Suamiku Buruk Rupa Dan Lumpuh

Suamiku Buruk Rupa Dan Lumpuh
Acara Pemakaman Orang Tua Ray


__ADS_3

Kini Kimberly, Ray dan Paman Donald beserta penghuni mansion berada di area pemakaman di mana mereka mengadakan acara pemakaman Orang Tua Ray.


'Mommy dan Daddy, maafkan Ray kalau Ray membantah perintah Mommy hal ini dikarenakan Ray sangat mencintai Kimberly.' Ucap Ray dalam hati.


'Mommy dan Daddy, maafkan Kimberly kalau Kimberly bukanlah menantu idaman Mommy dan Daddy. Tapi percayalah kalau Kimberly sangat mencintai Kak Ray anak kalian. Doakan kami semoga kami selalu bahagia.' Ucap Kimberly dalam hati.


Hingga dua jam kemudian satu persatu pelayat pergi meninggalkan area pemakaman sedangkan Ray, Kimberly dan Paman Donald masih berada di area pemakaman.


"Kak Ray, kita pulang yuk." Ajak Kimberly dengan nada lembut.


Ray hanya menganggukkan kepalanya kemudian mereka bertiga pergi meninggalkan area pemakaman tersebut menuju ke mansion milik orang tuanya.


Sepeninggal mereka dua orang pria bertubuh kekar berjalan ke arah dua gundukan tersebut sambil tersenyum menyeringai.


"Akhirnya kalian mati juga." Ucap pria pertama sambil tersenyum devil.


"Itulah akibatnya kalau tidak bisa menjaga mulutnya." Sambung pria ke dua.

__ADS_1


"Sekarang apa yang akan kita lakukan?" Tanya pria pertama.


"Kita tidak mungkin kembali karena Tuan Ray pasti menanyakan apa yang terjadi sebenarnya dan menanyakan juga kenapa kita bisa selamat." Ucap pria ke dua.


Ke dua pria tersebut adalah bodyguard yang bekerja dengan Ray dan ditugaskan oleh Ray untuk mengantar ke dua orang tuanya namun di tengah jalan ke dua mulut orang tuanya Ray sangat berbisa membuat ke dua bodyguard tersebut tidak bisa mengendalikan emosinya.


"Memang benar, lalu apa rencana kita selanjutnya ?" Tanya pria pertama.


"Aku berencana mencari pekerjaan lain karena Aku menghidupi istri dan ke dua anakku." Jawab pria ke dua.


"Kalau begitu Aku juga akan mencari pekerjaan lain karena bulan depan Aku akan menikah dengan kekasihku." Ucap pria pertama.


"Ok." Jawab pria pertama dengan singkat.


"Oh ya apakah kita masih harus bersembunyi?" Tanya pria ke dua.


"Aku rasa masih sampai Tuan Ray melupakannya baru kita tidak perlu bersembunyi lagi." Jawab pria pertama.

__ADS_1


Ke dua pria itupun pergi meninggalkan area pemakaman menuju ke tempat persembunyian mereka. Mereka tidak membenci atau ingin melakukan kejahatan terhadap Ray dan Kimberly dikarenakan mereka diperlakukan sangat baik.


Sejak Ray menikah dengan Kimberly sikap Ray banyak berubah di antaranya memperlakukan anak buahnya dengan baik dan menjaga ucapannya.


xxxxxxx


Kini Ray, Kimberly dan Paman Donald sudah sampai di mansion milik orang tuanya. Ray memanggil kepala pelayan untuk mengumpulkan semua penghuni mansion. Setelah selesai Ray dan Kimberly berjalan ke arah tangga menuju ke kamar orang tua Ray.


Ceklek


Ray membuka pintu kamar dengan lebar kemudian Kimberly masuk ke dalam kamar tersebut dan diikuti oleh suaminya.


Ray dan Kimberly menatap ke sekeliling ruangan tersebut hingga mereka melihat sebuah lukisan besar di mana foto dirinya dengan ke dua orang tuanya.


Ray berjalan ke arah lukisan tersebut kemudian mengambil lukisan tersebut bersamaan mereka melihat brankas besar yang menempel di dinding.


Ray meletakkan lukisan tersebut kemudian mulai menekan tombol pin dari ulang tahun ke dua orang tuanya hingga ulang tahun dirinya namun tidak berhasil.

__ADS_1


"Berapa ya nomernya?" Tanya Ray sambil berpikir begitu pula dengan Kimberly.


__ADS_2