didapat anak lain... makanya Mama terkejut kamu memakai gelang tersebut apalagi dari Bagas.., apa Kaka akan jadi pengantin remaja nya Bagas...?"