Suamiku Buruk Rupa Dan Lumpuh

Suamiku Buruk Rupa Dan Lumpuh
Sakit Kak


__ADS_3

xxxxx Adegan mengandung unsur dewasa bagi yang belum cukup umur mohon di skip begitu pula bagi yang tidak suka. xxxxxx


"Hehehe... Ketahuan ya." Ucap Kimberly sambil membuka salah satu matanya dan tertawa tanpa dosa melihat wajah kesal suaminya.


"Istriku ternyata nakal." Ucap Ray sambil menaiki tubuh istrinya.


'Istriku sangat menggemaskan membuatku terhibur, terima kasih sayang berkat kehadiranmu membuat diriku sangat berarti.' Sambung Ray dalam hati.


"Nakal sama suaminya boleh dong." Ucap Kimberly dengan manja sambil mengalungkan ke dua tangannya ke arah leher suaminya.


"Harus sama Kakak nakalnya." Ucap Ray sambil menarik tali jubah handuk yang dikenakan oleh istrinya.


"Sayang, kamu ..." Ucap Ray menggantungkan kalimatnya sambil menatap tubuh seksi istrinya.


"Suka tidak?" Tanya Kimberly yang melihat mata mesum suaminya.


"Sangat suka." Jawab Ray dengan matanya masih membulat sempurna.


Setelah beberapa saat Ray melepaskan dan membuang jubah handuk yang dikenakan oleh Kimberly secara asal hingga Kimberly hanya menggunakan lingerie.


Ray turun dari ranjang kemudian menarik tali jubah handuknya lalu membuangnya secara asal.


"Punya Kak Ray besar dan panjang, apakah itu bisa masuk ke punyaku?" Tanya Kimberly polos sambil memegangi bagian privasinya.


"Pffftttt..."


"Aish nyebelin." Ucap Kimberly dengan bibir bawahnya dimajukan.


Ray tersenyum melihat bibir Kimberly terlihat sangat menggemaskan di matanya. Ray menaiki tubuh istrinya kemudian mengarahkan wajahnya ke wajah istrinya.


Cup


Ray mencium bibir Kimberly yang sudah menjadi candunya.


"Sangat manis." Ucap Ray sambil menjilati bibirnya dengan menggunakan lidahnya 👅.


Kimberly hanya tersenyum kemudian Ray kembali menciumi bibir istrinya dengan lembut dan semakin lama berubah menjadi lu x mat x tan sedangkan Kimberly membalas ciuman Ray.


Sretttt

__ADS_1


Sretttt


Ray menarik lingerie milik Kimberly hingga terlihat tubuh polos istrinya membuat Ray menatapnya tanpa berkedip hal itu membuat Kimberly malu dengan menutupi dua gunung kembarnya dengan menggunakan tangan kiri sedangkan tangan kanannya menutupi bagian privasinya.


"Kenapa ditutup?" Tanya Ray sambil menarik ke dua tangan Kimberly.


Ray mengangkat ke dua tangan Kimberly ke atas kemudian menguncinya dengan menggunakan tangan kirinya sedangkan tangan kanannya memainkan salah satu pucuk gunung kembar milik Kimberly.


"Ahhhhhhh... Kak Ray ..." Panggil Kimberly sambil mengeluarkan suara merdunya.


Ray hanya tersenyum kemudian Ray memasukkan mulutnya ke salah satu gunung kembar yang belum tersentuh kemudian menyedotnya seperti bayi.


Suara merdu keluar dari mulut Kimberly hingga Kimberly menaikkan tubuhnya ke atas setelah beberapa saat Kimberly ambruk tanda dirinya mendapatkan pelepasan untuk pertama kalinya.


"Hah ... Hah .... Hah ..."


Kimberly mengatur nafasnya sedangkan Ray sangat senang Kimberly mendapatkan pelepasan.


"Enak?" Tanya Ray dengan suara menggoda.


"Enak banget sayang." jawab Kimberly sambil masih mengatur nafasnya.


"Yang mana?" Tanya Kimberly pura-pura dengan wajah memerah menahan malu.


"Ck ... yang barusan kamu katakan." Jawab Ray.


"Enak banget." Ucap Kimberly.


"Selanjutnya?" Tanya Ray.


"Sayang." Jawab Kimberly.


"Aku sangat suka, ganti panggilan Kakak dengan sebutan sayang." Pinta Ray.


"Baik Sayang." Jawab Kimberly.


Ray hanya tersenyum kemudian melanjutkan kembali hingga beberapa saat setelah melakukan pemanasan berlanjut ke permainan inti.


Ray mencoba memasukkan wortel import nya ke dalam goa yang dikelilingi oleh rumput hitam tanpa memerlukan senter. Di hentakkan pertama Ray tidak berhasil namun Ray tidak menyerah.

__ADS_1


Di hentakkan ke dua Ray juga tidak berhasil hingga dihentakan ke tiga Ray berhasil namun baru kepala wortel import nya yang masuk.


"Sstttttt... Sakit." Rintih Kimberly.


Cup


"Maaf." Ucap Ray sambil menarik wortel import nya.


Walau Ray sangat menginginkan bagaimana rasanya hubungan suami istri tapi Ray tidak tega melihat Kimberly yang sangat dicintainya merintih kesakitan.


"Sakit sekali ya?" Tanya Ray merasa bersalah.


"Iya." Jawab Kimberly jujur.


"Kalau begitu Kakak akan mandi air dingin untuk menidurkan adik kecil Kakak." Ucap Ray sambil turun dari ranjang.


Grep


"Lanjutkan lagi Kak, aku akan tahan." Ucap Kimberly yang tidak tega melihat Ray yang menginginkan hubungan suami istri sambil menahan tangan Ray.


"Kakak tidak tega melihatmu meringis kesakitan." Ucap Ray.


"Aku akan tahan Kak, lanjutkan yang tadi." Ucap Kimberly.


"Tapi ..." Ucapan Ray terpotong oleh Kimberly.


"Aku juga menginginkan hubungan suami istri Kak." Ucap Kimberly sambil tersenyum malu.


"Kamu yakin?" Tanya Ray.


Kimberly hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum membuat Ray ikut tersenyum kemudian kembali menaiki tubuh polos istrinya.


Ray kembali memberikan pemanasan kembali hingga dua belas menit kemudian Ray mulai kembali menyatukan tubuhnya dengan tubuh Kimberly.


"Kalau sakit bilang sama Kakak nanti Kakak akan berhenti." Ucap Ray.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Sambil menunggu up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul :

__ADS_1



__ADS_2