Suamiku Buruk Rupa Dan Lumpuh

Suamiku Buruk Rupa Dan Lumpuh
Karma


__ADS_3

"Iya Kak." Jawab Kimberly.


'Maaf Kak aku akan tahan dengan cara tidak mengeluarkan suara sakit karena aku ingin memberikan yang terbaik untuk suamiku.' Sambung Kimberly dalam hati.


Ray dengan perlahan memasukkan wortel importnya ke dalam goa milik istrinya sedangkan ke dua tangan Kimberly mencengkram erat seprei untuk menyalurkan rasa sakit ketika perlahan wortel import suaminya melesat masuk ke dalam goa miliknya.


Hingga Ray merasa ada penghalang ketika importnya masuk ke dalam dan berhasil di tembus bersamaan terdengar suara kesakitan dari mulut Kimberly.


"Akhhhhhhhh... Sakittttt!!" Teriak Kimberly ketika wortel import milik suaminya baru masuk setengah ke dalam goa nya.


"Maaf, kita berhenti saja." Ucap Ray merasa bersalah.


"Tidak Kak, lanjutkan saja." Pinta Kimberly sambil mengalungkan ke dua tangannya ke arah leher suaminya.


"Kamu yakin?" Tanya Ray yang sebenarnya ingin dilanjutkan.


"Yakin Kak tapi pelan-pelan Kak." Jawab Kimberly.


"Iya, Kakak akan pelan-pelan." Jawab Ray.


Ray mencium bibir Kimberly sambil tangan satunya memainkan salah satu pucuk gunung kembar himalaya milik Kimberly membuat Kimberly mengeluarkan suara merdunya.


Ray sengaja melakukan hal itu agar rasa sakit pada Kimberly dapat teralihkan. Setelah di rasa cukup Ray kembali mendorong perlahan wortel importnya hingga masuk dengan sempurna.


Ray mendiamkan wortel importnya agar goa milik Kimberly menyesuaikannya setelah beberapa saat barulah Ray menggoyangkan pinggulnya secara berulang-ulang. Awalnya Kimberly meringis menahan rasa perih namun lama-lama Kimberly merasakan nikmat luar biasa hingga setengah jam kemudian keluarlah lahar dari wortel import milik Ray.


Cup


"Terima kasih sayang." Ucap Ray kemudian mengecup bibir istrinya dengan lembut.


"Sama-sama Sayang." Ucap Kimberly.


Setelah beberapa saat Ray menarik wortel importnya kemudian menggulingkan tubuhnya ke arah samping.


Grep


"Tidurlah." Ucap Ray sambil menyelimuti tubuh polosnya dan juga tubuh polos istrinya kemudian memeluknya.

__ADS_1


Kimberly hanya menganggukkan kepalanya sambil memejamkan matanya dan membalas pelukan suaminya.Tidak membutuhkan waktu lama Kimberly tidur dengan pulas.


'Terima kasih atas semua yang kamu lakukan untukku, aku janji jika urusanku selesai aku akan merayakan resepsi pernikahan secara mewah.' Ucap Ray dalam hati.


Ray memejamkan matanya dan tidak membutuhkan waktu lama Ray tidur dengan pulasnya. Mereka tidur sambil berpelukan memberikan kehangatan masing-masing.


xxxxx


Di tempat yang berbeda sepasang suami istri dan seorang wanita muda siapa lagi kalau bukan Daddy Kevin, Mommy Valen dan Bela. Di mana mereka tidur satu kamar yang sempit di tambah mereka memakai pakaian usang.


"Mommy, Daddy, sampai kapan kita seperti ini? Aku tidak kuat terlebih tubuhku sangat sakit melayani para pria penjaga mansion ini." Ucap Bela dengan air mata tidak berhenti keluar.


"Mommy juga tidak tahu, tubuh Mommy juga sakit semua karena juga ikut melayani para pria penjaga si alan itu." Jawab Mommy Valen.


'Kini aku sangat jijik jika melakukan hubungan suami istri dengan istriku karena istriku melakukan bersama banyak pria lain. Lebih baik aku pergi melarikan diri sambil membawa putri kesayanganku Bela.' Ucap Daddy Kevin dalam hati.


'Apakah ini karma untukku karena selama ini aku sangat jahat pada putriku Kimberly dengan menjadikan gadis pelunas hutang ke pria lumpuh dan buruk rupa? Bahkan aku dengan senang hati menerima uang tambahan dari Tuan Besar Reyhan.' Ucap Mommy Valen dalam hati.


'Selama ini aku perlakukan Kimberly seperti seorang pelayan, memberikan pakaian bekas dan tidak memperdulikan perasaan Kimberly dari lahir sampai Kimberly belum menikah.' Sambung Mommy Valen dalam hati menyesali perbuatannya.


'Gara-gara pria jahat itu aku sangat membenci Kimberly bahkan tersenyum bahagia melihat kesedihan di mata Kimberly di saat Tuan Muda Raynaud menceritakan masa laluku dan aku membenarkan ucapannya. Kimberly maafkan Mommy.' Sambung Mommy Valen dalam hati dengan mata berkaca-kaca.


Tes


Tes


Mommy Valen tidak bisa menahan rasa sedih mengingat Kimberly diperlakukan tidak adil malah lebih menyayangi putrinya Bela membuat Mommy Valen mengeluarkan air matanya.


"Mommy kenapa menangis?" Tanya Bela dengan wajah terkejut.


"Mommy merasa sangat bersalah terhadap Kimberly karena memperlakukannya seperti seorang pelayan padahal Kimberly adalah putri Mommy juga sekaligus Kakakmu." Jawab Mommy Valen.


"Mommy, penderitaan kita ini akibat ulah Kimberly, jadi Mommy jangan merasa sangat bersalah. Jika Bela bisa kabur dari sini Bela akan mem x bu x nuh Kimberly bagaimanapun caranya." Ucap Bela dengan tatapan mata berkilat menahan amarahnya.


"Bela, apa yang terjadi saat ini adalah karma untuk kita karena kita telah berbuat jahat terhadap Kimberly." Ucap Mommy Valen.


"Karma? Bela tidak percaya dengan karma, jika Mommy bicara lagi tentang penyesalan Mommy terhadap Kimberly maka Bela akan membenci Mommy." Ucap Bela sambil menatap tajam ke arah Mommy Valen.

__ADS_1


"Bela!" Bentak Mommy Valen untuk pertama kalinya.


"Bela sangat membenci Kimberly karena gara - gara Kimberly, Mommy membentak ku. Semoga saja Kimberly ma x ti di bu nuh oleh suaminya yang buruk rupa!" Teriak Bela.


Grep


"Dasar anak tidak tahu diri, beraninya membentak Mommy. Kalau tahu sifatmu sangat jelek Mommy mencekik mu ketika kamu lahir, dasar anak tidak berguna!" Bentak Mommy Valen sambil mengangkat tangannya ke atas namun di tahan oleh suaminya.


"Jangan pernah menampar putri kesayanganku, justru kamulah yang tidak berguna dan wanita ja x lang. Sungguh aku sangat menyesal menikah dengan wanita ja x lang yang tidak tahu malu tidur sama pria lain dan kini tidur bersama banyak pria. Aku sangat jijik dekat denganmu, jika aku bisa kabur dari sini aku akan mengurus surat perceraian kita." Ucap Daddy Kevin sambil masih memegang tangan istrinya.


"Daddy, Mommy ingin mem x bu x nuh x ku jadi lebih baik Daddy mem x bu x nuh Mommy dari pada nanti Mommy mem x bu x nuh Bela." Ucap Bela yang sangat membenci Mommy Valen karena perkataannya yang ingin mencekik dirinya.


"Bagus juga idemu." Ucap Daddy Kevin sambil tersenyum devil.


"Dasar anak durhaka, semoga kamu ma x ti mengenaskan!" Teriak Mommy Valen mengutuk putri kandungnya.


Duar


Duar


Tiba-tiba suara petir saling menyambar membuat Daddy Kevin, Mommy Valen dan Bela sangat terkejut. Setelah beberapa saat entah hantu darimana Bela mengarahkan ke dua tangannya ke leher Mommy Valen.


Mommy Valen berusaha memberontak namun Daddy Kevin tanpa punya perasaan empati sedikitpun menahan ke dua tangan istrinya dengan menggunakan ke dua tangannya.


Bukan itu saja Daddy Kevin menduduki pinggang istrinya agar ke dua kakinya tidak memberontak. Bela semakin mencengkram leher Mommy Valen membuat Mommy Valen memiringkan kepalanya ke kiri dan ke kanan, hingga ...


"Be ... la bu.. kan pu... tri ... mu ... ta ...pi... pu.. tri.. se..orang ... ke .. pa ... la ... pe.. la ... yan... yang .... ber ... na ... ma ... Be ... jo." Ucap Mommy Valen dengan suara terputus - putus.


Selesai mengatakan hal itu bersamaan Mommy Valen menghembuskan nafas terakhirnya dengan mata melotot. Sedangkan Daddy Kevin dan Bela terdiam beberapa saat.


"Bejo? Kepala pelayan setiaku?" Tanya Daddy Kevin setelah beberapa saat mereka terdiam.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Sambil menunggu up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul :


__ADS_1


__ADS_2