
Mereka sedang membicarakan jadwal kerja mereka karna saat ini kelas XII sudah harus bersiap menghadapi ujian .
" Buat gue ga masalah, dengan bergabung nya kita ke group Bagas kita bisa mendapatkan keuntungan disaat seperti ini ?" kata Kevin.
" Gue setuju Vin, kita memulai usaha ini dari nol,bermodal rasa malu kita ke orang tua, dan kita tahu lumayan sulit untuk menarik klien bekerja dengan kita " tambah Imron.
" Tapi sejak bergabung dengan Bagas kita selalu mendapat penawaran dan dari situ hasil kerja kita makin dikenal" kata Richard.
" Dan jujur, gue rasa Bagas baik ke kita itu berhubungan dengan Ratna " kata Kevin sambil tertawa dan dia melambaikan kan tangan saat dilihat nya Bagas memasuki restoran.
" Sorry dah lama nunggu ya... ?"
" Ga masalah... sudah selesai di Hpk.."
" Udah... walaupun masih ada sedikit yang ga sesuai..", oh ya yang kemarin bagaimana..? mau dilanjutin ke proyek lain lagi ga ?", tapi ini milik Papa nya Ratna... aku sudah bicara ke Ratna kalau saat ini aku pribadi belum bisa pegang , dan Alhamdulillah Tuan Samiaji setuju aku tunjuk perusahaan lain untuk membangun resort tersebut dengan jaminan ku, ini diskripsi yang di inginkan Ratna.. kalau design nya sudah selesai bisa buat janji dengan Tuan Samiaji melalui Ratna" Kata Bagas sambil menyerahkan berkas.
" Apa Ratna terlibat langsung..?"
" He eh, karna sebagian besar resort milik Ishswaji Resort yang ada di negara ini dikelola oleh Ratna, sedang Tuan Samiaji hanya pemodal awal saja" kata Bagas menjelaskan.
" Wow....hebat..!"
" Okey kami terima ini, semoga kami tidak mengecewakan mu !". kata Richard.
__ADS_1
" Seperti tadi di bis, aku hanya minta kalian menjaga Ratna, terutama dari David, dia seperti orang tanpa akal.." kata Bagas berubah dingin.
" Kami akan menjaga Ratna semampu kami " Janji Kevin.
" Terima kasih... " aku permisi dulu.." Selamat siang "
" Selamat siang.."
Maka Bagas pun meninggalkan mereka.
" Kenapa dia pakai sopir ?", kata Hendro
" Mungkin karna mau kenyamanan, sekaligus menunjukkan status nya sebagai pimpinan." jawab Yudha.
" Siap !!"
Dan mereka pun segera menuju kantor mereka yang berada dekat rumah Imron. Ya mereka menyewa ruko milik keluarga Imron untuk tempat usaha mereka.
Dengan semangat mereka mengerjakan design sesuai diskripsi yang ditulis Bagas serta estimasi biaya yang dibutuhkan.
" Tau ga, sejak terima orderan dari Bagas ,cara hitung cepat gue kepake "kata Hendro membuat temannya tertawa.
Waktu sudah menunjukkan jam 20.30 ketika handphone Ratna berbunyi.
__ADS_1
" Ya... ini baru berangkat lagi setelah tadi Isoma, "
" Loe ga lupa kan untuk makan ?"
" Engga... pokoknya kalau sampai timbangan gue naik tanggung jawab loe ya "
" Iyaaaaa... nanti kalau timbangan loe naik kita nge-gym bareng...kan lumayan tuh liat body seksi loe " Goda Bagas.
" Eh....kenapa belum sehari gue tinggalin loe udah error ya.." katanya tertawa
" Makanya jangan kelamaan perginya... , eh sampai 4 hari ke depan gue mungkin ga bisa telpon ya... Soalnya besok pagi berangkat ke Negara Y "
" Sama siapa ?"
" Sama pak Haris... tenang aja..pokoknya tetap aku padamu.., ya sudah gue tutup dulu ya...Night !"
" Night. "
Dan Ratna pun menyimpan kembali handphone nya.
" Siapa Na ?, cowok loe ?" tanya Vanya
" pendamping masa depan gue " jawab Ratna tertawa mengingat perkataan Bagas setiap kali memperkenalkan dirinya..
__ADS_1