Suamiku, Cinta Sejatiku

Suamiku, Cinta Sejatiku
13. Ajakan Herdy.


__ADS_3

Di salah satu Restoran yang berada di Mall P.


" Bagas serius mo traktir kita ?" Tanya Dwina pada Indri.


" Kalau dia ga bantah Ratna sih berarti bener , noh udah berisik tuh anak." jawab Indri sambil menunjuk Ratna dan Ronald yang sudah mulai saling ejek.


" Kapan ya, si RR kalem..?"


" Kalau udah dapet hidayah,baru anteng " sahut Herman membuat mereka tertawa


" kalau ngomong suka bener luh Man.."


Sambil menunggu pesanan mereka, Ratna ijin ke toilet .


" Mo kemana..?" tanya Ronald.


" Setor.."


" Najis....Jores luh ".


Ratna baru keluar dan toilet wanita ketika ia dipanggil.


" Ratna...!"


" Eh.., ada apa Her ?"


" Loe udah terima surat gue kan ?, gue harap yang lain ga ada yang tahu,soalnya gue ga setajir Bagas ataupun Erwin." Dan Herdy pun langsung ngeloyor pergi.


" Lah bocah ngapah ya..".


Ratna duduk disebelah Indri.

__ADS_1


" Kenapa loe Ind ?, Ga suka apa dah kenyang ?"


" gue tadi salah pesen , gue ga begitu suka sama coklat , mo tukaran ga ?.


" Pesen aja lagi, kalau ga suka"


" Sayang Na, gue join aja ma loe ya ?",


" Ok "


Mereka sudah selesai makan,dan rencananya mau lanjut nonton bioskop.


" Sorry, gue langsung pulang ya, soalnya ijin gue cuma pergi makan aja." kata Ratna pada tean temannya.


" Ikut aja Na,sekalian keluar.." Bujuk Yana.


" Lain kali aja deh, " setelah say goodbye Ratna keluar dari Mall menuju parkiran. dan di sana sudah ditunggu oleh sopir Mama nya.


" Iya pak.. Kepala Nana agak pusing nih !".


katanya sambil menyandarkan punggungnya.


Begitu sampai rumah tubuh Ratna sudah basah oleh keringat membuat sopirnya khawatir.


" Non... kenapa..?",


" Ga papa .." dan belum sampai Ratna masuk kerumah dia sudah tidak sadarkan diri. beruntung pak Ali berada dibelakang nya.


" Ya Allah... Pak Ali, kenapa dengan Ratna ?",tanya Nyonya Iswari .


" Maaf Bu, tadi di mobil non bilang agak pusing..!".

__ADS_1


" Ya udah,bantu saya bawa Ratna ke kamar, bi Muh...telpon dokter Syarif minta kerumah." perintah Nyonya Iswari.


Tidak berapa lama Dokter Syarif datang dan segera memeriksa Ratna.


" Bagaimana dokter ?".


" Ratna terlalu capai, istirahat' saja, bila ruam biru di badannya masih ada sampai dua hari ke depan, harus kembali diperiksa lebih dalam. Saat ini harus istirahat' saja dan jangan lupa diminum obatnya." Jawab dokter Syarif kalem.


Setelah mengantar dokter Nyonya Iswari kembali ke. kamar Ratna.


" Nana....jangan buat kami khawatir sayang " katanya sambil mengelus rambut putrinya.


" Mah....maaf in Nana ya,udah buat Mama cemas !" bisik Ratna yang dibalas senyuman Mama nya.


" Nana ikutin kata Mama, sekarang istirahat' dulu, dalam 2 hari ini Nana ga perlu masuk sekolah dulu ya."


" Ya Mah,tapi kalau besok Nana udah sehat masuk sekolah aja ya... " bujuk Ratna.


" Kita lihat besok pagi ya..".


Malem itu Bagas menelpon Ratna dan suaranya agak panik .


" Na, loe sakit apaan, kayanya kemarin loe ga apa apa deh. kok bisa sampe pingsan sih ?"


" Mama gue telpon loe ya, eh Gas yang lain ga ada yang tau gue sakit kan ?".


" Cuma gue sama Ronald aja yang tahu, soalnya dia masih dirumah gue tadi. terus keadaan loe gimana sekarang, gue perlu Dateng ga ?"


" Ngapain mo kesini... emang loe dokter gue, Eh jangan jangan tadi loe ga rela ya gue nodong traktiran ?".


" Apaan sih, ga lucu tau.. " dan Bagas langsung menutup telponnya membuat Ratna tertawa.

__ADS_1


__ADS_2