
Tidak terasa sudah lebih dari satu minggu Firman menjalani kehidupan pernikahan, yang menurutnya sangat melelahkan. Laki-laki itu setiap hari mencoba bersabar, melihat kelakuan aneh istri manjanya yang semakin hari semakin membuat kepalanya pusing. Tapi Firman sekarang sedikit lebih terbiasa melihat Syaira yang seperti itu.
Firman tidak mengerti akan sikap istri manjanya, mungkin menutut orang lain istrinya itu polos atau bodoh, tapi Firman tidak peduli kata orang lain. Karana menurut laki-laki itu, mau istri manjanya polos atau bodoh sama saja, wanita itu sangat merepotkan.
"Lo beneran. Gak mau minum?"
"Tidak" Kata Firman menjawab pertanyaan sahabatnya.
Sahabatnya itu adalah Brain, yang baru saja kembali dari London. Sudah 8 tahun mereka berteman, Firman sudah mengangap laki-laki itu sepeti saudara. Brian juga tinggal di tempat yang sama dengan Firman saat mereka masih tinggal di London, karana itu semakin hari perasabatan mereka semakin dekat.
Saat ini Firman dan sahabatnya itu sedang berada di sebuah club yang sangat terkenal di negaranya. Firman dengan sangat bosan menemani Brian untuk minum sepeti biasa, walau Firman tidak mencicipi minuman itu.
"Lo suka dunia malam, tapi lo gak suka minum" Ucap Brian sambil mengakat gelas yang berisi minuman.
"Lo playboy, tapi lo gak pernah tidur dengan mereka. Are you crazy" Ucap Brian lagi.
Firman hanya bisa tersenyum miring saat mendengar ucapan sahabatnya. Memang Firman dan Brian sama-sama berjiwa bebas, tapi mereka sangat berbeda. Sebebas-bebasnya Firman dia masih tahu batas, tapi Brian. Laki-laki itu selalu kehilangan batas saat sudah berhadapan dengan wanita dan minuman.
"Apa lo takut, sama Istri baru lo?" Tanya Brian dengan nada becanda.
"Gue gak takut. Tapi gue pusing dengan kelakuan wanita itu" Ucap Firman.
Brian sedikit mengaguk saat mendengar ucapan Firman. Tadi Firman sempat menceritakan kisah pernikahannya, dan menurut Brian itu kisah yang lucu dan juga sangat menyedihkan untuk Firman.
"Gue jadi penasaran sama istri Lo"
Walau Brian sangat benci sekali dengan wanita manja, laki-laki itu masih ingin mengenal istri sahabatnya, yang bisa membuatnya menjadi penasaran sepeti ini.
"Lo bisa deketin dia, dan kalo lo bisa dapetin dia. Gue sangat berterima kasih sama lo" Ucap Firman dengan penuh keyakinan.
Brian langsung tertawa saat mendengar ucapan Firman, apa saat ini sahabatnya itu sedang menantang nya?. Hahahah,,,, itu lucu sekali, karana walau Brian tidak setampan Firman, laki-laki itu sangat pintar mengoda wanita.
Brian semakin penasaran dengan istrinya sahabatnya itu. ia ingin secepatnya bertemu dengan wanita itu.
__ADS_1
I'm coming Syaira.........
***
Jam sudah menunjukan Pukul 11 malam, Syaira masih setia menunggu kepulanggan suaminya sembari membaca Al Qur'an. Tiba-tiba terdengar suara mobil suaminya yang sudah memasuki gerbang rumah nya, ia pun langsung menghentikan kegiatannya.
Dengan sedikit belari Syaira melangkahkan kakinya menuruni tangga, dia tidak sabar untuk menyambut kepulangan suaminya. Tidak bisanya suaminya pulang pulang malam sepeti ini, wanita itu sedikit menghawatirkan suaminya.
Saat mata Syaira sudah melihat wajah suaminya, yang sedang berjalan memasuki rumah mereka, bibir Syaira langsung tersenyum. Ia terus memperhatikan wajah suaminya, yang saat ini sedang kelelahan.
"Kamu belum tidur?"
Saat mendengar suara suaminya, Syaira langsung menghentikan lamunanya.
"Mas Firman" Ucap Syaira, dengan senyuman di wajah nya.
Syaira langsung berlari mendekati suaminya, sedangkan suaminya itu hanya memperhatikan Syaira dalam diam. Firman pikir, wanita itu pasti ingin memeluk dirinya sepeti biasa, laki-laki itu sudah biasa mendapatkan pelukan dari istri. sebenarnya bukan sekali dua kali Firman menolak pelukan itu, tapi istri manjanya ini sama sekali tidak mengerti kata-katanya.
"Ihh.. Bau apa ini" Ucap Syaira.
"Mas Firman habis pulang kerja atau habis tidur di tempat sampah. Pokonya Mas Firman tidak boleh memeluk aku, sebelum Mas Firman mandi" Ucap Syaira sembari menutup hidung nya.
Firman sedikit terseyum melihat tingkah istri manjanya saat ini, apa tadi dia bilang? tidak boleh memeluk dia. hahaha,,, bukanya selama ini wanita itu sendiri yang selalu memeluk Firman, walau laki-laki itu sudah menolaknya.
"Baiklah, aku tidak akan memeluk mu. Bolehkah aku lewat sekarang" Ucap Firman.
Syaira hanyan bisa mengaguk dengan bibir yang sudah cemberut ke arah Firman. Lagi-lagi Firman terseyum saat melihat istri manjanya yang sepeti sedang sebal saat melihat dirinya, 'ada-ada saja wanita itu'.
"Pokonya Mas Firman harus mandi yang bersih. Nanti boleh peluk Syai—ra"
Firman hanya sedikit mengelengkan kepalanya, saat mendengar teriakan istri manjanya. Baru tadi dia terhibur melihat tingkah istri manjanya, tapi sekarang dia sebal saat mendengar teriakan istri manjanya yang selalu bisa membuat Firman pusing.
***
__ADS_1
"Mas Firman nanti pagi Olahraga tidak?" Tanya Syaira.
Setelah membesihkan dirinya, Firman ingin sekali cepat-cepat untuk tidur, badanya sudah sangat lelah. Tapi saat mendengar pertanyaan Syaira, sepertinya dia harus menunda niatnya itu. Firman sedikit binggung, karana istri manjanya selalu menanyakan hal sama setiap malam.
Apa wanita di sampingnya ini tidak ada pertanyaan yang lain?, atau wanita ini ingin sekali pergi olahraga?. Entahlah, sebaiknya Firman turutin saja keinginan istri manjanya ini, kalau tidak di turuti wanita ini akan semakin merepotkan.
"Baiklah, besok pagi kita akan olahraga, dan aku harap kamu berhenti menanyakan hal yang sama setiap malam" Jawab Firman.
Syaira langsung tersenyum bahagia saat mendengar jawaban suaminya. Akhirnya keinginan wanita itu akan terkabul, ia akan olahraga berdua dengan suaminya.
"Tapi Mas Firman harus berjanji. Mas Firman akan menunggu Syaira bersiap-siap, dan tidak boleh meningalkan Syaira sepeti waktu itu. Janji" Kata Syaira.
Firman sedikit mengehela napas saat mendengar kata-kata istrinya, jadi ini penyebab nya. Kenapa wanita ini selalu menanyakan hal yang sama setiap malam.
Sepertinya istri manjanya ini ingin sekali olahraga bersama Firman, dan wanita ini takut di tingalkan sepeti waktu itu. Ini sudah lebih dari satu minggu, tapi wanita itu masih mengingat nya. Sedangkan kata-kata Firman yang sangat kejam sudah dia lupakan begitu saja, menurut Firman wanita ini sangat luar biasa aneh.
"Baiklah, dan apa sekarang kita bisa tidur. Aku sudah sangat lelah" Ucap Firman, yang langsung di jawab anggukan oleh istri manjanya.
Hari ini sangat melelahkan, Firman ingin sekali cepat-cepat istirahat. Karana itu dia menuruti keinginan istri manjanya, agar Syaira diam. Laki-laki itu tidak ingin bicara lebih lama dengan istrinya, karana kalau dia terus bicara dengan istri manjanya, kepalanya akan semakin pusing.
-------------------------------------------------
**Jika Kamu Senang Membaca Cerita Ini**
**Jangan Lupa Untuk**
Like
Komentar
Dan Juga Vote
Kritik dan Saran Author Terima
__ADS_1
**Jangan Lupa Juga Untuk Join Ke Grup dan Follow Author Agar Kita Semakin Dekat.. Terima Kasih**