SYAIRA

SYAIRA
Bab 18- Syaira Tidak Bodoh Mas Firman!!


__ADS_3

Syaira semakin tersenyum saat melihat pemandangan indah di depan matanya, Ia sangat senang berada di tempat ini. Udara di tempat ini sangat sejuk, cocok sekali untuk orang-orang yang mau berlari dari polusi dan kebisingan ibu kota.


"Wanita cantik, kenapa duduk di situ?. Kalau jatuh bagai mana" Ucap Seorang Laki-laki yang sedang menatap Syaira. Terlihat Syaira sedang tersenyum menikmati pemandangan dari atas sana.



Laki-laki itu tersenyum saat melihat wajah Syaira yang sangat cantik. Sedangkan Syaira, wanita itu seketika menantap sebal ke arah laki-laki yang sedang menatapnya saat ini.


"Gak apa-apa jatuh. Nanti aku tangkap, sini sini" Ucap Laki-laki itu lagi. dengan senyuman penuh arti di wajahnya.


Ishhhh menyebalkan. Laki-laki itu hanya mengagu kesenangan Syaira saja, dari mana datangnya laki-laki itu?.


"Mas Fir—man. Tolong Syaira, ada orang gila" Syaira langsung berteriak memangil suaminya.


Firman yang sedang mengeringakan rambutnya setelah ia mandi tadi, langsung menatap tajam ke arah sumber suara. Kenapa istri manjanya berteriak?.


Mas— Fir—man.........


Firman langsung berlari untuk melihat apa yang terjadi, saat istri manjanya semakin berteriak memangil namanya. Dengan wajah khawatir Firman mencari keberadaan istri manjanya, ia sedikit mengakat alisnya saat melihat istri manjanya sedang duduk di pingir sana.


"Apa yang kamu lakukan?, Kalau jatuh bagai mana" Ucap Firman, sambil membantu istri manjanya untuk turun dari sana.


"Mas Fir—man" Ucap Syaira dengan suara sedikit di buat manja.


"Ada apa?. Kenapa kamu berteriak tadi?" Tanya Firman.


"Orang gila itu terus mengangu Syaira" Ucap Syaira nada kesal.


"Orang gila?"


"Iya orang gila i—tu"


"Wah.. Wah.. Dia Syaira?" Teriak Brian memotong perkataan Syaira yang belum selesai.


Pasangan suami istri itu pun melihat ke arah sumber suara, saat mendengar teriakan Brian. Firman hanya menatap tajam ke arah laki-laki yang sedang menatap dia dan istri manjanya, dari bawah sana.


"Itu orang gila nya Mas Firman, masa tadi dia mendoakan Syaira jatuh, jatuh kan sakit. Walau orang itu katanya mau nangkep Syaira kalo Syaira jatuh, tapi tetep aja sakitkan. Ya kan Mas?" Kata Syaira, wanita itu mencoba menjelaskan kepada suaminya apa yang terjadi tadi.


Firman sedikit mengangukan kepalanya, saat mendegar penjelasan dari Syaira, yang sepeti anak kecil sedang mengadu. Walau kata-kataya sedikit berbelit-belit, Firman masih bisa mengertinya.


"Sudahlah jangan di lihat laki-laki berengse* itu"


Firman langsung menuntun istri manjanya untuk masuk ke dalam. Karana ia malas harus meladeni sahabatnya saat ini.


"Kalo gue berengse*. Lo kepara* Fir—man" Teriak Brian, karana tidak terima dengan perkataan sahabatnya tadi.

__ADS_1


Sedangkan Firman sama sekali tidak peduli dengan teriakan sahabatnyanya, ia terus melangkahkan kakinya untuk masuk kedalam.


Laki-laki itu sudah sampai ternyata, Firman sangat kesal saat meilihat sahabatnya tadi. Brian berengse*...


****


Syaira masih tampak sangat sebal dengan laki-laki tadi. Wajah wanita itu masih saja cemberut, walau sudah sampai di kamarnya. Firman hanya sedikit mengelengkan kepalanya, saat melihat istri manjanya kesal karna tingkah sahabatnyanya tadi.


"Sudahlah.. Brian memang seperti itu" Ucap Firman.


Syaira langsung menatap tajam suaminya,setelah suaminya mengatakan kata-kata itu. Firman sama sekali tidak memperdulikan tatapan penuh curiga dari istri manjanya saat ini


"Mas Firman. Mengenal orang gila tadi?"


Firman langsung tertawa salam hati, saat Syaira mengatakan Brian adalah orang gila. Ya memang tingkah sahabatnya itu sepeti orang gila.


"Ya. Dia sahabat ku" Ucap Firman.


Syaira langsung membulatkan matanya karana terkejut, saat suaminya mengatakan kalau orang gila tadi adalah sahabatnya. Apa tadi Syaira melakukan hal yang belebihan?, kalau sahabatnya Mas Firman menyuruh Syaira berpisah dengan suaminya bagai mana?.


"Astaga. Dia sahabat Mas Firman?, kalau begitu Syaira harus minta maaf sekarang" Ucap Syaira dengan panik.


Firman seketika merasa bosan, melihat tingkah belebihan istri manjanya saat ini. Laki-laki itu sedikit menghela napas, untungnya Firman masih bersabar melihatnya.


Syaira langsung menjadi teringat dengan sungai yang sangat indah, yang sempat ia lihat dalam perjalanan ke kamarnya. Saat mendegar perkataan suaminya tadi.


Syaira dengan antusias mengangukan kepalanya. Wanita itu langsung belari memasuki kamar mandi, untuk bersiap-siap.


****


Syaira tersenyum bahagia saat dirinya dan suami telah melihat sungai di depan matanya.


Syaira sedikit menarik Firman, agar laki-laki itu lebih cepat melangkahkan kakinya. Syaira susah tidak sabar untuk melihat dari dekat sungai itu.


Syaira sedikit melompat-lompat saat mereka susah sampai di pingir sungai yang sangat indah itu. Firman Sedikit menarik dengan istri manjanya, untuk menyuruhhya duduk di pingir sungai. Karana Firaman merasa khawatir kalau Syaira terus melompat-lompat.


Tampak Syaira sedang merentangkan tangannya untuk menikmati udara di sana. Sedangkan Firman hanya tersenyum saat melihat wajah bahagia istri manjanya, Ia pun memutuskan ikuti menikmati udara di sana.



"Apa di sana ada ikan. Kata teman Syaira ikan hidupnya di dalam air"


Syaira seketika langsung menujuk air sungai yang sedang mengalir dan dengan polosnya wanita itu menanyakan hal tadi, sepeti anak kecil. Firman langsuang mengehela napas saat mendegar pertanyaan istri manjanya.


"Ya. mungkin di sana ada ikan"

__ADS_1


"Jadi benar kan, Ikan itu hidup di dalam air" Syaira betanya lagi.


Firman mejadi kesal, saat mendengar pertanyaan bodoh itu. Istri manjanya bisa dengan cepat membuat moment yang tadi baik-baik saja, manjadi penuh emosi saat ini.


"Syaira apa karana kamu selalu di manja oleh Ummi dan Abi mu. Kamu jadi sebodoh ini, pertanyaan apa itu. Wanita bodoh" Ucap Firman tampa sadar, karana ia terlalu kesal.


Sedangkan Syaira langsung terkejut saat mendengar perkataan suaminnya. yang mengatakan Syaira adalah wanita Bodoh.


Aku tidak punya Adik bodoh seperti dia.


Lebih tepatnya adik lo itu Idiot.


Jangan pernah berfikir kita mau berteman sama cewek idiot kaya lo. Syaira.


Hahahahaha...... Bodoh.......


"Syaira tidak bodoh... Syaira tidak bodoh...." Ucap Syaira dengan histeris saat bayangan itu muncul lagi, tampa sadar air mata wanita itu sudah mengalir.


Firman sangat terkejut, saat melihat istri manjanya berteriak histeris seperti ini. Ia mencoba menenangkan Syaira tapi, Istri Manja nya semakin menangis dan berteriak.


"Syaira tidak bodoh... Syaira tidak bodoh"


Mendengar istri manjanya terus mengatakan kata-kata itu. Firman semakin binggung harus berbuat apa.


"Baiklah... Baiklah... Kamu tidak bodoh,maafkan aku" Ucap Firman, ia langsung memeluk Istri manjanya.


Syaira seketika menjadi sedikit tenang, saat suaminya memeluk dirinya sedang sangat erat. Air matanya masih menagalir dalam pelukan suaminya. Firman tampa sadar, sedikit mengusap dan dan mencium kepala istri manjanya. Firman sangat berasa bersalah, lagi dia tidak bisa mengendalikan emosinya.


"Syaira tidak bodoh Mas Firman" Ucap Syaira terus menerus dalam hati.


-------------------------------------------------


**Jika Kamu Senang Membaca Cerita Ini**


**Jangan Lupa Untuk**


Like


Komentar


Dan Juga Vote


Kritik dan Saran Author Terima


**Jangan Lupa Juga Untuk Join Ke Grup dan Follow Author Agar Kita Semakin Dekat.. Terima Kasih**

__ADS_1


__ADS_2