
"Terimakasih ya Brian. Udah beliin Syaira barang sebanyak ini" Ucap Syaira.
Mereka telah kembali ke penginapan setelah Brian membelikan barang-barang untuk Syaira dan juga Es Krim untuk Wanita itu. Brian sangat lelah menghadapi tingkah Syaira tadi.
Sekarang Brian hanya ingin kembali ke kamar nya, dan beristirahat. Waktu tidur nya tergangu karana Firman dan Istrinya.
"Brian..." Pangil seorang Wanita di belakang nya.
Brian dan Syaira langsung menengok ke arah sumber suara. Saat Brian sudah melihat sosok Wanita itu. Dia sedikit kaget.
Astaga masalah satu belum selesai, sekarang akan bertambah satu lagi. Dan itu semua selalu bersangkutan dengan Firman.
"Brian. Aku rindu" Ucap Killa. Wanita itu langsung memeluk tangan Brian dan menatap Syaira, dengan tanda tanya.
"Kakak Ipar ngapain sama Brian, Killa" Ucap Killa, Adik Firman. Adik Firman seperti Mommy nya, sangat manja. Tapi tidak sebodoh Syaira.
"Gue bukan Dilan. Gak usah kaya gini" Ucap Brian.
Killa selalu mengejar Brian, saat pertama kali Brian ke rumah sahabatnya dan bertemu Killa. Gadis itu langsung menyukai Brian, Padahal Brian sudah pergi selama 5 tahun. Tapi Gadis itu masih saja mengejar nya.
"Ishh Brian. Tadinya Killa mau nyusul Brian ke London, tapi ternyata Brian sudah kembali" Kata Killa.
Lagi-lagi Brian mencoba melepaskan tangan Killa dari tubuh nya. Tapi Wanita kecil ini sangat kuat. Membuat Brian kesusaha.
Syaira hanya menonton Drama di hadapan nya dengan wajah binggung. Saat melihat Adik ipar nya dan sahabat Suaminya sedang berpelukan di hadapan nya.
Tapi Ia juga sedikit tersenyum karana melihat mereka sangat mesra di hadapan nya. Syaira jadi ingin memeluk Suaminya.
****
Setelah Syaira pergi. Brian dan Killa tinggal berdua di tempat ini, Killa semakin menjadi-jadi dan terus menempelkan tubuh nya.
__ADS_1
Brian sangat benci Gadis manja seperti Killa. Yang sedikit bentakan saja, akan langsung menangis. Dan kakaknya akan memukuli nya, jika tahu adik nya menangis karana dirinya
Brian sudah menjelaskan kepada Firaman, bahwa Killa yang selalu mendekati nya. Tapi Firman sangat mempercayai adik nya. Dan Gadis yang sedang memeluk nya ini, sangat pintar bersandiwara di hadapan Kakak nya.
"Kamu tadi ngapain sama Kakak Ipar" Tanya Kill.
"Gue di suruh Kakak lo, buat deketin Istri nya" Brian menjawab pertanyaan Killa dengan jujur.
Killa mengangukan kepalanya. Dia tahu kakaknya memang tidak suka dengan Kakak Ipar nya, tapi kenapa harus menyuruh Brian untuk mendekati Istri nya. Menyebalkan.
"Lagi-lagi Bang Firaman kaya gitu. Kalo tidak suka sama Kakak Ipar ya bilang aja. Aku memang tidak pernah suka dengan kekasih Bang Firman, yang sedang berada di London. Tapi bukan berarti aku suka dengan Kak Syaira" Kata Killa adik Firman.
"Tapi lo kayanya. Harus lebih memilih Syaira, karana kakak lo cinta sama Istrinya" Ucap Brian. Membuat Killa tidak percaya.
"Tidak mungkin. Bang Firaman selamanya akan bersama Wanita ular itu" Kata Killa.
Brian tidak ingin menjelaskan lagi kepada Gadis yang berada di hadapan nya. Brian butuh istirahat sekarang. Kepala nya sudah pusing.
Masalah Brian bisa di tunda. Killa sekarang harus Fokus ke masalah kakak nya, Tapi di mana kakaknya saat ini?. Dari tadi Killa tidak melihat kakak nya itu. Sebaiknya dia menanyakan keberadaan kakaknya, dengan Syaira. Mungkin Kakak Ipar nya itu tahu.
****
"Kakak Ipar" Kill memangil Syaira saat Ia sudah berada di depan kemar kakaknya.
Killa terus memangil Kakak Ipar nya tapi Wanita itu tidak kunjung muncul. Ia pun berniat untuk masuk ke dalam kemar kakak nya.
"Apa kamu sekarang menjadi pencuri di Kamar kakak Mu sendiri?" Ucap Firman yang tiba-tiba sudah berada di sana.
"Ehh.. Abang" Ucap Killa. Firman hanya mengelengkan kepalanya saat melihat adik kesanyangan nya seperti ini.
"Ada apa?" Tanya Firman. Dia tahu adiknya menyusul dirinya ke sini, karana itu Firman tidak kaget melihat adiknya di sini.
__ADS_1
"Kakak. Aku ingin menanyakan sesuatu yang penting" Ucap Syaira. Firaman menaikan alis nya.
"Brian bilang. Bang Firman mencintai Kakak Ipar, apa itu benar?" Tanya Killa. Membuat Firman sedikit terkejut mendengar pertanyaan itu.
"Itu tidak mungkin dan tidak akan pernah" Ucap Firman. Membuat Killa mengangukan kepalanya.
"Ya aku tahu itu. Dan sekarang Kakak Ipar pun sudah tahu" Kata Killa. Mata Killa fokus menatap Wanita di belakang Firaman.
Gadis itu tidak menyangka, Ia mendapatkan moment setepat ini untuk menyelesaikan masalah kakaknya. Tampa kakaknya tahu Istri nya sudah berada di bekangnya saat, Killa membalikan badanya.
Gadis itu pun langsung mendapatkan sebuah ide agar Kakak Ipar nya. Meminta cerai dari kakak nya. Dan inilah hasil nya.
Dapat Killa lihat Air mana Kakak Ipar nya sudah mengalir, Sebenarnya Killa tidak tega melakukan semua ini.Tapi kalau di biarkan begitu aja, lama kelamaan Kakak Ipar nya atau Kakak nya akan semakin sakit.
"Syaira" Ucap Firman. Saat melihat Istri nya yang sudah menangis di belakang nya. Dia sekilas menatap adiknya dengat tatapan emosi.
Syaira yang tidak kuat mendengar kenyataanya ini, Ia langsung berlari dari sana sambil menangis. Kenapa Suaminya tidak bisa mencintainya. Kenapa?, apa karana Syaira Bodoh!!.
-------------------------------------------------
**Jika Kamu Senang Membaca Cerita Ini**
**Jangan Lupa Untuk**
Like
Komentar
Dan Juga Vote
Kritik dan Saran Author Terima
__ADS_1
**Jangan Lupa Juga Untuk Join Ke Grup Agar Kita Semakin Dekat.. Terima Kasih**