Suamiku Buruk Rupa Dan Lumpuh

Suamiku Buruk Rupa Dan Lumpuh
Kamu pilih Mommy atau istrimu?


__ADS_3

"Gara-gara kamu kembali, rencana yang selama ini aku susun bersama ke dua orang tua kita hancur semuanya." Ucap Cinta sambil menatap Cintya kakak kembarnya dengan tatapan kebencian.


"Aku ingin bertanya padamu, kenapa orang tua kita tega melakukan semua ini padaku?" Tanya Cintya dengan mata berkaca-kaca.


Selama ini dirinya sangat tulus mencintai orang tuanya bahkan dirinya terpaksa bertengkar dengan suaminya demi merawat ke dua orang tuanya. Namun apa yang dilakukan sia - sia saja karena orang tuanya lebih menyayangi adik kembarnya bahkan lebih parahnya lagi mendukung rencana adik kembarnya untuk merebut suaminya.


Cintya sungguh sangat kecewa dengan ke dua orang tuanya yang membeda-bedakan anak kembarnya tanpa memperdulikan perasaannya yang terluka.


"Kata Mommy, sejak kecil aku sakit-sakittan dan hampir aku mati hal itu membuat Mommy dan Daddy berjanji jika aku sehat, apapun akan dilakukan untuk membahagiakan aku bahkan yang aku minta akan dikabulkannya walau itu sulit sekali." Jawab Cinta.


"Hingga aku meminta sama Mommy dan Daddy untuk meminta Kakak tinggal di mansion yang jauh dari mansion suaminya selain itu aku meminta sama Mommy dan Daddy untuk menjelekkan suami Kakak. Tapi sayang Kakak selalu membelanya dan membujuk orang tua kita untuk ikut dengan Kakak ipar." Sambung Cinta.


"Jangan katakan kalau kebakaran di mansion adalah ulahmu?" Tanya Cintya.

__ADS_1


"Sayangnya perkataan Kakak tepat sekali, ketika Kakak pergi dari dapur, aku sengaja menyiram bensin dekat daerah dapur kemudian menyalakan korek dan akhirnya ... Bom..." Ucap Cinta sambil tersenyum menyeringai.


"Apa kamu tahu, karena ulahmu orang tua kita meninggal?" Tanya Cintya dengan wajah sangat terkejut dengan perkataan Cinta apalagi yang lainnya.


"Aku tahu, tapi demi orang yang aku cintai dalam diam aku terpaksa melakukannya." Jawab Cinta.


"Dasar kamu gi*a, orang tuamu sangat menyayangimu dengan tulus tapi kamu balas dengan membunuhnya." Ucap Cintya.


"Orang tua kita saja tega melakukan itu pada Kakak dan aku sangat yakin suatu saat nanti pasti orang tua kita tega sama aku jadi sebelum itu terjadi aku membunuhnya terlebih dahulu." Ucap Cinta.


Ray yang tidak ingin kehilangan Ibunya lagi menjadikan tubuhnya sebagai tamengnya tanpa menyadari kalau di sebelahnya ada Kimberly. Cintya yang tidak ingin putra kesayangannya tertembak mendorong tubuh Kimberly ke arah Cinta.


Bruk

__ADS_1


Dor


Tubuh Kimberly menabrak tubuh Cinta bersamaan Cinta menembak dada Kimberly membuat Kimberly menahan rasa sakit dan matanya berkaca-kaca.


"Kimberly!" Teriak Ray sambil berjalan ke arah Kimberly.


Tuan Besar Reyhan yang sejak tadi terdiam mengambil pistolnya kemudian mengarahkannya ke Cinta. Cinta yang tidak ingin tertembak menjadikan tubuh Kimberly menjadi tamengnya.


"Kalian semuanya minggir dan biarkan aku dan ke dua putraku pergi kalau tidak wanita ini akan aku tembak." Ancam Cinta.


"Jangan sakiti istriku, kalian bertiga pergilah tapi bebaskan Kimberly." Pinta Ray.


"Tidak bisa, wanita ini terlalu jahat lebih baik adikku mati." Ucap Cintya sambil merebut pistol Tuan Besar Reyhan.

__ADS_1


"Mommy, aku sangat mencintai Kimberly terlebih dia istriku." Ucap Ray.


"Kamu pilih Mommy atau istrimu?" Tanya Cintya yang menaruh dendam pada adik kembarnya.


__ADS_2