
Setelah pak Gunanto meninggalkan ruang Osis,Richarf langsung menegur temannya dan Yenny langsung keluar karna kakak kelasnya membsri isyarat untuk keluar.
" Gila luh. gue tadi ditegur pak Gunanto didepan Yenny.. Loe tau pak Gun bilang apaan ?, Dia bilang bagaimana mungkin mereka ada di kantin sedangkan tadi sudah dikosongkan."
" Sorry Chad, tadi gue udah mo ikut baris,tapi kok seru kali kalau ada cewek imut terlambat " jawab Kevin kalem.
" Loe tahu ga, tuh anak larinya cepat juga, dan gue mikir gimana caranya dia lewat pakai rok begitu... eh ternyata dia pakai celana pendek dan yang dia pake juga bukan rok tapi rok celana , tapi yang bikin gue heran dari mana dia tahu jalan itu, dia kan anak baru ?" kata Hendro heran.
" Itu juga yang gue pikirin... Ya udah kita balik ke kelas, ga mau gue kena teguran pak Gun lagi !". Dan mereka kembali ke kelas dan sengaja melewati kelas X.
" Eh Chad, anak cewek loe cakep cakep loh ?" beritahu Kevin setelah ia mengintip dari jendela sebelum tirainya dirapatkan oleh guru yang mengajar.
" Karna anak gue cakep cakep makanya gue ga mau kena polusi dari loe pada " katanya sambil tertawa.
Ya disekolah ini ada perwalian bagi kelas X dimana yang bertanggung jawab atas ketertiban dan kenyamanan kelas itu dilakukan oleh salah seorang siswa kelas XII yang bisa menjadi panutan bagi yuniornya. dan Richard serta Yenny adalah perwalian dari kelas X.
" Ketua kelasnya siapa Chad ?" tanya Imron.
" Rubby ?"
" Rubby Valentine.. macaaan ".
" Loe kenal Ron ?"
__ADS_1
" Ya kenal lah, buat orang ikut karateka pasti kenal Rubby, cewek super sangar kalo di arena komite"
" Berarti ga salah ya,gue milih dia sebagai ketua kelas. tapi dikelas ini yang bakal jadi rame itu Ratna deh...kelihatan suka ngeles kaya bajay. "
" Bell pulang sudah berbunyi ketika Lennu teman sebangku Ratna menyapanya.
" Pulang naik apa Na, mau bareng ga, aku bawa motor " ajaknya sambil memasukkan buku kedalam tas.
" Bareng juga percuma kali Len, rumah loe emang dimana ?" kata Bobby menimpali.
" Ooh, memangnya rumah kamu dimana,aku di Hpk "
" Ratna searah ma gue, mo pulang bareng ga Na, Deddy dan Lia juga bareng ma gue " kata Florentino wakil ketua kelas.
" Selow aja Na. " kata Deddy.
Mereka keluar gerbang sekolah bersama, dan belum jauh dari sekolah, handphone Ratna berbunyi dan ternyata Bagas yang menelpon.
" Nape ?" kaya Ratna,buat mereka ga ada hallo hello an sebagai kata pembuka.
" Pulang bareng siapa?"
" Temen ,loe dimana, kayanya rame banget ?"
__ADS_1
" Masih disekolah, nanti mau ada rapat Osis "
" Oh, ya udah gue duluan ya " Dan Ratna pun menutup telepon.
" Siapa Na, cowok loe ?" tanya Lia.
" Bukan kok, cuma temen gila aja " jawabnya nyengir.
Ya, setelah masuk SMA ,Ratna dan Bagas jarang sekali bertemu walaupun ritual telponan malam masih rutin tapi hanya sekedar say hello.
Di kelas X ini Ratna mempunyai teman karib yaitu Lenny dan Ito., setiap ada pelajaran kelompok mereka pasti bersama.
" Ratna... formulir kegiatan ekskul dari Kak Richard udah di isi belum ?" tanya Rubby.
" Sudah, tadi udah aku kumpulin sama Kiki " jawabnya.
" Okey... ikut kegiatan apa Na ?" tanya Bobby.
" Basket... habis kalo gue ikut seni tari ntar yang liat pada melayang lagi " jawab nya yang langsung mendapat jitakan dari Ito.
" Ga mau beramal loe ?" kata Eqy.
" Nah kalimat begini nih yang faham aja maksudnya.." kata Bobby tertawa.
__ADS_1
..