Suamiku, Cinta Sejatiku

Suamiku, Cinta Sejatiku
8. Haiii


__ADS_3

Ratna dan Rinjani sedang jalan berdua saat Bagas menyela di tengah mereka.


" Ih si Bagas... jalanan lega juga,main nyelak aja kaya bemo.." kata Ratna kesal.


" Hehehehe... Na, loe pulang ma gue ya." kata Bagas.


" Ga bisa, hari ini gue disuruh setor muka ke rumah Kakek gue."


" Udah kaya angkot aja pake setoran." timpal Ronald yang tiba tiba udah muncul di samping Ratna.


" Onank somplak..."


" Dari rumah Kakek loe pulang jam berapa.?" tanya Bagas lagi.


" Kaya nya gue nginep,soalnya besok kan libur.."


" Loe ga datang ke pestanya Harna ?" tanya Ronald.


" Susah dapet ijin gue.. tahu sendiri dari kelas satu sampe pertengahan kelas dua ini cuma elu aja yang dapet ijin ngajak gue pergi " jawab Ratna pada Bagas.


" Ya juga sih..."


" Loe berangkat ma siapa ?"


" Gue sama Dwina...", eh kenapa ga sama Erwin atau Rinjani aja.."


" Gue ga berangkat Gas, soalnya mo keluar kota ma keluarga." Jawab Rinjani.


" Berangkat ma gue aja Na..!", kata Erwin dari belakang.


" Eh panjang umur..., yang diomongin ada dibelakang." kata Ronald kurang suka,


" Nanti loe share Lok aja ya " kata Erwin langsung pergi.

__ADS_1


" Woooi loe serius suka ma cowok kaya gitu...,ga banget Na.." kata Ronald memperhatikan Erwin yang semakin jauh.


" Ya kali Nank loe suka ma cowok.." bales Ratna sambil ketawa yang langsung dibales Ronald dengan menarik rambutnya. Dan mereka pun saling kejar kejaran,


meninggalkan Bagas dan Rinjani yang saling diam.


" Loe kenal lama sama Ratna ya ?" tanya Bagas.


" He eh, dia temen SD gue ".


" Loe suka sama Erwin ya ?" tanya Bagas mengejutkan.


" Hah.."


" kalau loe suka,loe jelasin sama Ratna biar ga jadi salah faham." pesan Bagas dan dia pun menyusul RR.


" Masa sih kelihatan kalau gue suka sama Erwin... Tau aaah... Erwin aja ga jelas.." kata Rinjani dalam hati.


Ratna sedang memilih telur ketika handphone nya berbunyi, ternyata Erwin yang menelpon.


" Hallo Ratna... loe dimana..?"


" Ooh gue masih di rumah Kakek gue, kenapa..?"


" Loe belum share Lok rumah luh.",


" Oooh, ya udah ntar ya, loe mo jemput jam befapa ?"


" Abis Magrib ya.."


" Oke..,gue tunggu.!" jawab Ratna ,sambil menutup pembicaraan.


" Siapa Na...?", tanya Kakeknya

__ADS_1


" Namanya Erwin, dia temen sekelas Nana.."


" Papa dan Mama mu tahu kalau kamu mau pergi?" selidik kakeknya lagi.


" Mama sih udah tahu soal undangannya, tapi belum ngasih jawaban boleh apa engga ya." beritahu Ratna pelan.


" Lalu..... kenapa bikin janji,padahal belum dapat ijin.." tegur kakeknya.


" Kek.... boleh ya.... kan Nana nginap disini...". bujuk Ratna .


" Hemmmm., nanti Kakek mau ketemu teman mu itu."


" Siap Kek.." kata Ratna senang.


Ratna segera bersiap setelah selesai sholat Magrib.


" Ratna, jam berapa teman mu datang.?". tanya Kakeknya dari ruang tv.


" Barusan telpon, sedang dijalan kek".


Dan tidak berapa lama, Erwin memberi kabar kalau dia sudah dekat lokasi tapi ga ketemu tempat yang dituju.


" Dimana Na...?" tanya Erwin.


" Disamping kanan loe ada gerbang warna putih yang sudah terbuka, loe masuk aja terus ikutin jalan masuk ,nanti ketemu rumah warna putih " beritahu Ratna sambil melirik kakeknya.


" Naik apa teman mu..?".


" Hemmmmm... Erwin bawa motor kek..". kata Ratna pelan membuat kakeknya langsung berdiri dan menuju pintu.


" Yaaaa...alamat jelek deh..." keluh Ratna membuat neneknya tersenyum.


" Teman pria Nana udah ada yang kerumah ?". tanya Neneknya.

__ADS_1


" Udah, baru seorang Nek,tapi hari ini dia bareng sama temen yang lain." jawab Ratna, dan dia langsung menuju ke depan ketika Erwin sampai.


__ADS_2